Ciri-Ciri Leukemia Stadium Awal

Ciri-Ciri Leukemia Stadium Awal

 

Ciri-Ciri Leukemia, Kanker darah atau biasa dikenal dengan leukimia terjadi karena kelebihan sel darah putih.  Dimana sel-sel kanker menyerang pada bagian sistem peredaran darah dan limfatik, dan terutama menyerang pada bagian sum-sum tulang.

Ciri-Ciri Leukemia Satadium Awal

Ciri-Ciri Leukemia Satadium Awal

Dalam mendeteksi terjadinya kanker darah, perlu diketahui terlebih dahulu gejala utama yang terjadi pada tubuh kita dalam penyerang sel-sel darah yang tidak normal.

Terdapat empat jenis kanker darah leukimia, yaitu Kanker Darah Leukimia limfosit akut, Kanker darah limfosit kronis, Kanker Darah Leukemia Myeloid Akut, Kanker Darah Leukemia myelogenous kronis.  Dari keempat jenis kanker darah leukimia tersebut memiliki gejala yang sama dengan penyerangan sel-sela kanker sesuai pertumbuhan dan perkembangannya.

Ciri-Ciri Leukemia

Ciri-ciri leukimia tidak dapat segera dikenali karena tidak memiliki ciri-ciri yang jelas, namun sebaiknya masyarakat tetap berusaha mengenal tentang penyakit ini. Leukimia atau kanker darah putih ini termasuk penyakit yang sulit disembuhkan dan bisa berakibat fatal, tetapi dengan deteksi dini dan pengobatan dini sejak masih tahap awal, perkembangan penyakit ini dapat dihambat. Pengobatan dini terhadap penyakit ini akan meningkatkan harapan hidup.

Seperti yang tadi ditulis di awal, leukimia tidak memiliki gejala yang jelas, tidak ada satu gejala yang khas merupakan gejala leukimia. Namun demikian leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini, tetapi karena gejalanya mirip penyakit biasa, maka sebaiknya harus selalu waspada supaya tidak kecolongan.

Ciri-ciri leukemia pada stadium awal yang mudah dikenali adalah saat penderita terluka dan lukanya berdarah. Jika yang terluka adalah orang normal, darah yang keluar dari tubuh akan segera menggumpal dan aliran darah yang keluar pun akan segera berhenti. Akan tetapi jika yang terluka dan berdarah adalah penderita leukimia atau kanker darah, aliran darah akan sangat sulit dihentikan. Gejala tersebut membuat penderita akan mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia. Dan jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, melainkan berwarna merah muda.

Penderita leukimia saat masih dalam stadium awal biasanya akan sering mengalami mimisan atau pendarahan dari hidung. Penyebab mimisannya pun berbeda dengan yang dialami oleh orang normal yang tidak sakit leukimia. Pada umumnya mimisan bisa diakibatkan karena suhu badan yang sangat tinggi. Waktu terjadinya pun biasanya hanya singkat dan darahnya akan segera berhenti keluar. Akan tetapi pada penderita leukimia, mimisan akan sering terjadi dan tidak cepat berhenti, selain itu peristiwa mimisan ini akan disertai dengan rasa pusing yang sangat luar biasa. Nah, jika ternyata selama ini Anda sering mimisan yang dibarengi dengan rasa pusing yang luar biasa, waspadai ciri-ciri leukemia tersebut dan segera periksakan kesehatan Anda ke dokter.

Ciri-ciri leukemia selanjutnya adalah penderita sering mengalami perdarahan hebat dari gigi dan gusinya. Mungkin pada umumnya ketika seseorang mengalami perdarahan pada bagian tersebut diakibatkan karena kekurangan vitamin C atau karena terkena benda asing dari luar. Darah yang keluar pun mudah dihentikan dan lukanya cepat sembuh. Akan tetapi jika seseorang menderita leukimia, perdarahan yang terjadi cukup sering terulang dan perdarahannya sulit untuk dihentikan karena darah juga sulit membeku.

Selanjutnya, penderita leukimia biasanya sering merasakan ciri-ciri leukemia seperti nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi karena tulang belakangnya ternyata sedang diserang oleh sel-sel kanker. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, penderita leukimia juga sering merasakan nyeri di bagian perut. Ciri-ciri leukemia ini diakibatkan karena sel darah putih yang berlebihan berkumpul di area ginjal, hati dan empedu. Dan yang terjadi adalah organ-organ tubuh tersebut membengkak dan disertai rasa nyeri serta nafsu makan yang makin hari makin berkurang.

Itu beberapa informasi mengenai ciri-ciri leukemia pada stadium awal yang tentunya belum separah gejala atau ciri-ciri leukemia stadium 4. Dengan mengetahui ciri-ciri leukemia tersebut, Anda dapat lebih mewaspadai penyakit leukimia atau kanker darah, baik untuk diri Anda sendiri ataupun untuk anak Anda. Semoga Bermanfaat.

Ciri-Ciri Leukemia Stadium Awal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Kanker Leukemia

Pencegahan Kanker Leukemia

 

Pencegahan Kanker Leukemia, Kanker darah (leukemia) adalah kanker yang menyerang sel pembentuk sel darah merah dalam sumsum tulang. Pada kasus kanker darah, sumsum tulang akan memproduksi sel darah putih yang tidak normal dan berlebihan yang mengakibatkan penumpukan sel darah putih sementara sel darah merah semakin berkurang.

Pencegahan Kanker Leukemia

Pencegahan Kanker Leukemia

Kanker darah yang sering terjadi pada manusia dikelompokan berdasarkan kecepatan perkembangannya dan sel yang diserangnya. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker darah dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu kanker darah akut dan kanker darah kronis.

Kankerdarah akut yaitu kanker darah yang berkembang dengan cepat dan harus ditangani dengan segera. Kankerdarah kronis yaitu kanker darah yang berkembang secara perlahan-lahan dan memerlukan waktu yang lama. Tanda-tanda kanker darah kronis cenderung tidak terasa dan biasanya baru terdiagnosa setelah bertahun-tahun. Sela darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, dan organ-organ lainnya.

Sementara berdasarkan jenis sel darah putih yang diserang terdapat 2 jenis kanker juga yaitu leukemia limfotik yaitu kanker darah yang menyerang sel limfa dan leukemia mielogen yaitu kanker darah yang menyerang sel myeloid.

Lalu bagaimana pencegahan kanker leukemia ? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan kanker leukemia antara lain :

  1. Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai upaya pencegahan kanker leukemia.

  1. Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara yang baik untuk mencegah kanker. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu pencegahan kanker lekemia.

  1. Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk pencegahan kanker leukemia, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  1. Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk pencegahan kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk pencegahan kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  1. Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk pencegahan kanker leukemia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  1. Konsumsi Vitamin A, C, dan E

Vitamin A, vitamin C, dan vitamin E memiliki kandungan antioksidan yang sangat berguna untuk pencegahan kanker leukemia.

  1. Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk pencegahan kanker darah.

Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa melakukan pencegahan kanker leukemia dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Pencegahan Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Penyebab Kanker Darah Leukimia

 

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Penyebab Kanker Darah Leukimia, Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Jenis Dan Penyebab Kanker Darah Leukimia

Kanker darah atau leukimia terdiri dari empat jenis.  Berikut  empat jenis kanker darah dan penyebab kanker darah leukemia :

  1. Leukimia limfosit akut

Kanker darah jenis ini terjadi saat sel sumsum tulang berkembang dan menghasilkan sel-sel yang belum matang dan berkembang menjadi sel darah putih.  Penyebab kanker darah leukimia limfosit akut adalah :

  • Pernah menjalani pengobatan kemoterapi dan terapi radiasi sebelumnya dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat beresiko besar terkena kanker darah leukimia limfosit.
  • Paparan radiasi dengan tingkat yang sangat tinggi dari radiasi. Contohnya saja seperti reaktor nuklir, yang memiliki resiko besar penyebab kanker darah jenis ini.
  • Penyebab kanker darah leukimia limfosit akut adalah adanya kelainan genetik. Kelainan genetik seperti down syndrom(idiot) beresiko besar terkena kanker jenis ini.
  • Memiliki saudara dengan penyakit kanker darah, memiliki peningkatan terkena kanker darah juga.
  1. Leukimia Limfosit Kronis

Kanker darah limfosit kronis  ini perkembangannya lebih lambat di bandingkan dengan jenis kanker darah leukimia limfosit akut.  Dimana, cara kerja sel darah putih lebih banyak daripada sel normal yang berfungsi dalam jairngan tubuh.  Sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang belakang dengan sel-sel lainnya yang telah dibuat.  Penyebab kanker darah leukimia limfosit kronis adalah

  • Usia tua lebih dari 50 tahun sangat rentan terjangkitnya kanker darah limfosit kronis.
  • Seks bebas yang terjangkitnya virus AIDS, dimana virus ini membuat daya tahan tubuh lemah dan mudah sekali terjangkit berbagai penyakit, terutama kanker darah limfosit kronis.
  • Kulit putih lebih mungkin untuk mengembangkan kanker darah jenis ini, di bandingkan bagi mereka yang memiliki kulit coklat.
  • Penyebab kanker darah leukimia limfosit kronis yaitu adanya riwayat keluarga yang menderita leukimia. Riwayat keluarga yang memiliki riwayat terkena kanker darah leukimia kronis.
  • Penyebab kanker darah leukimia limfosit kronis yaitu paparan bahan kimia. Paparan bahan kimia, seperti herbisida dan insektisida tertentu bisa beresiko terkena kanker darah leukimia kronis.
  1. Leukemia Myeloid Akut

Kanker darah leukimia myeloid akut disebabkan karena kerusakan pada DNA dengan pertumbuhan sel-sel yang belum matang dan mengganggu tingkat fungsi sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih normal.  Penyebabnya sama dengan penyebab jenis kanker darah limfosit kronis, yaitu :

  • Faktor usia mempengaruhi resiko terkena kanker darah leukimia myelogenous. Paling umun pada manusia berusia diatas umur 60 tahun.
  • Pengobatan kanker sebelumnya, seperti terapi radiasi dan kemoterapi yang kemungkina besar beresiko terkena kanker darah leukimia myeloid akut.
  • Penyebab kanker darah leukimia myeloid akut yaitu terkena paparan radiasi yang sangat tinggi pada reaktor nuklir, dan mudah sekali terkena kanker darah leukimia myeloid akut.
  • Terkena paparan bahan kimia yang berbahaya, contohnya saja seperti benzena.
  • Asap rokok yang memiliki kandungan zat kimia dan benzena penyebab kanker jenis ini.
  • kelainan darah, seperti myelodysplasia, polisitemia vera atau thrombocythemia, merupakan resiko yang sangat besar terjangkitnya kanker jenis ini.
  • Penyebab kanker darah leukimia myeloid akut yaitu Kelainan genetik, seperti down syndrom yang sangat berhubungan langsung dengan penyakit kanker leukimia myeloid akut.
  • Penyebab kanker darah leukimia myeloid akut yaitu Faktor lingkungan, contohnya saja seperti vaksinasi anak-anak dan tinggal di dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi.

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

 

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak, Leukemia adalah salah satu kanker yang sampai saat ini adalah kanker nomer satu yang membunuh anak-anak. Oleh sebab itu, kenalilah gejalanya dengan tepat. Secara umum kanker pada anak itu dibagi dua kelompok besar, yaitu cair dan padat. Leukemia adalah kanker bentuk cair yang terdapat di dalam darah. Leukemia paling banyak ditemui pada anak usia 2-6 tahun. Namun kanker ini bisa terjadi pada semua kelompok umur dengan kelompok terbanyak adalah anak-anak dan orangtua di atas usia 50 tahun.

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Kasus kanker anak yang paling banyak terjadi adalah kanker darah (leukimia), dan kanker bola mata (retinoblastoma). Selain itu ada pula kanker tulang, kanker kelenjar getah bening, kanker hati, ginjal, indung telur, otak, dan lain-lain. Penyakit Leukemia (kanker darah) adalah kanker yang kerap menyerang anak-anak dan ini merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel darah putih.

Tak seperti kanker pada orang dewasa yang umumnya terjadi karena gaya hidup tidak sehat, kanker pada anak belum diketahui penyebab pastinya. Hal ini menjadikan kanker pada anak tak dapat dicegah. Kanker pada anak terjadi sebanyak dua hingga tiga persen dari total kasus kanker di Indonesia. Edi mengatakan, jumlah tersebut masih belum mencakup kasus-kasus yang belum diketahui, sehingga kemungkinan jumlahnya masih lebih banyak lagi. Diperkirakan tahun ini ada sekitar 4100 kasus baru kanker anak. Hampir 60 persen kanker yang dialami anak-anak adalah kanker darah atau leukemia.

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Saat ini ada beberapa terapi pengobatan kanker darah pada anak yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak dari leukimia. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Kemoterapi

Pengobatan kanker darah pada anak dengan terapi kemoterapi. Ada beberapa cara di mana pasien mendapatkan penyembuhan melalui pelaksaan kemoterapi, bisa melalui mulut, disuntik pada pembuluh darah balik (intravena), dan disuntik langsung ke cairan cerebrospinal. Akan tetapi seperti sudah diketahui secara umum, pengobatan kanker darah pada anak dengan jalan kemoterapi seringkali menjadi pilihan yang sebenarnya tidak diinginkan oleh kebanyakan pasien. Efek samping yang ditimbulkan pasca kemoterapi malah menjadi beban penderitaan yang lain bagi si pasien.

  1. Terapi Radiasi

Pengobatan kanker darah pada anak dengan cara terapi radiasi. Cara kerja pengobatan kanker darah pada anak ini adalah dengan menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Sebuah alat berukuran cukup besar akan diarahkan ke berbagai bagian tubuh penderita kanker yang memiliki tumpukan sel leukemia seperti limpa, otak dan bagian lainnya. Biasanya cara ini dilakukan sebelum proses transplantasi sumsum tulang.

  1. Terapi Biologi

Pengobatan kanker darah pada anak dengan cara terapi biologi. Terapi biologi digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh penderita terhadap kanker. Pada umumnya, pengobatan kanker darah initerapi biologi menggunakan media suntik ke pembuluh darah balik. Penanganan terapi biologi berbeda-beda tergantung dengan tipe kanker yang sedang dihadapi. Untuk pasien yang terkena leukemia limfositik kronis, terapi yang cocok digunakan adalah antibodi monoklon.

Pengobatan kanker darah pada anak ini bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan dengan membunuh sel-sel leukemia. Sedangkan bagi pasien dengan tipe leukemia myelo kronis, terapi yang dilakukan menggunakan suatu bahan bernama interferon. Bahan ini berfungsi untuk memperlambat pertumbuhan se-sel leukemia pada tubuh.

  1. Transplantasi Sel Induk

Pengobatan kanker darah pada anak dengan cara transplantasi sel induk. Transplantasi-sel-indukdengan transplantasi sel induk, pasien bisa diobati menggunakan obat berdosis tinggi, radiasi atau bahkan gabungan dari keduanya. Selama ini pemberian dosis obat yang tinggi akan menghancurkan tidak hanya sel leukemia-nya saja, namun juga dengan sel-sel normal yang ada pada sumsum tulang. Kemudian, sel-sel sehat akan ditransfer ke dalam tubuh penderita melalui tabung fleksibel yang dipasang di pembuluh darah balik besar pada bagian dada dan leher pasien.

Sel-sel induk dari hasil transplantasi ini akan menghasilkan sel-sel baru yang terus tumbuh. Pasien yang menggunakan transplantasi sel induk diwajibkan untuk menginap di rumah sakit selama beberapa minggu. Hal ini dilakukan agar para petugas medis bisa selalu memantau kondisi pasien dengan baik. Biasanya proses ini berlangsung sampai sel-sel induk berhasil memproduksi sel darah putih dalam jumlah yang normal.

Pengobatan kanker darah pada anak seperti di atas pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Cara tersebut bahkan belum pasti memberikan kesembuhan total kepada pasien. Selain itu, prosesnya pun bisa memberikan rasa yang menyakitkan bagi para penderita kanker darah. Ada pula efek samping yang terjadi. Para ahli terus melakukan riset untuk menemukan alternatif-alternatif pengobatan kanker darah pada anak yang paling efektif, nyaman dan terjangkau masyarakat.

Itulah beberapa cara pengobatan kanker darah pada anak yang dapat dilakukan. Selain pengobatan kanker darah pada anak secara konvensional, pengobatan tradisional juga sangat efektif untuk kanker,diantara lain S-Lutena atau Super Lutein. S-Lutena merupakan suplemen Anti Kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Leukemia

Gejala Kanker Leukemia

 

 

Gejala Kanker Leukemia, Kanker darah di sebut juga dengan leukimia yang merupakan kelainan darah dimana bertambahnya sel darah putih yang menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang, dan sistem getah bening. Hal ini dapat mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah normal.  Sehingga dapat mengancam jiwa dan sistem kekebalan tubuh dan perederan darah. Penyebab kanker darah dapat kita bagi berdasarkan jenisnya yang masing masing sangat berbeda.

Gejala Kanker Leukemia

Gejala Kanker Leukemia

Timbulnya kanker darah memiliki banyak sekali penyebab yang bisa terjadi.  Walaupun secara spesifik tidak di ketahui penyebabnya, tetapi orang dewasa dengan usia tua sangat mungkin terjangkit kanker darah.

Gejala Kanker Leukemia

Gejala kanker leukemia perlu Anda ketahui supaya Anda bisa mengatasinya sejak dini jika kanker tersebut mulai menyerang Anda. Kanker darah ini adalah salah satu kanker yang sering merenggut banyak nyawa, sehingga banyak penderitanya yang merasa pesimis saat mereka divonis terkena penyakit mematikan tersebut. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  1. Sering Mengalami Pendarahan

Orang yang menderita leukemia akan mudah sekali mengalami pendarahan meskipun hanya luka kecil. Bahkan jika luka memar saja membutuhkan waktu penyembuhan yang lama.

Gejala lainnya adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

  1. Pembengkakan Internal

Gejala kanker leukemia juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan serta di depan dan belakang leher. Hati dan limpa juga akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri di bawah tulang rusuk.

  1. Kelelahan

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.

  1. Penurunan Berat Badan

Gejala kanker leukemia juga ditunjukkan oleh berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan.

  1. Infeksi

Gejala kanker leukemia adalah tubuh rentan terkena infeksi, di mana sistem immune tubuh akan menurun sehingga penyakit mudah menginfeksi.

  1. Pernapasan Abnormal

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala kanker leukemia pada awalnya termasuk pembengkakan kelenjar getah bening disertai dengan demam, lemas, mual, dan nafsu makan hilang. Pembengkakan kelenjar getah bening tidak mudah terdeteksi, namun gejala tersebut disertai pembengkakan lainnya yang harus ditanggapi serius.

  1. Berkurangnya Kontrol Otot

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

  1. Berkeringat Di Malam Hari

Salah satu gejala kanker leukemia adalah selalu berkeringat pada malam hari. Sehingga jika Anda berkeringat secara berlebihan atau tidak normal di malam hari, Anda perlu mewaspadai gejala awal kanker darah.

Jangan abaikan setiap gejala kecil yang Anda curigai. Pastikan untuk mengeceknya pada dokter terlebih dahulu agar meyakinkan bahwa Anda bebas dari kanker leukemia dan gejala kanker leukemia.

Gejala Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Cara Mencegah Kanker Leukemia

 

Cara Mencegah Kanker Leukemia, Kanker darah di sebut juga dengan leukimia yang merupakan kelainan darah dimana bertambahnya sel darah putih yang menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang, dan sistem getah bening. Hal ini dapat mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah normal.  Sehingga dapat mengancam jiwa dan sistem kekebalan tubuh dan perederan darah. Penyebab kanker darah dapat kita bagi berdasarkan jenisnya yang masing masing sangat berbeda.

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Timbulnya kanker darah memiliki banyak sekali penyebab yang bisa terjadi.  Walaupun secara spesifik tidak di ketahui penyebabnya, tetapi orang dewasa dengan usia tua sangat mungkin terjangkit kanker darah.

Kanker darah atau bisa juga disebut penyakit leukemia merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Penyakit ini sangat berbahaya. Lalu bagaimana cara mencegah kanker leukemia ? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai cara mencegah kanker leukemia antara lain :

  1. Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai cara mencegah kanker leukemia .

  1. Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara mencegah kanker yang baik. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

  1. Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia dan jenis kanker lainnya, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  1. Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk cara mencegah kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk cara mencegah kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  1. Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  1. Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah kanker leukemia.

Selain cara-cara di atas, cara mencegah kanker leukemia juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

 

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Darah Dan Makanan Pencegah

Kanker Darah Dan Makanan Pencegah

 

Kanker darah atau leukimia merupakan salah satu jenis penyakit kanker, yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah sel darah putih dalam darah ataupun pada sumsum tulang. Dalam perkembangan waktu sel darah yang tadinya normal akan digantikan dengan sel darah putih, sehingga fungsi sel menjadi terganggu dan membahayakan tubuh.

Kanker Darah Dan Makanan Pencegah

Kanker Darah Dan Makanan Pencegah

Terjadinya penyakit leukimia dapat disebabkan oleh adanya faktor keturunan, sehingga orang tua yang mengalami penyakit kanker darah dapat pula diturunkan pada anaknya. Selain itu juga hasil penelitian para ahli yang menyatakan bahwa faktor radiasi menjadi salah satu penyebab terjadinya penyakit leukimia, ini dibuktikan dengan seseorang dalam mengobati penyakit kanker darah dengan kemoterapi atau radiasi bisa terkena penyakit lanjutan yaitu penyakit kanker darah leukimia.

Lalu adakah Makanan Pencegah Kanker Darah?

Melawan kanker darah seharusnya memang dilakukan oleh semua orang. Tidak hanya untuk penderitanya saja tapi untuk semua orang yang masih sehat. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah mempertimbangkan nutrisi makanan terbaik pencegah leukemia. Berikut ini jenis makanan yang bisa dikonsumsi secara rutin untuk mencegah leukemia , baik untuk anak-anak maupun orang tua.

  1. Brokoli

Alasan utama brokoli pencegah leukemia adalah mengandung sebuah senyawa yang disebut sulforaphane. Senyawa ini akan langsung masuk ke aliran darah setelah lewat saluran pencernaan. Sulforaphane bekerja dengan membantu tubuh mendapatkan sistem kekebalan tubuh serta melawan semua sumber karsinogen atau zat penyebab semua kanker dalam tubuh. Jangan merebus brokoli terlalu lama karena bisa menghilangkah sulforapohane yang terkandung di dalamnya.

  1. Brussels Sprouts

Ini adalah salah satu jenis kubis termasuk dalam sayuran persilangan. Kubis yang memang dikembangkan di kawasan Brussels ini memang bentuknya mirip seperti kubis biasa, namun berwarna hijau dan ukuran yang lebih kecil. Alasan Brussels sprouts bisa mencegah kanker adalah karena mengandung senyawa sulforaphane. Bahkan dalam sebuah penelitian Brussels sprouts juga menghasilkan senyawa sinigrin yang bisa mencegah radikal bebas penyebab kanker.

  1. Kembang Kol

Sayuran yang mirip seperti brokoli ini juga mengandung sulforaphane pencegah leukemia. Kembang kol memiliki warna putih dan rasa yang tawar. Konsumsi terbaik kembang kol adalah dengan merebus sebentar atau mengukusnya.

  1. Kubis Merah

Kubis merah dikenal sebagai salah satu jenis kubis baru yang mulai banyak disukai. Kubis ini memiliki bentuk seperti jenis kubis putih biasa. Namun kubis merah menjadi sayuran ampuh untuk mencegah leukemia. Hal ini disebabkan karena kandungan sulforaphane dalam kubis merah yang ternyata lebih tinggi dibandingkan pada kubis putih biasa. Senyawa sulforaphane memang sangat baik untuk memerangi pembentukan leukemia karena bisa mencegah pembentukan tumor dan membentuk sistem kekebalan tubuh. Konsumsi kubis merah agar kandungan sulforaphane tetap ada adalah dengan menumisnya sebentar saja.

  1. Tomat

Konsumsi tomat secara rutin juga bisa mencegah kanker darah. Tomat mengandung likopen yang menjadi senyawa flavonoid untuk mencegah kanker. Likopen yang terdapat dalam tomat ditunjukkan dengan zat warna alami seperti oranye dan kemerahan. Khasiat terbaik dari tomat bisa Anda dapatkan hanya dengan merebus sebentar saja. Konsumsi tomat mentah ternyata bisa memperlambat penyerapan likopen oleh tubuh.

Selain makanan pencegah kanker darah di atas, Anda juga bisa mengkonsumsi makanan pencegah kanker darah seperti suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Kanker Darah Dan Makanan Pencegah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Leukemia

Penyebab Kanker Leukemia

 

Penyebab Kanker Leukemia, Leukemia adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Penyebab Kanker Leukemia

Penyebab Kanker Leukemia

Penyakit Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak mereka anak-anak, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih mereproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda atau signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan bereproduksi kembali.

Penyebab kanker Leukemia

Leukemia atau kanker darah adalah kanker yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini ditandai dengan perubahan sel yang tak normal. Leukemia sendiri berarti sel darah putih. Disebut begitu karena pasien leukemia memiliki banyak sel darah putih dalam jumlah yang tak normal. Lalu apa penyebab kanker leukemia ? berikut ini adalah penyebab kanker leukemia antara lain :

  1. Radiasi

Penyebab kanker leukemia berikutnya adalah paparan radiasi yang mengenai tubuh secara terus-menerus. Paparan radiasi tingkat tinggi juga merupakan faktor resiko umum penyebab leukemia. Paparan radiasi ini tidak hanya mencakup individu yang terkena radiasi akibat dari pekerjaan, namun juga meliputi individu yang menjalani prosedur medis seperti kemoterapi dan terapi radiasi.

  1. Paparan Kimia

Paparan bahan kimia berbahaya adalah salah satu faktor resiko utama penyebab kanker leukemia. Bila kemungkinan, hindari situasi yang melibatkan bahan kimia berbahaya dalam kegiatan sehari-hari anda. Ini mencakup dan tidak hanya terbatas pada pestisida, benzena (hadiah kimia dalam gas tanpa timbal). Jika anda harus terkena bahan kimia, berusahalah untuk meminimalkan ko0ntak dengan kulit secara langsung dan memakai masker untuk mencegah ingalasi (penghitupan zat kimia). Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun yang mengandung antiseptik.

  1. Virus

Tidak hanya zat kimia dan radiasi saja yang dapat menjadi penyebab leukemia, ternyata virus juga dapat menjadi penyebab kanker leukemia. Virus yang dapat menyebabkan kanker darah adalah virus yang terdiri dari satu benang tunggal RNA bukannya DNA. Setelah melakukan infeksi pada sel virus ini akan mengkopi dirinya dan membentuk dna dengan RNA-nya dengan menggunakan enzim reverse transcriptase.

  1. Kebiasaan Yang Tidak Sehat

Merokok dan mengkonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi merupakan salah satu penyebab kanker leukemia berikutnya. Rokok memiliki zat karsinogen yang dapat memacu pertumbuhan sel kanker dengan cepet, sehingga dapat mempercepat berkembangan kaker dalam tubuh kita.

Selain itu juga terdapat HCN (hidrogen sianida) pada rokok yang sering di gunakan oleh para agen intelegen dalam melakukan penyandaraan bahkan untuk melindungi dirinya sendiri. Zat ini dapat menyebabkan luka iritasi pada jaringan tubuh anda. Hcn merupakan gas yang tidak berbau, dalam bentuk cairan hcn tidak berwarna atau bnerwarna biru pucat ketika berada pada suhu kamar. Hcn juga mudah terbakar dan mudah berdifusi pada jaringan tubuh kita.

Itulah sekilas informasi mengenai penyebab kanker leukemia. Terima kasih anda telah membaca artikel mengenai penyebab kanker leukemia. Semoga artikel mengenai penyebab kanker leukemia diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Penyebab Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Kanker Darah

Faktor Penyebab Kanker Darah

 

Faktor Penyebab Kanker Darah, Kanker darah adalah kanker yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini ditandai dengan perubahan sel yang tak normal. Leukemia sendiri berarti sel darah putih. Disebut begitu karena pasien leukemia memiliki banyak sel darah putih dalam jumlah yang tak normal.

Faktor Penyebab Kanker Darah

Faktor Penyebab Kanker Darah

Penyakit Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak mereka anak-anak, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih mereproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda atau signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan bereproduksi kembali.

Pada kasus kanker darah, sel darah putih tidak merespon tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.

Faktor Penyebab Kanker Darah

Leukemia atau kanker darah adalah kanker yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini ditandai dengan perubahan sel yang tak normal. Leukemia sendiri berarti sel darah putih. Disebut begitu karena pasien leukemia memiliki banyak sel darah putih dalam jumlah yang tak normal. Lalu apa penyebab kanker darah ? berikut ini adalah penyebab leukemia antara lain :

  1. Radiasi

Faktor penyebab kanker darah berikutnya adalah paparan radiasi yang mengenai tubuh secara terus-menerus. Paparan radiasi tingkat tinggi juga merupakan faktor resiko umum penyebab leukemia. Paparan radiasi ini tidak hanya mencakup individu yang terkena radiasi akibat dari pekerjaan, namun juga meliputi individu yang menjalani prosedur medis seperti kemoterapi dan terapi radiasi.

  1. Paparan Kimia

Paparan bahan kimia berbahaya adalah salah satu faktor penyebab kanker darah. Bila kemungkinan, hindari situasi yang melibatkan bahan kimia berbahaya dalam kegiatan sehari-hari anda. Ini mencakup dan tidak hanya terbatas pada pestisida, benzena (hadiah kimia dalam gas tanpa timbal). Jika anda harus terkena bahan kimia, berusahalah untuk meminimalkan kontak dengan kulit secara langsung dan memakai masker untuk mencegah ingalasi (penghitupan zat kimia). Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun yang mengandung antiseptik.

  1. Virus

Tidak hanya zat kimia dan radiasi saja yang dapat menjadi faktor penyebab kanker darah, ternyata virus juga dapat menjadi penyebab leukemia. Virus yang dapat menyebabkan kanker darah adalah virus yang terdiri dari satu benang tunggal RNA bukannya DNA. Setelah melakukan infeksi pada sel virus ini akan mengkopi dirinya dan membentuk dna dengan RNA-nya dengan menggunakan enzim reverse transcriptase.

  1. Kebiasaan Yang Tidak Sehat

Merokok dan mengkonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi merupakan salah satu faktor penyebab kanker darah berikutnya. Rokok memiliki zat karsinogen yang dapat memacu pertumbuhan sel kanker dengan cepet, sehingga dapat mempercepat berkembangan kaker dalam tubuh kita.

Selain itu juga terdapat HCN (hidrogen sianida) pada rokok yang sering di gunakan oleh para agen intelegen dalam melakukan penyandaraan bahkan untuk melindungi dirinya sendiri. Zat ini dapat menyebabkan luka iritasi pada jaringan tubuh anda. Hcn merupakan gas yang tidak berbau, dalam bentuk cairan hcn tidak berwarna atau bnerwarna biru pucat ketika berada pada suhu kamar. Hcn juga mudah terbakar dan mudah berdifusi pada jaringan tubuh kita.

Itulah sekilas informasi mengenai faktor penyebab kanker darah. Terima kasih anda telah membaca artikel mengenai faktor penyebab kanker darah. Semoga artikel mengenai faktor penyebab kanker darah diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Faktor Penyebab Kanker Darah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Leukemia

Ciri-Ciri Leukemia

 

Ciri-Ciri Leukemia, Kanker darah atau leukemia adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Ciri-Ciri Leukemia

Ciri-Ciri Leukemia

Kanker darah umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.

Ciri-Ciri Leukemia

Ciri-ciri leukemia sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  1. Kelelahan

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat, mungkin hal ini adalah ciri-ciri leukemia. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.

  1. Penurunan Berat Badan

Gejala kanker darah juga ditunjukkan oleh berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan, gejala kanker darah.

  1. Sering Mengalami Pendarahan

Orang yang menderita leukemia akan mudah sekali mengalami pendarahan meskipun hanya luka kecil. Bahkan jika luka memar saja membutuhkan waktu penyembuhan yang lama, bisa jadi merupakan ciri-ciri leukemia.

  1. Pembengkakan Internal

Ciri-ciri leukemia juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan serta di depan dan belakang leher. Hati dan limpa juga akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri di bawah tulang rusuk.

  1. Pernapasan Abnormal

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh juga merupakan ciri-ciri leukemia.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Ciri-ciri leukemia awal termasuk pembengkakan kelenjar getah bening disertai dengan demam, lemas, mual, dan nafsu makan hilang. Pembengkakan kelenjar getah bening tidak mudah terdeteksi, namun gejala tersebut disertai pembengkakan lainnya yang harus ditanggapi serius.

  1. Infeksi

Ciri-ciri leukemia adalah tubuh rentan terkena infeksi, di mana sistem immune tubuh akan menurun sehingga penyakit mudah menginfeksi.

  1. Berkurangnya Kontrol Otot

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu merupakan salah satu gejala kanker darah. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

Ciri-ciri Leukemia lainnya adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

Untuk mengobati dan mencegah ciri-ciri leukemia, Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Ciri-Ciri Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment