Cara Mengobati Leukimia

Cara Mengobati Leukimia

 

Leukemia adalah kanker sel darah yang memburuk. Pasien yang menderita penyakit ini akan memproduksi sel darah putih yang belum matang dalam jumlah besar, sehingga mencegah sel darah untuk melakukan tugas mereka.

Cara Mengobati Leukimia

Cara Mengobati Leukimia

Kondisi ini dapat menimpa anak-anak dan orang dewasa. Meskipun diagnosa lebih banyak ditemukan pada orang dewasa, mereka yang berusia diatas 20 tahun memiliki hasil perawatan (prognosa) yang lebih baik.

Seperti kebanyakan jenis kanker, penyebab pasti kanker darah belum diketahui. Satu yang pasti adalah bagaimana kondisi ini berkembang: tubuh memproduksi sel darah yang berbeda-beda dari sumsum tulang, bagian lembut dari tulang. Sel-sel darah ini diproduksi oleh sel induk. Sel darah merah bertanggungjawab untuk mengalirkan oksigen ke sel-sel lainnya, sementara sel darah putih bertindak sebagai prajurit yang menjaga lapisan pertahanan tubuh dan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Akan tetapi, sel harus mati dalam proses yang disebut apoptosis. Sel kanker darah tidak melalui tahapan ini, sehingga jumlah sel darah putih dalam darah semakin menumpuk. Pada jangka panjang, mereka dapat menyebabkan banyak sekali penyakit serius termasuk kekurangan sel darah merah atau anemia.

Cara Mengobati Leukimia

Saat ini ada beberapa cara mengobati leukimia yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak dari leukimia. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Kemoterapi

Cara mengobati Leukimia adalah dengan terapi kemoterapi. Ada beberapa cara di mana pasien mendapatkan penyembuhan melalui pelaksaan kemoterapi, bisa melalui mulut, disuntik pada pembuluh darah balik (intravena), dan disuntik langsung ke cairan cerebrospinal. Akan tetapi seperti sudah diketahui secara umum, pengobatan kanker darah dengan jalan kemoterapi seringkali menjadi pilihan yang sebenarnya tidak diinginkan oleh kebanyakan pasien. Efek samping yang ditimbulkan pasca kemoterapi malah menjadi beban penderitaan yang lain bagi si pasien.

  1. Terapi Radiasi

Cara mengobati Leukimia adalah dengan cara terapi radiasi. Terapi radiasi ini menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Sebuah alat berukuran cukup besar akan diarahkan ke berbagai bagian tubuh penderita kanker yang memiliki tumpukan sel leukemia seperti limpa, otak dan bagian lainnya. Biasanya cara ini dilakukan sebelum proses transplantasi sumsum tulang.

  1. Terapi Biologi

Cara mengobati Leukimia adalah dengan cara terapi biologi. Terapi biologi digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh penderita terhadap kanker. Pada umumnya, cara mengobati leukimia terapi biologi menggunakan media suntik ke pembuluh darah balik. Penanganan terapi biologi berbeda-beda tergantung dengan tipe kanker yang sedang dihadapi. Untuk pasien yang terkena leukemia limfositik kronis, terapi yang cocok digunakan adalah antibodi monoklon.

Cara mengobati leukimia ini bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan dengan membunuh sel-sel leukemia. Sedangkan bagi pasien dengan tipe leukemia myelo kronis, terapi yang dilakukan menggunakan suatu bahan bernama interferon. Bahan ini berfungsi untuk memperlambat pertumbuhan se-sel leukemia pada tubuh.

  1. Transplantasi Sel Induk

Cara mengobati leukimia adalah dengan cara transplantasi sel induk. Transplantasi-sel-indukdengan transplantasi sel induk, pasien bisa diobati menggunakan obat berdosis tinggi, radiasi atau bahkan gabungan dari keduanya. Selama ini pemberian dosis obat yang tinggi akan menghancurkan tidak hanya sel leukemia-nya saja, namun juga dengan sel-sel normal yang ada pada sumsum tulang. Kemudian, sel-sel sehat akan ditransfer ke dalam tubuh penderita melalui tabung fleksibel yang dipasang di pembuluh darah balik besar pada bagian dada dan leher pasien.

Sel-sel induk dari hasil transplantasi ini akan menghasilkan sel-sel baru yang terus tumbuh. Pasien yang menggunakan transplantasi sel induk diwajibkan untuk menginap di rumah sakit selama beberapa minggu. Hal ini dilakukan agar para petugas medis bisa selalu memantau kondisi pasien dengan baik. Biasanya proses ini berlangsung sampai sel-sel induk berhasil memproduksi sel darah putih dalam jumlah yang normal.

Cara mengobati leukimia seperti di atas pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Cara tersebut bahkan belum pasti memberikan kesembuhan total kepada pasien. Selain itu, prosesnya pun bisa memberikan rasa yang menyakitkan bagi para penderita kanker darah. Ada pula efek samping yang terjadi. Para ahli terus melakukan riset untuk menemukan alternatif atau cara mengobati leukimia yang paling efektif, nyaman dan terjangkau masyarakat.

Itulah beberapa cara mengobati leukimia yang dapat dilakukan. Selain cara mengobati leukimia konvensional, cara mengobati leukimia secara tradisional juga sangat efektif untuk kanker,diantara lain S-Lutena atau Super Lutein. S-Lutena merupakan suplemen Anti Kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Cara Mengobati Leukimia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Leukemia Limfositik Akut

Leukemia Limfositik Akut

 

Leukemia limfositik akut (LLA) atau acute lymphocytic leukemia adalah sejenis kanker darah dan sumsum tulang. Kata “akut” berasal dari fakta bahwa penyakit ini berkembang cepat dengan menciptakan sel-sel darah yang belum matang. Sedangkan kata “limfositik” mengacu pada sel-sel darah putih yang disebut limfosit, yang dipengaruhi LLA. Leukemia limfositik akut juga dikenal sebagai leukemia limfoblastik akut.

Leukemia Limfositik Akut

Leukemia Limfositik Akut

Leukemia jenis ini merupakan yang paling umum terjadi pada anak-anak. Paling sering terjadi pada anak usia antara 3-5 tahun, tetapi kadang terjadi pada usia remaja dan dewasa. Sel-sel yang belum matang, yang dalam keadaan normal berkembang menjadi limfosit, berubah menjadi ganas. Sel leukemik ini tertimbun di sumsum tulang, lalu menghancurkan dan menggantikan sel-sel yang menghasilkan sel darah yang normal.

Sel kanker ini kemudian dilepaskan ke dalam aliran darah dan berpindah ke hati, limpa, kelenjar getah bening, otak, ginjal dan organ reproduksi; dimana mereka melanjutkan pertumbuhannya dan membelah diri. Sel kanker bisa mengiritasi selaput otak, menyebabkan meningitis dan bisa menyebabkan anemia, gagal hati, gagal ginjal dan kerusakan organ lainnya.

Gejala Leukemia Limfositik Akut

Gejala dan tanda yang terlihat pada penderita kanker leukimua limfositik akut antara lainsebagai berikut:

  • Sesak napas
  • Tubuh lemah, sering lelah serta mengalami penurunan energi secara keseluruhan.
  • Nyeri tulang
  • Kulit pucat
  • Pendarahan pada gusi
  • Demam
  • Mudah terinfeksi
  • Mimisan

Apa bila anak anda mengalami gejala seperti di atas, maka segeralah anda memeriksakan andak anda ke dokter untuk segera mendapatkan pertolongan. Karena penyakit ini merupakan penyakit akut.

Penyebab Leukemia Limfositik Akut

Leukemia limfositik akut terjadi ketika sel sumsum tulang mengembangkan kesalahan dalam DNA-nya. Kesalahan memberitahu sel untuk terus tumbuh dan membagi, ketika sel sehat biasanya akan berhenti membelah dan mati. Ketika ini terjadi, produksi sel darah menjadi tidak normal. Sumsum tulang menghasilkan sel-sel yang belum matang yang berkembang menjadi sel-sel darah putih leukemia limfoblastik disebut. Sel-sel yang abnormal tidak dapat berfungsi dengan baik, dan mereka dapat membangun dan menggeser sel-sel yang sehat.

Tidak jelas apa yang menyebabkan mutasi DNA yang dapat menyebabkan leukemia limfositik akut. Namun, dokter telah menemukan bahwa kebanyakan kasus leukemia limfositik akut tidak diwariskan.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko leukemia limfositik akut meliputi:

  • Pengobatan kanker sebelumnya. Anak-anak dan orang dewasa yang pernah memiliki jenis tertentu dari kemoterapi dan terapi radiasi untuk kanker jenis lain mungkin memiliki peningkatan risiko mengembangkan leukemia limfositik akut.
  • Paparan radiasi. Orang yang terkena sangat radiasi tingkat tinggi, seperti selamat dari kecelakaan reaktor nuklir, memiliki peningkatan risiko mengembangkan leukemia limfositik akut.
  • Kelainan genetik. Kelainan genetik tertentu, seperti sindrom Down, yang berhubungan dengan peningkatan risiko leukemia limfositik akut.
  • Memiliki saudara atau saudari dengan Leukemia limfositik akut. Orang yang memiliki saudara, termasuk kembar, dengan leukemia limfositik akut memiliki peningkatan risiko Leukemia limfositik akut.

Perawatan Dan Pengobatan Kanker Leukemia Limfositik Akut

Ada beberapa macam proses perawatan yang diberikan pada penderita leukemia linfositik akut ini. Diantaranya adalah terapi konduksi, terapi konsolidasi, terapi pemeliharaan serta terapi pencegahan. Terapi konduksi diberikan bertujuan untuk membunuh sel leukemia serta menormalkannya kembali. Terapi konsolidasi merupakan perawatan yang diberikan yang bertujuan untuk untuk menghansurkan sel leukemia dalam tubuh seperti di otak serta sumsum tulang belakang. Sementara pengobatan dengan terapi pemeliharaan dan pencegahan dilakukan agar sel leukemia tidak dapat tumbuh kembali.

Beberapa perawatan yang bisa diterapkan antara lain kemoterapi, terapi obat, terapi radiasi, serta transplantasi sel induk. Kemoterapi biasanya menggunakan obat obatan, hal ini biasanya dijadikan sebagai terapi konduksi pada anak dan orang dewasa. Terapi radiasi diberikan oleh dokter biasanya apa sel kanker leukemia ini sudah menyebar pada sistem saraf pusat, terapi radiasi ini biasanya menggunakan sinar yang bertenaga tinggi seperti sinar-x atau x-ray. Sementara transplantasi sel induk dapat diterapkan sebagai terapi konsolidasi pada orang yang berisiko tinggi penyakitnya akan kambuh lagi.

Pengobatan Leukemia Limfositik Akut Secara Alami dan Tanpa Efek Samping

Untuk mengobati Leukemia Limfositik Akut Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker.

Obat Kanker Darah

Obat Kanker Darah

Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini HALAL untuk dikonsumsi. S-Lutena dikenal sebagai obat ANTI KANKER No. 1, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat ANTI KANKER yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah BEBAS dari EFEK SAMPING karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai suplemen ANTIKANKER yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Leukemia Limfositik Akut

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Kanker Leukemia

Mencegah Kanker Leukemia

 

Bagaimana cara mencegah kanker leukemia ? Sebelum membahas cara mencegah leukemia, kita bahas terlebih dahulu apa itu kanker leukemia atau kanker darah. Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Mencegah Kanker Leukemia

Mencegah Kanker Leukemia

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Kanker darah dapat menyerang dua struktur organ penting pada tubuh manusia yaitu getah bening dan sumsum tulang manusia. Leukimia penyakit yang di sebabkan oleh pertumbuhan sel-sel tak normal yang berada pada sumsum tulang manusia mengantikan sel yang normal secara terus menerus dan akan tumbuh sehingga membelah diri membentuk sel-sel baru meskipun tubuh sudah tidak membutuhkanya lagi. Begitupun dengan sel-sel tua tidak kunjung mati akan mengakibatkan sumsum tulang terus-menerus akan menghasilakan sel-sel darah putih hingga mendesak sel-sel lain.

Mencegah Kanker Leukemia

Berikut beberapa cara untuk mencegah kanker leukemia, antara lain :

  • Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai cara mencegah kanker leukemia .

  • Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara mencegah kanker yang baik. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

  • Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia dan jenis kanker lainnya, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  • Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk cara mencegah kanker leukemia.

  • Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk cara mencegah kanker leukemia.

  • Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  • Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  • Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah kanker leukemia.

Selain cara-cara di atas, cara mencegah kanker leukemia juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Mencegah Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Leukemia Pada Anak

Gejala Leukemia Pada Anak

 

Obat Kanker Darah – Leukemia adalah salah satu kanker yang sampai saat ini adalah kanker nomer satu yang membunuh anak-anak. Oleh sebab itu, kenalilah gejalanya dengan tepat. Secara umum kanker pada anak itu dibagi dua kelompok besar, yaitu cair dan padat. Leukemia adalah kanker bentuk cair yang terdapat di dalam darah, leukemia paling banyak ditemui pada anak usia 2-6 tahun. Namun kanker ini bisa terjadi pada semua kelompok umur dengan kelompok terbanyak adalah anak-anak dan orangtua di atas usia 50 tahun.

Gejala Leukemia Pada Anak

Gejala Leukemia Pada Anak

Kasus kanker anak yang paling banyak terjadi adalah kanker darah (leukimia), dan kanker bola mata (retinoblastoma). Selain itu ada pula kanker tulang, kanker kelenjar getah bening, kanker hati, ginjal, indung telur, otak, dan lain-lain. Penyakit Leukemia (kanker darah) adalah kanker yang kerap menyerang anak-anak dan ini merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel darah putih.

Gejala Leukemia Pada Anak

Anak-anak leukemia umumnya mengalami gejala leukemia pada anak seperti anemia dengan ciri-ciri muka pucat, tak bertenaga alias lemas, gampang lelah dan sesak napas. Anemia terjadi karena tubuh kekurangan sel darah. Berikut gejala leukemia pada anak :

  1. Nyeri Tulang

Gejala leukemia pada anak adalah adanya rasa nyeri pada tulang. Nyeri tulang pada anak leukemia biasanya semakin memburuk dari waktu ke waktu karena sumsum tulangnya terakumulasi sel-sel darah putih yang abnormal. Nyeri tulang ini bukan karena luka atau memar.

  1. Kelenjar Yang Bengkak

Gejala leukemia pada anak adalah pembengkakan pada kelenjar. Kelenjar getah bening bengkak merupakan salah satu gejala awal sering diamati pada anak leukemia. Bengkak akibat kelenjar bisa terlihat di dada, pangkal paha leher dan ketiak. Kelenjar getah bening bisa membengkak karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal. Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

  1. Mudah Berdarah Dan Memar

Gejala leukemia pada anak adalah anak mudah berdarah dan memar. Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.

  1. Demam Dan Mudah Terkena Infeksi

Gejala leukemia pada anak adalah demam. Tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi. Karena sel darah putihnya abnormal, kuman yang masuk jadi tidak bisa dilawan sel darah putih. Sel darah putih yang harusnya bertugas melindungi tidak berfungsi. Akibatnya anak jadi rentan kena infeksi dan sering demam. Demam dan infeksi adalah gejala leukemia pada anak awal.

Gejala leukemia pada anak lainnya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, kehilangan nafsu makan, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae.

Itulah beberapa informasi mengenai gejala leukemia pada anak. Sekian artikel mengenai gejala leukemia pada anak. Semoga artikel mengenai gejala leukemia pada anak diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Gejala Leukemia Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Leukemia Stadium Awal

Ciri-Ciri Leukemia Stadium Awal

 

Ciri-Ciri Leukemia, Kanker darah atau biasa dikenal dengan leukimia terjadi karena kelebihan sel darah putih.  Dimana sel-sel kanker menyerang pada bagian sistem peredaran darah dan limfatik, dan terutama menyerang pada bagian sum-sum tulang.

Ciri-Ciri Leukemia Satadium Awal

Ciri-Ciri Leukemia Satadium Awal

Dalam mendeteksi terjadinya kanker darah, perlu diketahui terlebih dahulu gejala utama yang terjadi pada tubuh kita dalam penyerang sel-sel darah yang tidak normal.

Terdapat empat jenis kanker darah leukimia, yaitu Kanker Darah Leukimia limfosit akut, Kanker darah limfosit kronis, Kanker Darah Leukemia Myeloid Akut, Kanker Darah Leukemia myelogenous kronis.  Dari keempat jenis kanker darah leukimia tersebut memiliki gejala yang sama dengan penyerangan sel-sela kanker sesuai pertumbuhan dan perkembangannya.

Ciri-Ciri Leukemia

Ciri-ciri leukimia tidak dapat segera dikenali karena tidak memiliki ciri-ciri yang jelas, namun sebaiknya masyarakat tetap berusaha mengenal tentang penyakit ini. Leukimia atau kanker darah putih ini termasuk penyakit yang sulit disembuhkan dan bisa berakibat fatal, tetapi dengan deteksi dini dan pengobatan dini sejak masih tahap awal, perkembangan penyakit ini dapat dihambat. Pengobatan dini terhadap penyakit ini akan meningkatkan harapan hidup.

Seperti yang tadi ditulis di awal, leukimia tidak memiliki gejala yang jelas, tidak ada satu gejala yang khas merupakan gejala leukimia. Namun demikian leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini, tetapi karena gejalanya mirip penyakit biasa, maka sebaiknya harus selalu waspada supaya tidak kecolongan.

Ciri-ciri leukemia pada stadium awal yang mudah dikenali adalah saat penderita terluka dan lukanya berdarah. Jika yang terluka adalah orang normal, darah yang keluar dari tubuh akan segera menggumpal dan aliran darah yang keluar pun akan segera berhenti. Akan tetapi jika yang terluka dan berdarah adalah penderita leukimia atau kanker darah, aliran darah akan sangat sulit dihentikan. Gejala tersebut membuat penderita akan mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia. Dan jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, melainkan berwarna merah muda.

Penderita leukimia saat masih dalam stadium awal biasanya akan sering mengalami mimisan atau pendarahan dari hidung. Penyebab mimisannya pun berbeda dengan yang dialami oleh orang normal yang tidak sakit leukimia. Pada umumnya mimisan bisa diakibatkan karena suhu badan yang sangat tinggi. Waktu terjadinya pun biasanya hanya singkat dan darahnya akan segera berhenti keluar. Akan tetapi pada penderita leukimia, mimisan akan sering terjadi dan tidak cepat berhenti, selain itu peristiwa mimisan ini akan disertai dengan rasa pusing yang sangat luar biasa. Nah, jika ternyata selama ini Anda sering mimisan yang dibarengi dengan rasa pusing yang luar biasa, waspadai ciri-ciri leukemia tersebut dan segera periksakan kesehatan Anda ke dokter.

Ciri-ciri leukemia selanjutnya adalah penderita sering mengalami perdarahan hebat dari gigi dan gusinya. Mungkin pada umumnya ketika seseorang mengalami perdarahan pada bagian tersebut diakibatkan karena kekurangan vitamin C atau karena terkena benda asing dari luar. Darah yang keluar pun mudah dihentikan dan lukanya cepat sembuh. Akan tetapi jika seseorang menderita leukimia, perdarahan yang terjadi cukup sering terulang dan perdarahannya sulit untuk dihentikan karena darah juga sulit membeku.

Selanjutnya, penderita leukimia biasanya sering merasakan ciri-ciri leukemia seperti nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi karena tulang belakangnya ternyata sedang diserang oleh sel-sel kanker. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, penderita leukimia juga sering merasakan nyeri di bagian perut. Ciri-ciri leukemia ini diakibatkan karena sel darah putih yang berlebihan berkumpul di area ginjal, hati dan empedu. Dan yang terjadi adalah organ-organ tubuh tersebut membengkak dan disertai rasa nyeri serta nafsu makan yang makin hari makin berkurang.

Itu beberapa informasi mengenai ciri-ciri leukemia pada stadium awal yang tentunya belum separah gejala atau ciri-ciri leukemia stadium 4. Dengan mengetahui ciri-ciri leukemia tersebut, Anda dapat lebih mewaspadai penyakit leukimia atau kanker darah, baik untuk diri Anda sendiri ataupun untuk anak Anda. Semoga Bermanfaat.

Ciri-Ciri Leukemia Stadium Awal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Kanker Leukemia

Pencegahan Kanker Leukemia

 

Pencegahan Kanker Leukemia, Kanker darah (leukemia) adalah kanker yang menyerang sel pembentuk sel darah merah dalam sumsum tulang. Pada kasus kanker darah, sumsum tulang akan memproduksi sel darah putih yang tidak normal dan berlebihan yang mengakibatkan penumpukan sel darah putih sementara sel darah merah semakin berkurang.

Pencegahan Kanker Leukemia

Pencegahan Kanker Leukemia

Kanker darah yang sering terjadi pada manusia dikelompokan berdasarkan kecepatan perkembangannya dan sel yang diserangnya. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker darah dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu kanker darah akut dan kanker darah kronis.

Kankerdarah akut yaitu kanker darah yang berkembang dengan cepat dan harus ditangani dengan segera. Kankerdarah kronis yaitu kanker darah yang berkembang secara perlahan-lahan dan memerlukan waktu yang lama. Tanda-tanda kanker darah kronis cenderung tidak terasa dan biasanya baru terdiagnosa setelah bertahun-tahun. Sela darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, dan organ-organ lainnya.

Sementara berdasarkan jenis sel darah putih yang diserang terdapat 2 jenis kanker juga yaitu leukemia limfotik yaitu kanker darah yang menyerang sel limfa dan leukemia mielogen yaitu kanker darah yang menyerang sel myeloid.

Lalu bagaimana pencegahan kanker leukemia ? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan kanker leukemia antara lain :

  1. Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai upaya pencegahan kanker leukemia.

  1. Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara yang baik untuk mencegah kanker. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu pencegahan kanker lekemia.

  1. Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk pencegahan kanker leukemia, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  1. Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk pencegahan kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk pencegahan kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  1. Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk pencegahan kanker leukemia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  1. Konsumsi Vitamin A, C, dan E

Vitamin A, vitamin C, dan vitamin E memiliki kandungan antioksidan yang sangat berguna untuk pencegahan kanker leukemia.

  1. Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk pencegahan kanker darah.

Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa melakukan pencegahan kanker leukemia dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Pencegahan Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Penyebab Kanker Darah Leukimia

 

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Penyebab Kanker Darah Leukimia, Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Jenis Dan Penyebab Kanker Darah Leukimia

Kanker darah atau leukimia terdiri dari empat jenis.  Berikut  empat jenis kanker darah dan penyebab kanker darah leukemia :

  1. Leukimia limfosit akut

Kanker darah jenis ini terjadi saat sel sumsum tulang berkembang dan menghasilkan sel-sel yang belum matang dan berkembang menjadi sel darah putih.  Penyebab kanker darah leukimia limfosit akut adalah :

  • Pernah menjalani pengobatan kemoterapi dan terapi radiasi sebelumnya dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat beresiko besar terkena kanker darah leukimia limfosit.
  • Paparan radiasi dengan tingkat yang sangat tinggi dari radiasi. Contohnya saja seperti reaktor nuklir, yang memiliki resiko besar penyebab kanker darah jenis ini.
  • Penyebab kanker darah leukimia limfosit akut adalah adanya kelainan genetik. Kelainan genetik seperti down syndrom(idiot) beresiko besar terkena kanker jenis ini.
  • Memiliki saudara dengan penyakit kanker darah, memiliki peningkatan terkena kanker darah juga.
  1. Leukimia Limfosit Kronis

Kanker darah limfosit kronis  ini perkembangannya lebih lambat di bandingkan dengan jenis kanker darah leukimia limfosit akut.  Dimana, cara kerja sel darah putih lebih banyak daripada sel normal yang berfungsi dalam jairngan tubuh.  Sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang belakang dengan sel-sel lainnya yang telah dibuat.  Penyebab kanker darah leukimia limfosit kronis adalah

  • Usia tua lebih dari 50 tahun sangat rentan terjangkitnya kanker darah limfosit kronis.
  • Seks bebas yang terjangkitnya virus AIDS, dimana virus ini membuat daya tahan tubuh lemah dan mudah sekali terjangkit berbagai penyakit, terutama kanker darah limfosit kronis.
  • Kulit putih lebih mungkin untuk mengembangkan kanker darah jenis ini, di bandingkan bagi mereka yang memiliki kulit coklat.
  • Penyebab kanker darah leukimia limfosit kronis yaitu adanya riwayat keluarga yang menderita leukimia. Riwayat keluarga yang memiliki riwayat terkena kanker darah leukimia kronis.
  • Penyebab kanker darah leukimia limfosit kronis yaitu paparan bahan kimia. Paparan bahan kimia, seperti herbisida dan insektisida tertentu bisa beresiko terkena kanker darah leukimia kronis.
  1. Leukemia Myeloid Akut

Kanker darah leukimia myeloid akut disebabkan karena kerusakan pada DNA dengan pertumbuhan sel-sel yang belum matang dan mengganggu tingkat fungsi sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih normal.  Penyebabnya sama dengan penyebab jenis kanker darah limfosit kronis, yaitu :

  • Faktor usia mempengaruhi resiko terkena kanker darah leukimia myelogenous. Paling umun pada manusia berusia diatas umur 60 tahun.
  • Pengobatan kanker sebelumnya, seperti terapi radiasi dan kemoterapi yang kemungkina besar beresiko terkena kanker darah leukimia myeloid akut.
  • Penyebab kanker darah leukimia myeloid akut yaitu terkena paparan radiasi yang sangat tinggi pada reaktor nuklir, dan mudah sekali terkena kanker darah leukimia myeloid akut.
  • Terkena paparan bahan kimia yang berbahaya, contohnya saja seperti benzena.
  • Asap rokok yang memiliki kandungan zat kimia dan benzena penyebab kanker jenis ini.
  • kelainan darah, seperti myelodysplasia, polisitemia vera atau thrombocythemia, merupakan resiko yang sangat besar terjangkitnya kanker jenis ini.
  • Penyebab kanker darah leukimia myeloid akut yaitu Kelainan genetik, seperti down syndrom yang sangat berhubungan langsung dengan penyakit kanker leukimia myeloid akut.
  • Penyebab kanker darah leukimia myeloid akut yaitu Faktor lingkungan, contohnya saja seperti vaksinasi anak-anak dan tinggal di dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi.

Penyebab Kanker Darah Leukimia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

 

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak, Leukemia adalah salah satu kanker yang sampai saat ini adalah kanker nomer satu yang membunuh anak-anak. Oleh sebab itu, kenalilah gejalanya dengan tepat. Secara umum kanker pada anak itu dibagi dua kelompok besar, yaitu cair dan padat. Leukemia adalah kanker bentuk cair yang terdapat di dalam darah. Leukemia paling banyak ditemui pada anak usia 2-6 tahun. Namun kanker ini bisa terjadi pada semua kelompok umur dengan kelompok terbanyak adalah anak-anak dan orangtua di atas usia 50 tahun.

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Kasus kanker anak yang paling banyak terjadi adalah kanker darah (leukimia), dan kanker bola mata (retinoblastoma). Selain itu ada pula kanker tulang, kanker kelenjar getah bening, kanker hati, ginjal, indung telur, otak, dan lain-lain. Penyakit Leukemia (kanker darah) adalah kanker yang kerap menyerang anak-anak dan ini merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel darah putih.

Tak seperti kanker pada orang dewasa yang umumnya terjadi karena gaya hidup tidak sehat, kanker pada anak belum diketahui penyebab pastinya. Hal ini menjadikan kanker pada anak tak dapat dicegah. Kanker pada anak terjadi sebanyak dua hingga tiga persen dari total kasus kanker di Indonesia. Edi mengatakan, jumlah tersebut masih belum mencakup kasus-kasus yang belum diketahui, sehingga kemungkinan jumlahnya masih lebih banyak lagi. Diperkirakan tahun ini ada sekitar 4100 kasus baru kanker anak. Hampir 60 persen kanker yang dialami anak-anak adalah kanker darah atau leukemia.

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Saat ini ada beberapa terapi pengobatan kanker darah pada anak yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak dari leukimia. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Kemoterapi

Pengobatan kanker darah pada anak dengan terapi kemoterapi. Ada beberapa cara di mana pasien mendapatkan penyembuhan melalui pelaksaan kemoterapi, bisa melalui mulut, disuntik pada pembuluh darah balik (intravena), dan disuntik langsung ke cairan cerebrospinal. Akan tetapi seperti sudah diketahui secara umum, pengobatan kanker darah pada anak dengan jalan kemoterapi seringkali menjadi pilihan yang sebenarnya tidak diinginkan oleh kebanyakan pasien. Efek samping yang ditimbulkan pasca kemoterapi malah menjadi beban penderitaan yang lain bagi si pasien.

  1. Terapi Radiasi

Pengobatan kanker darah pada anak dengan cara terapi radiasi. Cara kerja pengobatan kanker darah pada anak ini adalah dengan menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Sebuah alat berukuran cukup besar akan diarahkan ke berbagai bagian tubuh penderita kanker yang memiliki tumpukan sel leukemia seperti limpa, otak dan bagian lainnya. Biasanya cara ini dilakukan sebelum proses transplantasi sumsum tulang.

  1. Terapi Biologi

Pengobatan kanker darah pada anak dengan cara terapi biologi. Terapi biologi digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh penderita terhadap kanker. Pada umumnya, pengobatan kanker darah initerapi biologi menggunakan media suntik ke pembuluh darah balik. Penanganan terapi biologi berbeda-beda tergantung dengan tipe kanker yang sedang dihadapi. Untuk pasien yang terkena leukemia limfositik kronis, terapi yang cocok digunakan adalah antibodi monoklon.

Pengobatan kanker darah pada anak ini bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan dengan membunuh sel-sel leukemia. Sedangkan bagi pasien dengan tipe leukemia myelo kronis, terapi yang dilakukan menggunakan suatu bahan bernama interferon. Bahan ini berfungsi untuk memperlambat pertumbuhan se-sel leukemia pada tubuh.

  1. Transplantasi Sel Induk

Pengobatan kanker darah pada anak dengan cara transplantasi sel induk. Transplantasi-sel-indukdengan transplantasi sel induk, pasien bisa diobati menggunakan obat berdosis tinggi, radiasi atau bahkan gabungan dari keduanya. Selama ini pemberian dosis obat yang tinggi akan menghancurkan tidak hanya sel leukemia-nya saja, namun juga dengan sel-sel normal yang ada pada sumsum tulang. Kemudian, sel-sel sehat akan ditransfer ke dalam tubuh penderita melalui tabung fleksibel yang dipasang di pembuluh darah balik besar pada bagian dada dan leher pasien.

Sel-sel induk dari hasil transplantasi ini akan menghasilkan sel-sel baru yang terus tumbuh. Pasien yang menggunakan transplantasi sel induk diwajibkan untuk menginap di rumah sakit selama beberapa minggu. Hal ini dilakukan agar para petugas medis bisa selalu memantau kondisi pasien dengan baik. Biasanya proses ini berlangsung sampai sel-sel induk berhasil memproduksi sel darah putih dalam jumlah yang normal.

Pengobatan kanker darah pada anak seperti di atas pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Cara tersebut bahkan belum pasti memberikan kesembuhan total kepada pasien. Selain itu, prosesnya pun bisa memberikan rasa yang menyakitkan bagi para penderita kanker darah. Ada pula efek samping yang terjadi. Para ahli terus melakukan riset untuk menemukan alternatif-alternatif pengobatan kanker darah pada anak yang paling efektif, nyaman dan terjangkau masyarakat.

Itulah beberapa cara pengobatan kanker darah pada anak yang dapat dilakukan. Selain pengobatan kanker darah pada anak secara konvensional, pengobatan tradisional juga sangat efektif untuk kanker,diantara lain S-Lutena atau Super Lutein. S-Lutena merupakan suplemen Anti Kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Pengobatan Kanker Darah Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Leukemia

Gejala Kanker Leukemia

 

 

Gejala Kanker Leukemia, Kanker darah di sebut juga dengan leukimia yang merupakan kelainan darah dimana bertambahnya sel darah putih yang menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang, dan sistem getah bening. Hal ini dapat mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah normal.  Sehingga dapat mengancam jiwa dan sistem kekebalan tubuh dan perederan darah. Penyebab kanker darah dapat kita bagi berdasarkan jenisnya yang masing masing sangat berbeda.

Gejala Kanker Leukemia

Gejala Kanker Leukemia

Timbulnya kanker darah memiliki banyak sekali penyebab yang bisa terjadi.  Walaupun secara spesifik tidak di ketahui penyebabnya, tetapi orang dewasa dengan usia tua sangat mungkin terjangkit kanker darah.

Gejala Kanker Leukemia

Gejala kanker leukemia perlu Anda ketahui supaya Anda bisa mengatasinya sejak dini jika kanker tersebut mulai menyerang Anda. Kanker darah ini adalah salah satu kanker yang sering merenggut banyak nyawa, sehingga banyak penderitanya yang merasa pesimis saat mereka divonis terkena penyakit mematikan tersebut. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  1. Sering Mengalami Pendarahan

Orang yang menderita leukemia akan mudah sekali mengalami pendarahan meskipun hanya luka kecil. Bahkan jika luka memar saja membutuhkan waktu penyembuhan yang lama.

Gejala lainnya adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

  1. Pembengkakan Internal

Gejala kanker leukemia juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan serta di depan dan belakang leher. Hati dan limpa juga akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri di bawah tulang rusuk.

  1. Kelelahan

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.

  1. Penurunan Berat Badan

Gejala kanker leukemia juga ditunjukkan oleh berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan.

  1. Infeksi

Gejala kanker leukemia adalah tubuh rentan terkena infeksi, di mana sistem immune tubuh akan menurun sehingga penyakit mudah menginfeksi.

  1. Pernapasan Abnormal

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala kanker leukemia pada awalnya termasuk pembengkakan kelenjar getah bening disertai dengan demam, lemas, mual, dan nafsu makan hilang. Pembengkakan kelenjar getah bening tidak mudah terdeteksi, namun gejala tersebut disertai pembengkakan lainnya yang harus ditanggapi serius.

  1. Berkurangnya Kontrol Otot

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

  1. Berkeringat Di Malam Hari

Salah satu gejala kanker leukemia adalah selalu berkeringat pada malam hari. Sehingga jika Anda berkeringat secara berlebihan atau tidak normal di malam hari, Anda perlu mewaspadai gejala awal kanker darah.

Jangan abaikan setiap gejala kecil yang Anda curigai. Pastikan untuk mengeceknya pada dokter terlebih dahulu agar meyakinkan bahwa Anda bebas dari kanker leukemia dan gejala kanker leukemia.

Gejala Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Cara Mencegah Kanker Leukemia

 

Cara Mencegah Kanker Leukemia, Kanker darah di sebut juga dengan leukimia yang merupakan kelainan darah dimana bertambahnya sel darah putih yang menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang, dan sistem getah bening. Hal ini dapat mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah normal.  Sehingga dapat mengancam jiwa dan sistem kekebalan tubuh dan perederan darah. Penyebab kanker darah dapat kita bagi berdasarkan jenisnya yang masing masing sangat berbeda.

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Timbulnya kanker darah memiliki banyak sekali penyebab yang bisa terjadi.  Walaupun secara spesifik tidak di ketahui penyebabnya, tetapi orang dewasa dengan usia tua sangat mungkin terjangkit kanker darah.

Kanker darah atau bisa juga disebut penyakit leukemia merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Penyakit ini sangat berbahaya. Lalu bagaimana cara mencegah kanker leukemia ? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai cara mencegah kanker leukemia antara lain :

  1. Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai cara mencegah kanker leukemia .

  1. Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara mencegah kanker yang baik. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

  1. Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia dan jenis kanker lainnya, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  1. Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk cara mencegah kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk cara mencegah kanker leukemia.

  1. Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  1. Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk cara mencegah kanker leukemia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  1. Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah kanker leukemia.

Selain cara-cara di atas, cara mencegah kanker leukemia juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

 

Cara Mencegah Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment