Leukimia Stadium 2

Leukimia Stadium 2

 

Leukimia Stadium 2 – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel darah putih. Sel darah putih adalah sel yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan benda asing atau virus. Leukimia Stadium 2

Ketika seseorang mengidap leukemia, maka yang diproduksi adalah sel darah putih tidak normal yang kehilangan fungsinya dan karena pembentukan yang berlebihan menyebabkan penumpukan terutama di sumsum tulang dan organ-organ lain di tubuh dan mengganggu fungsi organ tersebut. Adanya sel darah putih yang tidak normal itu juga membuat produksi sel darah putih normal berkurang.

Dalam mendiagnosis kanker, biasanya ada empat tingkatan yang digunakan dokter untuk mendeskripsikan tingkat keparahan dan penyebaran sel kanker. Tingkatan itu dimulai dari stadium 0-4. Dalam stadium 2, artinya sel-sel kanker telah berkembang, namun belum menyebar ke seluruh tubuh. Leukimia stadium 2, biasanya ditandai dengan gejala berikut ini :

  1. Anemia

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari nilai normal. Nilai normal ini tentunya berbeda untuk setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Orang yang mengalami anemia akan terlihat pucat, mudah lelah, dan terkadang napasnya cepat karena pengaruh sel darah merah yang kurang dalam tubuh sehingga oksigen dalam tubuh pun berkurang. Anemia yang seringkali terjadi pada kaum hawa (seringkali karena faktor menstruasi) sebenarnya merupakan salah satu gejala dari leukemia atau kanker darah. Leukimia Stadium 2

Anemia yang terjadi pada penderita leukemia juga disebabkan karena keberadaan sel darah putih yang terlalu banyak sehingga dapat mengurangi jumlah sel darah merah. Namun bukan berarti semua penderita anemia juga termasuk penderita leukemia. Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui keberadaan penyakit berbahaya ini.

  1. Mudah Terserang Infeksi

Fungsi dari sel darah putih adalah sebagai daya tahan tubuh manusia dalam melawan infeksi. Di dalam tubuh seseorang yang mengalami leukemia memang terdapat perkembangbiakan sel darah putih yang berlebihan, namun kondisinya adalah abnormal (tidak normal) serta tidak terkontrol. Leukimia Stadium 2

Hal ini tentunya akan menyebabkan fungsi dari sel darah putih tersebut akan terganggu. Sebagai akibatnya, tubuh seseorang yang mengalami leukemia akan mudah terkena infeksi baik virus maupun bakteri. Jika sudah demikian, berbagai keluhan akan dialami oleh penderita, seperti demam, batuk, dan keluarnya cairan putih dari hidung. Leukimia Stadium 2

  1. Muka Pucat dan Lesu

Keberadaan sel darah putih yang berlebihan di dalam tubuh pada penderita leukemia akan menyebabkan menurunnya jumlah sel darah lain yaitu sel darah merah dan keping darah atau trombosit. Kondisi ini akan memberi dampak yang dapat terlihat dari wajah penderitanya yaitu pucat karena tubuhnya telah didominasi oleh sel darah putih. Selain itu penderita juga terlihat lesu dan kurang bergairah. Leukimia Stadium 2

  1. Nyeri Tulang dan Persendian

Kondisi sel darah putih yang berlebihan akan menumpuk di dalam sumsum tulang. Akibatnya sumsum tulang akan menjadi mendesak padat dan hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang dan persendian. Leukimia Stadium 2

  1. Mudah Lelah

Seperti yang sudah dipaparkan pada point pertama, anemia termasuk sebagai salah satu gejala adanya leukemia. Anemia merupakan kondisi kurangnya Hemoglobin atau sel darah merah. Selain bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sel darah merah juga berperan untuk mengedarkan sari-sari makanan yang dapat diubah kedalam bentuk energi. Leukimia Stadium 2

Kondisi anemia pada penderita leukemia akan menyebabkan sel darah merah terus berkurang akibat sel darah putih yang berlebihan (sel darah merah dimakan oleh sel darah putih). Kondisi ini akan berimbas pada tubuh penderita, mereka akan merasa mudah lelah. Gejala ini adalah gejala paling umum yang dialami oleh penderita leukemia.

  1. Pendarahan Abnormal

Sama halnya dengan kurangnya jumlah sel darah merah yang dimakan oleh sel darah putih pada penderita leukemia, trombosit atau keping darah (platelet) juga tidak terproduksi dalam jumlah normal pada penderita penyakit ini. Apalagi sebabnya jika bukan karena jumlah sel darah putih yang berlebihan. Sebagai akibatnya, trombosit dalam jumlah yang kurang ini tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik di dalam tubuh yaitu untuk membantu proses pembekuan darah. Leukimia Stadium 2

Karena fungsi trombosit yang tidak optimal ini, penderita leukemia pun akan mengalami pendarahan abnormal di jaringan kulit. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya bintik-bintik merah berukuran kecil pada kulit namun dalam jumlah yang cukup banyak. Bintik-bintik merah ini mirip dengan gejala yang dapat timbul pada penderita demam berdarah. Leukimia Stadium 2

  1. Nyeri Pada Perut

Gejala lain yang dapat dialami oleh penderita leukemia adalah nyeri pada perut. Gejala ini terjadi karena sel leukemia terkumpul pada organ-organ tubuh seperti ginjal, empedu, dan hati sehingga akan menyebabkan pembesaran pada organ-organ tersebut. Akibat dari pembesaran itu timbulah rasa nyeri di perut. Nyeri perut yang dirasakan oleh penderita leukemia juga dapat mengurangi nafsu makan mereka. Leukimia Stadium 2

  1. Sulit Bernapas

Sulit bernapas adalah salah satu gejala yang dialami oleh sebagian penderita leukemia pada stadium awal. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya jumlah sel darah merah yang bertugas untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga organ pernapasan seperti paru-paru dan juga jantung mengalami kelemahan dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Akibat dari kondisi ini penderita pun akan merasa kesulitan bernapas karena kekurangan oksigen dalam tubuh. Leukimia Stadium 2

  1. Munculnya Benjolan Kelenjar Limfa

Beberapa penderita leukemia pada stadium 2 akan menemukan benjolan kelenjar limfa dalam tubuhnya dan tak jarang benjolan ini akan semakin banyak. Biasanya badan penderita juga akan menggigil dalam sesekali waktu. Kondisi demikian memang tidak terlalu mengganggu, namun sebenarnya ketika kondisi ini berlangsung darah sedang dirusak oleh sel-sel kanker. Leukimia Stadium 2

Itulah beberapa gejala leukimia stadium 2 yang dapat dialami oleh penderita. Gejala-gejala tersebut mungkin akan berbeda untuk setiap orang, tetapi setidaknya gejala-gejala tersebut umum terjadi. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami beberapa gejala di atas. Semoga bermanfaat … Leukimia Stadium 2

Leukimia Stadium 2

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah

 

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah

Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain, seperti hati, limfa, paru-paru, ginjal, bahkan hingga ke otak dan tulang belakang.

Lalu bagaimana cara mencegah penyakit kanker darah ? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai cara mencegah penyakit kanker darah atau leukemia antara lain :

  1. Tidak Merokok atau Berhenti Merokok

Bukan rahasia umum lagi kalau merokok bisa mengakibatkan segala jenis kanker. Di setiap bungkus, merk apapun sudah tertera jelas bahwa resiko merorok adalah menimbulkan kanker, gangguan kehamilan dan membunuhmu. Jadi jika sudah ada gejala awal kena kanker mulailah berhenti merokok atau yang tidak merokok bisa menjauhi orang orang yang aktif merokok.

  1. Olahraga Rutin

Kekebalan tubuh dibentuk juga dari kegiatan olah raga yang rutin. Jika kekebalan tubuh kuat, virus virus penyebab kanker takkan bisa melawan antibodi yang ada dalam tubuh. Ada banyak kegiatan olahraga ringan yang bisa kita lakukan setiap hari sebelum berangkat kerja atau sekolah seperti senam, jogging dll. Atau kalau tidak bisa dilakukan diakhir minggu ke gelanggang olahraga. Sambil olahraga sambil cuci mata. Intinya olahraga bukan olahrasa. Kalau olahrasa didapur. Bisa dikatakan oalhraga adalah pencegahan leukemia paling mudah dilakukan saat ini.

  1. Tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung karzinogen

Hindarilah makananan yang mengandung zat karsinogenik. Zat ini bisa menyebabkan  kanker. Zat karsinogenik merupakan zat penyebab kanker. Perlu kalian ketahui bahwa zat ini umunya dihasilkan dari proses pemasakan dengan cara digoreng, ditumis atau dibakar. Untukitu, olahlah masakan dengan cara mengukus atau merebus. Atau kalau bisa mengkonsumsi buah dan sayuran non-organik.

  1. Tidak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

Selain tidak merokok, kalian juga harus menghindari minuman beralkohol baik yang konsentrasinya tinggi maupun yang sedikit. Seringkali kita menyepelekan dengan minima beralkohon rendah, padahal kalau dikonsumsi sering, bahkan rutin bisa menimbulkan bibit kanker darah atau leukimia. Soalnya ada banyak minuman kemasan yang mengandung alkohol rendahyang ada dipasaran. Jadi sebelum membeli harus baca komposisinya dulu ya kawan.

  1. Diet

Obesitas atau kelebihan beraat badan juga memicu penyebab kanker, karena obesitas biasanya adalah orang orang malas bergerak, orang berlemak dan suka makan sembarang makanan. Jadi kemungkinan besar bisa terserang leukimia. Jadi salah satu menghindari penyakit leukemia adalah dengan diet. Diet bisa dilakukan dengan berbagai cara, bisa dilakukan dengan puasa, olahraga, mengurangi makanan berlemak, mengurangi porsi makan, Dengan diet jadi makanan yang masuk dalam perut bisa terkontrol dan bisa menyeleksi makanan.

  1. Memakan makanan yang mengandung antikanker

Salah satu hal efektif untuk cara mencegah penyakit kanker darah adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung zat antik kanker iya gak? Ada beberapa  makanan yang memang dianjurkan dalam pengobatan leukimia, yakni  makanan yang mengandung antikanker atau antikarsinogen. Zat dapat melindungi tubuh dari serangan kanker. Zat zat tersebut tergolong sebagai antioksidan, misalnya vitamin A, C, E, dan selenium. Fungsi Antioksidan adalah menstimulasi sistem kekebalan tubuh untuk melawan radikal bebas. Makanan yang mengandung zat di atas ialah bawang putih, tomat, brokoli, tempe, wortel, kol, jambu biji, yogurt dan keju, ikan (ikan laut) dan kacang-kacangan.

  1. Mengurangi makanan yang mengandung lemak

Cara mencegah penyakit kanker darah adalah mengurangi makanan yang mengandung  terlalu banyak lemak. Apalagi salah satu jenis bahan makanan yang serinf dikonsumsi merupakan makanan pokok setiap hari, seperti mentega, krim, margarin, minyak sayur, minyak kelapa, dan minyak jagung. Intinya silakan konsumsi tetapi jangan berlebihan. Sebab bisa memicu terjadinya leukemia.

  1. Menghindari Makanan yang mengandung Aspartam

Aspartam adalah pemanis buatan yang banyak digunakan dalam minuman ringan dan permen karet saat ini. Perlu kalian tahu zat aspartam juga salah satu penyebab leukemia. Jadi hindari beberapa makanan yang mengandung aspartam seperti sosis, nugget, hamburger dan olahan daging yang diproses kemudian diawetkan. Ini penting diawasi, terutama pada pencegahan leukemia pada anak.

  1. Deteksi Dini

Selain melakukan pencegahan rutin penyebab leukemia, kalian jugaharus memerikakan diri ke dokter untuk memastikan bahwa kalian bebas dari kanker. Memang si membutuhkan uang untuk medical check up, tapi untuk mengetahuiapakah kita kanker darah apa tidak kan kita tidak tahu, Jadi alangkah baiknya melakukan deteksi kanker sejak dini agar kita tahu kapan harus mengobatinya. Intinya jangan nunggu sampai parah!

  1. Mengkonsumsi suplemen anti kanker

Salah satu pengobatan alternatif untuk menyembuhkan serta cara mencegah penyakit kanker darah adalah dengan mengkonsumsi suplemen Anti Kanker S.Lutena. Super Lutein merupakan suplemen yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. S.Lutena juga berfungsi sebagai herbal ANTIKANKER yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. Suplemen S.Lutena juga berfungsi sebagai ANTIAGING dan ANTIOKSIDAN yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Obat Kanker DarahS.Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S.Lutena juga berperan sebagai ANTIOKSIDAN yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S.Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping.

S.Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus/Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Cara Mencegah Penyakit Kanker Darah

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Kanker Leukemia

Faktor Penyebab Kanker Leukemia

 

Faktor Penyebab Kanker Leukimia – Kanker darah, juga dikenal sebagai kanker hematologi, adalah kanker yang mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang di mana darah diproduksi. Sel-sel kanker mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsi mereka.

Faktor Penyebab Kanker Leukemia

Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis.

Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal atau sel yang belum matang sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Pertumbuhan ini sangat pesat  begitu pun penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera. Jika dibiarkan, tubuh akan kekurangan oksigen dan kekebalan tubuh terhadap penyakit atau infeksi menurun.

Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait.  Sel-sel ini lebih matang sehingga dapat berfungsi dengan baik untuk beberapa saat, Oleh karena itu, gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun.

Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis.

  • Leukemia limfotik akut atau acute lymphocytic leukemia (ALL)

ALL dapat menghambat fungsi  limfosit sehingga pengidapnya berpotensi mengalami infeksi serius. Kanker darah ini umumnya diidap oleh anak-anak, tapi bisa juga menyerang dewasa.

  • Leukemia mielogen akut atau acute myelogenous leukemia (AML)

Ini adalah jenis kanker darah yang umumnya menyerang dewasa. Tetapi AML juga dapat diidap oleh anak-anak serta remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan dapat menyumbat pembuluh darah.

  • Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL)

Jenis kanker darah ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya untuk waktu yang lama.

  • Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML)

Jenis kanker darah ini kebanyakan diderita oleh orang-orang dengan usia di atas 20 tahun. CML memiliki dua tahap. Pada tahap pertama, sel-sel abnormal akan berkembang secara perlahan-lahan. Ketika memasuki tahap kedua, jumlah sel-sel abnormal akan bertambah dengan pesat sehingga akan menurun secara drastis.

Gejala-gejala Kanker Leukemia

Gejala kanker leukemia sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Faktor Penyebab Kanker Leukemia

Anda mungkin tak pernah menyangka sebelumnya, tapi setidaknya ada lima faktor penyebab kanker leukemia yang sangat dekat dengan keseharian kita. Simak dan cari tahu lebih lanjut.

  1. Radiasi

Sebuah penelitian menemukan bahwa radiasi dalam jumlah rendah tetap bisa meningkatkan risiko seseorang terkena leukimia. Itulah sebabnya wanita yang sedang hamil sangat tidak disarankan untuk melakukan rontgen atau pemeriksaan sinar X. Hal ini untuk menjaga agar risiko si jabang bayi terkena leukimia bisa ditekan.

  1. Unsur Kimia Radon

Anda juga harus waspada dengan Radon. Unsur kimia dengan sifat radioaktif yang berwujud gas tidak berwarna serta tidak berbau ini, ternyata secara alami bisa ditemukan di lingkungan sekitar dan masuk ke dalam rumah. Bila terhirup, partikel alpha yang dipancarkan radon berpotensi menyebabkan kanker leukimia. Salah satu sumber produksi Radon datang dari proses pemecahan alami dari uranium. Proses ini bisa terdapat dari bebatuan volkanik dan dari tanah. Namun, dalam beberapa kasus, air sumur pun ada yang mengandung Radon. Jadi, selalu pastikan ventilasi rumah Anda memadai dan udara bisa mengalir dengan baik, karena Radon yang lebih berat dari udara biasanya akan mengendap dekat dengan lantai. Cek juga sumber air di rumah Anda.

  1. Benzena

Selain dalam bensin, senyawa kimia organik yang dikenal dengan nama benzena atau benzol ini juga banyak digunakan dalam produksi obat, plastik, bensin, karet buatan, tinta printer, serta pewarna rambut. Padahal, benzena ini ternyata bersifat karsinogenik atau bisa menyebabkan kanker! Anda juga bisa terpapar benzena dalam kadar tinggi bila merokok atau menggunakan shisha dengan tambahan tembakau. Semakin sering dan semakin banyak Anda terpapar benzena, risiko Anda terkena kanker leukimia juga akan semakin tinggi.

  1. Rokok dan Kopi

Lagi-lagi rokok menjadi penyebab penyakit mematikan. Sebuah studi di tahun 2009 menunjukkan bahwa risiko terkena leukimia bukan hanya bagi orang dewasa yang merokok, tapi juga anak dengan orangtua perokok, termasuk bila orangtua sudah merokok sebelum masa kehamilan. Ini dikarenakan karsinogen yang ada dalam rokok diserap oleh paru-paru dan dialirkan melalui pembuluh darah. Sedangkan data dari studi French ESCALE tahun 2013 memperlihatkan hasil bahwa meminum lebih dari 2 cangkir kopi setiap hari selama masa kehamilan bisa sedikit meningkatkan risiko bayi terkena leukimia.

  1. Obesitas

Masih belum mulai menjalankan pola makan sehat dan olahraga teratur? Ayo segera bulatkan niat, karena orang yang mengalami obesitas atau berat badan berlebih memiliki risiko terkena kanker leukimia yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang berat badannya normal.

Itulah 5 faktor penyebab kanker leukemia. Meski belum ada praktik yang benar-benar terbukti bisa mencegah leukimia, para dokter dan peneliti merekomendasikan Anda untuk berhenti merokok, menjalankan gaya hidup sehat, menghindari radiasi, menghindari paparan terhadap bahan kimia (termasuk lem, produk pembersih rumah, detergen, serta cat lukis), serta melakukan pemeriksaan darah secara rutin.

Faktor Penyebab Kanker Leukemia

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Makanan Penyebab Kanker Darah

Makanan Penyebab Kanker Darah

 

Makanan Penyebab Kanker Darah – Kanker darah, juga dikenal sebagai kanker hematologi, adalah kanker yang mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang di mana darah diproduksi. Sel-sel kanker mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsi mereka.

Makanan Penyebab Kanker Darah

Makanan Penyebab Kanker Darah

Ada 3 jenis umum dari kanker darah:

  • Leukemia: adalah kanker sel darah putih, yang menghentikan darah putih dalam melawan infeksi. Ketika seseorang memiliki leukemia, sumsum tulangnya tidak mampu memproduksi sel-sel darah merah yang cukup dan trombosit untuk memasok kebutuhan tubuh. Leukemia bisa akut atau kronis. Leukemia kronis jauh lebih berbahaya dan sulit untuk diobati. Ini adalah jenis yang paling umum dari kanker darah.
  • Limfoma: berkembang pada limfosit – tipe sel darah putih yang melawan infeksi. Limfosit yang abnormal dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh Anda. Hal ini akan mengurangi ketahanan terhadap faktor berbahaya dari luar.
  • Myeloma: adalah kanker sel plasma. Kanker myeloma mencegah produksi antibodi normal, yang mengakibatkan kelemahan dan kerentanan terhadap infeksi sistem kekebalan tubuh Anda.

Kanker darah dapat mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. Namun, mereka dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker darah?

Beberapa gejala umum di bawah ini akan menunjukkan bahwa Anda mungkin memiliki kanker darah. Jadi silakan periksa diri Anda dengan cermat.

  • Demam, menggigil
  • Kelelahan dan lemas
  • Kehilangan nafsu makan, mual
  • Penurunan berat badan yang cepat dan parah
  • Berkeringat tanpa sebab
  • Nyeri pada tulang sendi dan
  • Ketidaknyamanan pada perut
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Sering infeksi
  • Kulit gatal atau ruam kulit
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, selangkangan

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Ciri-ciri kanker darah memang tidak begitu terasa saat masih dalam stadium awal, namun saat gejala kanker darah sudah mulai parah barulah penderitanya merasakan kondisi kesehatan yang semakin memburuk. Penyebab kanker darah sendiri bisa dibilang sangat mahal, membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit dan peluang untuk sembuhnya termasuk kecil. Namun bukan berarti tidak dapat sembuh, jika kita menghindari penyebabnya dan mampu mendeteksi gejalanya sejak dini maka masih ada harapan untuk sembuh. Salah satu penyebab kanker darah adalah makanan yang memberikan dampak buruk untuk kesehatan seperti berikut ini :

  1. Makanan yang Diawetkan

Berbagai jenis makanan yang diawetkan dengan cara diasinkan, diasap maupun diawetkan dengan menggunakan bahan kimia banyak mengandung nitrat. Senyawa tersebut akan diubah oleh tubuh menjadi nitrosamin, sementara nitrosamin sendiri dapat memicu terjadinya mutasi gen yang cukup berbahaya karena bisa menjadi bibit kanker darah.

  1. Sayuran dan Buah yang Mengandung Pestisida

Di zaman sekarang ini pertanian selalu mengandalkan pestisida untuk mencegah tanaman sayur dan buah mereka terserang hama pengganggu. Namun penggunaan pestisida ini tentu dapat menimbulkan efek samping apalagi jika digunakan berlebihan. Dampak yang sering terjadi adalah munculnya banyak kasus kanker termasuk kanker darah karena pestisida yang dikonsumsi bersama sayur dan buah tersebut dapat mengganggu fungsi organ tubuh dan memicu terjadinya mutasi genetik.

  1. Makanan Panas dalam Wadah Plastik

Mungkin menggunakan wadah plastik sebagai tempat makanan sudah menjadi hal yang biasa dilakukan masyarakat, apalagi untuk membungkus makanan yang dijual di warung makan. Padahal hal ini tidak baik untuk kesehatan, karena kandungan bahan kimia berbahaya pada wadah plastik akan terurai saat terkena panas dan tercampur dengan makanan tersebut. Akibatnya racun tersebut menumpuk di dalam tubuh dan memicu penyakit kanker darah.

  1. Makanan Ringan

Dari mulai anak-anak hingga dewasa hampir semuanya suka snack atau makanan ringan. Selain rasanya yang enak, makanan ringan juga ramah di kantong sehingga sering dikonsumsi. Namun banyaknya kandungan senyawa kimia seperti penyedap dan pemanis buatan membuat tubuh menjadi tidak sehat bahkan beresiko terkena kanker darah.

  1. Jeroan

Jeroan atau organ dalam biasanya sangat digemari banyak orang karena rasanya yang cukup lezat. Namun dibalik rasanya yang menggugah selera, jeroan mampu mendatangkan banyak penyakit di dalam tubuh terutama pada orang dewasa dan lansia. Penyakit yang sering menyerang adalah kolesterol hingga kanker darah, karena itu sebaiknya hindari mengkonsumsi jeroan dalam jarak waktu yang dekat.

  1. Aneka Daging

Berbagai jenis daging seperti yang diperoleh dari unggas, sapi dan kambing juga dapat menyebabkan kanker darah karena kandungan lemaknya yang cukup banyak. Karena itu penderita kanker darah tidak boleh mengkonsumsinya. Bahkan orang yang sehat pun perlu dibatasi agar tidak makan terlalu banyak.

  1. Makanan yang Dipanggang

Beragam jenis makanan yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar akan menghasilkan senyawa karsinogen. Senyawa tersebut sangat berbahaya jika mengendap di tubuh karena dapat memicu terjadinya mutasi genetik dan menyebabkan penyakit kanker darah.

  1. Makanan Kaleng

Sama seperti makanan ringan dalam bentuk kemasan, makanan dalam bentuk kalengan juga sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kanker. Hampir semua jenis makanan kaleng mengandung pengawet yang sangat banyak, juga penyedap dan pemanis buatan sehingga tidak aman untuk dikonsumsi.

  1. Daging Olahan

Bukan hanya daging segar saja yang tidak baik dikonsumsi berlebihan, berbagai jenis produk olahan daging seperti nugget, sosis dan cornet yang juga tidak baik dikonsumsi karena diduga dapat memicu munculnya penyakit kanker. Karena itu hindari makanan ini dan beralihlah ke makanan yang lebih menyehatkan.

  1. Makanan Berbahan Dasar Tepung

Dalam kehidupan sehari-hari memang banyak sekali jenis makanan yang mengandung tepung seperti dobat, kue dan sebagainya. Kandungan tepung dalam makanan tersebut tentu tidak baik bagi tubuh karena tepung mengandung gula yang jika berlebihan masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit muncul seperti kanker darah.

Nah, makanan penyebab kanker darah di atas harus dihindari dan jika ingin memakannya tidak boleh berlebihan dan tidak terlalu sering. Sebaliknya rutinlah mengkonsumsi makanan pencegah kanker darah dan daftar makanan sehari-hari pencegah kanker yang dapat membantu menyehatkan tubuh.

Makanan Penyebab Kanker Darah

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Tanaman Obat Kanker Darah

Tanaman Obat Kanker Darah

 

Tanaman Obat Kanker Darah –  Kanker darah, juga dikenal sebagai kanker hematologi, adalah kanker yang mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang di mana darah diproduksi. Sel-sel kanker mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsi mereka.

Ada 3 jenis umum dari kanker darah:

  • Leukemia: adalah kanker sel darah putih, yang menghentikan darah putih dalam melawan infeksi. Ketika seseorang memiliki leukemia, sumsum tulangnya tidak mampu memproduksi sel-sel darah merah yang cukup dan trombosit untuk memasok kebutuhan tubuh. Leukemia bisa akut atau kronis. Leukemia kronis jauh lebih berbahaya dan sulit untuk diobati. Ini adalah jenis yang paling umum dari kanker darah.
  • Limfoma: berkembang pada limfosit – tipe sel darah putih yang melawan infeksi. Limfosit yang abnormal dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh Anda. Hal ini akan mengurangi ketahanan terhadap faktor berbahaya dari luar.
  • Myeloma: adalah kanker sel plasma. Kanker myeloma mencegah produksi antibodi normal, yang mengakibatkan kelemahan dan kerentanan terhadap infeksi sistem kekebalan tubuh Anda.

Kanker darah dapat mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. Namun, mereka dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanaman Obat Kanker Darah

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker darah? Beberapa gejala umum di bawah ini akan menunjukkan bahwa Anda mungkin memiliki kanker darah. Jadi silakan periksa diri Anda dengan cermat.

  • Demam, menggigil
  • Kelelahan dan lemas
  • Kehilangan nafsu makan, mual
  • Penurunan berat badan yang cepat dan parah
  • Berkeringat tanpa sebab
  • Nyeri pada tulang sendi dan
  • Ketidaknyamanan pada perut
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Sering infeksi
  • Kulit gatal atau ruam kulit
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, selangkangan

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Penyebab

Kanker darah disebabkan oleh pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel darah. Sel-sel normal di dalam tubuh mengikuti jalur pertumbuhan teratur, pembelahan, dan kematian tapi sel-sel kanker darah tidak. Mereka tidak mati secara otomatis. Selain itu, sel-sel abnormal dapat menyebar ke daerah lain, menekan sel darah normal dan mencegah mereka melakukan fungsinya.

Kanker darah memiliki kecenderungan genetik. Mereka juga disebabkan oleh faktor-faktor luar seperti paparan radiasi, paparan bahan kimia berbahaya, dan infeksi virus sel T manusia limfotropik.

Tanaman Obat Kanker Darah

Untuk Anda yang tengah berusaha mencari pengobatan kanker darah terbaik, ada beberapa jenis tanaman herbal Anti Kanker yang dapat di gunakan sebagai Obat Kanker Darah Alami. Berikut ini daftar tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat kanker darah alami  :

  1. Kunyit Putih

Masyarakat sejak lama sudah mengenal 2 jenis kunir putih yaitu kunir putih gombyok atau kunir putih pepet. Ternyata Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas yang lebih tinggi untuk mengatasi kanker & tumor. Obat Kanker herbal ini mampu mengobati kanker leher rahim, payudara, hati, paru – paru, leukimia atau kanker darah, otak dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker dan tumor. Cara penggunaan obat kanker herbal ini : 1 sendok teh peras diseduh dengan ½ gelas air panas (100 cc) kemudian diendapkan dan yang diminum hanya airnya.

  1. Keladi Tikus

Keladi tikus juga telah diteliti sebagai tanaman obat kanker herbal yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker. Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 50 gram) direndam selama 30 menit, tumbuk halus dan peras. Air perasan ini disaring lalu diminum.

  1. Air Perasan Temulawak

Air perasan temu lawak juga mujarab sebagai obat kanker herbal. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.

  1. Mengkudu

Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman obat kanker herbal. Daging buah mengkudu mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.

  1. Daun Sirsak

Daun sirsak telah diteliti sejak dulu berkhasiat menmbunuh sel-sel aktif kanker , membantu sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan dan juga mencegah radikal bebas. Buatlah rebusan daun sirsak dari 2 sampai 3 daun sirsak muda dan utuh, rebus selama 20 menit kemudian saring dan konsumsi air selagi hangat atau dingin.

  1. Daun Dewa

Tanaman satu ini telah dikenal sebagai anti kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur kesayangan.

  1. Tanaman Sarang Semut Papua

Tanaman yang mempunyai bahasa latin mymrmecodia pendans asli berasal dari Papua. Tanaman sarang semut mengandunng flavonoid, tookoferol, polifenol, anti oksidan, anti kanker .Kandungan flavonoid mampu menghentikan perkembangan aktif dari sel kanker serviks, menghambat siklus pembelahan sel, tubuh mendapatkan kekebalan tubuh. Uniknya, tumbuhan ini memiliki rongga di dalam umbinya seperti tempat berinteraksi semut. Rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari secara teratur mendapatkan hasil postif kearah penyembukan bagi penderita kanker serviks.

Sudah tahu bukan beberapa daftar tanaman obat kanker darah ? Cobalah untuk meracik sendiri semua bahan di rumah agar terjamin kebersihannya. Untuk Anda yang ingin mencegah kanker pun, tak ada salahnya mengkonsumsi beberapa bahan herbal di atas. Karena kita tidak tahu seberapa bahayanya kanker. Pertumbuhannya terlalu cepat tanpa menyisakan waktu bagi Anda untuk berpikir pengobatan terbaik. Semoga bermanfaat …

Tanaman Obat Kanker Darah

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Leukemia Pada Anak

Kanker Leukemia Pada Anak

 

Kanker Leukemia Pada Anak – Kanker dapat menyerang organ tubuh manapun. Darah salah satunya. Kanker darah atau kanker leukemia adalah kanker yang paling banyak menyerang anak-anak dan remaja. Apa itu kanker darah? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu kanker darah ?

Sel darah putih adalah salah satu jenis darah yang diproduksi dalam sumsum tulang belakang tubuh manusia. Sel darah putih memegang peranan sangat penting, karena mampu melindungi tubuh dari infeksi hingga kondisi medis lain yang mungkin tak terdeteksi, bila masih dalam jumlah yang wajar.

Namun, terdapat kondisi di mana sumsum tulang belakang memproduksi sel darah putih yang abnormal, atau biasa dikenal dengan kanker darah (leukemia). Sel-sel leukemia ini berkembang dan bertumbuh dengan sangat cepat, hingga melebihi jumlah yang dianjurkan. Kondisi ini membahayakan tubuh karena meningkatkan risiko tubuh terpapar selain infeksi, juga anemia hingga pendarahan.

Kanker Leukemia Pada Anak

Kanker Leukemia Pada Anak

Kanker darah atau leukemia yang dialami oleh anak kerap tidak mudah untuk dideteksi sejak stadium awal. Kadang gejala yang muncul tidak gampang diamati sehingga orang tua berpikir anaknya sehat. Namun perlu diwaspadai, untuk leukemia termasuk jenis kanker yang paling sering ditemukan pada anak dibanding jenis kanker lainnya. Setiap tahunnya, ada sekitar 41.000 kasus baru terkait kanker anak. Dari jumlah tersebut, mayoritasnya adalah leukemia.

Kanker leukemia pada anak dapat disebabkan karena virus human T-cell atau virus lainnya seperti leukemia feline dan retrovirus. Penyebab selanjutnya adalah orang tua perokok aktif karena kandungan kimia yang membahayakan kesehatan anak pada saat di dalam kandungan. Untuk membantu anda dalam mengidentifikasi leukemia maka anda dapat melakukan beberapa identifikasi terhadap gejala kanker darah.

Berikut adalah gejala kanker leukemia pada anak :

  • Anak anda mengalami demam bahkan hingga mengeluarkan keringat pada malam hari. Anak lebih sering mengalami demam karena darah putih yang menurun sehingga penderita mudah infeksi.
  • Wajah anak seringkali mengalami pucat dan kelelahan. Hal ini terjadi karena menurunnya sel darah merah.
  • Anak lebih mudah mengalami infeksi yang disebabkan sel darah putih yang menurun.
  • Anak lebih sering mengalami nyeri-nyeri pada bagian tulang yang disebabkan karena sel darah yang terkena leukemia masuk ke dalam selaput antara tulang dan juga otot.
  • Anak mengalami penurunan berat badan disertai dengann gangguan kesehatan yang lebih rentan terkena infeksi.
  • Anak mengalami pembengkakan pada bagian leher dan juga ketiak. Pada kelenjar getah bening terjadi pembengkakan harus diwaspadai segera periksakan ke dokter.
  • Anak mengalami perut yang membesar dikarenakan limfa yang ada di bagian perut mengalami masalah.
  • Gejala yang khas pada anak yang mengalami leukemia adalah seringkali terjadi mimisan yang disertai dengan bintik-bintik merah yang terjadi pada bagian tubuh. Hal ini dikarenakan terjadi pembengkakan limfa pada anak.

Apabila anak anda mengalami hal hal diatas, segera membawa anak anda ke dokter untuk mengidentifikasi gejala leukemia. Sehingga kondisi dini akan membantu dalam penanganan anak yang menderita leukemia. Dengan demikian dapat melakukan pencegahan dini yang dapat membantu mengurangi kondisi yang semakin buruk pada anak.

Mencegah Kanker Leukemia Pada Anak

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Sebagai orang tua yang baik dan bijak, Anda harus ekstra perhatian dalam merawat anak Anda agar dapat meminimalisir resiko munculnya penyakit leukimia. Cara-cara mencegah kanker leukemia pada anak dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Jangan beri makanan yang mengandung bahan kimia/terpapar bahan kimia pada anak. Makanan-makanan instan berpengawet harus dijauhkan dari anak dan berilah anak pengertian agar ia paham bahwa makanan itu berbahaya bagi kesehatan tubuhnya.
  2. Hindari asap rokok. Efek asap rokok sangat berbahaya karena tak hanya dapat menyebabkan leukimia melainkan juga kanker jenis lain. Jauhkan anak dari orang-orang yang merokok dan pastikan diri Anda juga tidak merokok.
  3. Hindari menghirup pestisida. Anak yang tinggal di area pedesaan atau dekat area perkebunan mungkin akan sering terkena paparan aroma pupuk pertanian atau pestisida. Hal ini berbahaya, maka jauhkan anak-anak dari menghirup aroma pestisida atau berada dekat dengan areal pertanian saat baru disemprot.
  4. Minimalkan radiasi alat elektronik. Sulit memang untuk lepas dari alat-alat elektronik pada kehidupan modern ini. Ponsel, televisi dan komputer sebenarnya berbahaya bagi anak-anak karena dapat menghantarkan radiasi yang bisa memicu resiko terkena leukimia. Jangan berikan gadget pada anak dan batasi menonton televisi atau layar komputer terlalu lama.
  5. Makan makanan kaya serat. Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah leukimia.

s-lutena obat kanker darahSolusi yang paling tepat untuk mengobati kanker leukemia pada anak adalah dengan mengambil pengobatan alternatif yaitu dengan mengkonsumsi obat Anti Kanker S.Lutena. S.Lutena terbukti efektif dalam mengobati berbagai macam jenis penyakit terutama untuk leukimia.

S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

*Disclaimer: Hasil yang diperoleh setiap individu bisa berbeda karena berbagai faktor.

Info Pemesanan KLIK !!

Kanker Leukemia Pada Anak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Leukimia Stadium 1

Gejala Leukimia Stadium 1

 

Gejala Leukimia Stadium 1 – Banyak kasus leukemia yang tidak disadari pasien hingga akhirnya terdiagnosa pada stadium akhir. Inilah yang menyebabkan penyakit ini dianggap sangat mematikan. Karena ketika penyakit ini berhasil terdiagnosa, kondisi relatif sudah sangat berat dan hanya memiliki potensi kesembuhan yang rendah.

Sebenarnya, leukemia atau kadang lazim disebut dengan kanker darah ini merupakan kondisi dimana sel-sel pada sum-sum tulang belakang yang memproduksi sel darah putih bekerja di luar mekanisme seharusnya.

Pada mekanisme seharusnya, sel darah putih hanya diproduksi ketika muncul sinyak infeksi atau benda asing yang masuk dalam tubuh. Jumlah diproduksi terbatas sebagai bagian sistem daya tahan tubuh. Namun aktivitas abnormal sel sum-sum tulang belakang membuat produksi sel darah putih menjadi berlebihan.

Sel darah putih dalam jumlah berlebihan akan menyebabkan sifatnya menjadi ganas. Bila sebelumnya berfungsi untuk mengatasi serangan infeksi, maka kini sel darah putih juga akan menyerang sel darah merah dan trombosit. Tubuh akan menampakan sejumlah gejala yang menandakan tubuh kekurangan sel darah merah dan trombosit.

Gejala Leukimia Stadium 1

Gejala leukimia stadium 1 sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  1. Kulit pucat

Kanker dalam darah bisa membuat sel darah rusak atau menghambat produksi sel darah merah di sumsum tulang Akibatnya, bisa terjadi anemia yang menyebabkan kulit terlihat pucat. Tangan juga bisa terasa dingin sepanjang hari.

Gejala Leukimia Stadium 1

Gejala Leukimia Stadium 1

  1. Memar

Muncul memar pada kulit secara tiba-tiba bisa jadi tanda leukemia. Selain memar, bisa juga hanya muncul bintik-bintik merah. Hal ini disebabkan oleh rendahnya trombosit sehingga terjadi perdarahan.

  1. Penurunan Berat Badan

Gejala leukimia stadium 1 ditunjukkan dengan berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan.

  1. Berkeringat Di Malam Hari

Salah satu gejala leukimia stadium 1 adalah selalu berkeringat pada malam hari. Sehingga jika Anda berkeringat secara berlebihan atau tidak normal di malam hari, Anda perlu mewaspadainya.

  1. Kelelahan

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat, mungkin hal ini adalah gejala kanker darah awal. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.

  1. Darah Sulit Berhenti Saat Terluka

Normalnya jika tidak mengidap kanker darah ketika darah keluar karena terjatuh dan lainnya maka darah akan segera menggumpal dan aliran darah terhenti serang bebearapa menit.

Namun, halnya jika yang mengalami adalah penderita kanker darah dimana darah yang keluar akan sulit berhenti atau dihentikan, akibatnya akan kekurangan darah (anemia).

  1. Pernapasan Abnormal

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh juga merupakan gejala kanker darah stadium awal.

  1. Pembengkakan kelenjar limfa

Sel darah putih memang mengalir dalam tubuh melalui jaringan limfa, yang merupakan bagian dari sistem daya tahan tubuh. Itu sebabnya ketika kadar sel darah putih tinggi, maka terjadi penumpukan sel darah putih pada kelenjar limfa dan akhinya kelenjar limfa berikut dengan jaringan dan salurannya akan membengkak.

Lokasi kelenjar limfa berada di sekitar ketiak, leher, dada, pangkal paha dan beberapa lokasi lain. Anda bisa meraba sejumlah lokasi ini untuk memastikan ukurannya tidak terlalu menonjol. Biasanya pembengkakan disertai rasa nyeri dan linu.

  1. Infeksi

Gejala leukimia stadium 1 adalah tubuh rentan terkena infeksi, di mana sistem immune tubuh akan menurun sehingga penyakit mudah menginfeksi.

  1. Berkurangnya Kontrol Otot

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu merupakan salah satu gejala kanker darah stadium awal. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

Gejala kanker darah awal lainnya adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

Jangan abaikan setiap gejala kecil yang Anda curigai. Pastikan untuk mengeceknya pada dokter terlebih dahulu agar meyakinkan bahwa Anda bebas dari kanker darah dan gejala leukimia stadium 1.

Untuk mencegah terjadinya leukemia, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Berolah raga secara teratur supaya metabolisma tubuh selalu lancar dan jarang terkena penyakit. Karena olah raga membantu melancarkan peredaran darah dan distribusi oksigen ke dalam tubuh.
  • Mengkonsumsi makanan yang sehat, yang kaya nutrisi dan vitamin C sehingga bekerja sebagai anti oksidan dalam tubuh yang menangkal efek dari radikal bebas penyebab kanker darah.

Solusi yang paling tepat untuk mengobati leukimia adalah dengan mengambil pengobatan alternatif yaitu dengan mengkonsumsi obat Anti Kanker S.Lutena. S.Lutena terbukti efektif dalam mengobati berbagai macam jenis penyakit terutama untuk leukimia.

Obat Kanker Darah

S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

*Disclaimer: Hasil yang diperoleh setiap individu bisa berbeda karena berbagai faktor.

Info Pemesanan KLIK !!

Gejala Leukimia Stadium 1

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Leukemia

Cara Mencegah Leukemia

 

Cara Mencegah Leukemia – Leukemia adalah kanker sel darah yang memburuk. Pasien yang menderita penyakit ini akan memproduksi sel darah putih yang belum matang dalam jumlah besar, sehingga mencegah sel darah untuk melakukan tugas mereka.

Kondisi ini dapat menimpa anak-anak dan orang dewasa. Meskipun diagnosa lebih banyak ditemukan pada orang dewasa, mereka yang berusia diatas 20 tahun memiliki hasil perawatan (prognosa) yang lebih baik.

Penyebab Kanker Darah (Leukemia)

Seperti kebanyakan jenis kanker, penyebab pasti kanker darah belum diketahui. Satu yang pasti adalah bagaimana kondisi ini berkembang: tubuh memproduksi sel darah yang berbeda-beda dari sumsum tulang, bagian lembut dari tulang. Sel-sel darah ini diproduksi oleh sel induk. Sel darah merah bertanggungjawab untuk mengalirkan oksigen ke sel-sel lainnya, sementara sel darah putih bertindak sebagai prajurit yang menjaga lapisan pertahanan tubuh dan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Cara Mencegah Leukemia

Cara Mencegah Leukemia

Akan tetapi, sel harus mati dalam proses yang disebut apoptosis. Sel kanker darah tidak melalui tahapan ini, sehingga jumlah sel darah putih dalam darah semakin menumpuk. Pada jangka panjang, mereka dapat menyebabkan banyak sekali penyakit serius termasuk kekurangan sel darah merah atau anemia.

Terdapat empat jenis utama kanker darah:

  • Leukemia Mieloid Akut – Ini merupakan jenis kanker darah yang paling cepat berkembang. Jenis kanker ini ditandai dengan produksi sel yang tidak berkembang menjadi sel darah putih. Jenis ini terbagi ke dalam delapan sub-jenis berdasarkan sumber kondisinya.
  • Leukemia Limfositik Akut (ALL) – Jenis kanker darah ini seringkali terjadi pada kelompok usia tertentu: pada anak-anak berusia di bawah 15 tahun dan orang dewasa berusia di atas 45 tahun. Namun, kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, terutama anak laki-laki. Pada jenis ini, sel yang belum matang terkumpul dari sumsum, mengalir melalui aliran darah, dan disebarkan ke beberapa bagian tubuh termasuk otak dan hati. Karena sel tersebut dapat membelah diri dan menyebar kemana-mana, kasus yang diderita pasien dapat bertambah parah dengan cepat. Para pasien yang menderita ALL juga seringkali memiliki lebih banyak sel B, yang berarti mereka dapat melawan infeksi, namun tidak membunuh bakteri.
  • Leukemia Mieloid Kronis – Kanker jenis ini cukup unik karena hanya jenis ini yang memiliki hubungan dengan gen cacat yang disebut ABL dan BCR, yang disebabkan oleh masalah pada kromosom Ph.
  • Leukemia Limfositik Kronis – Memiliki karakter seperti ALL, namun kanker jenis ini berkembang dengan lebih lambat, bahkan hingga bertahun-tahun.

Karena kanker darah kronis (berkepanjangan) memerlukan waktu untuk dapat berkembang, tidak menutup kemungkinan bila jenis ini dapat berubah menjadi akut (tiba-tiba). Para pasien sangat dianjurkan untuk mengawasi perkembangannya dan menjalani perawatan yang diperlukan untuk meningkatkan prognosa mereka.

Kanker darah juga sering dihubungkan dengan berbagai faktor resiko termasuk kelainan genetis, kelainan darah, dan paparan senyawa kimia terutama bensol. Mereka yang pernah mendapat pengobatan bagi jenis kanker lainnya juga beresiko untuk terkena kanker darah setelahnya. Kebiasaan merokok sering dihubungkan dengan meningkatnya resiko terkena leukemia mielogenus akut. Riwayat keluarga juga dapat menyebabkan kondisi tersebut, namun presentasenya tidak begitu tinggi.

Cara Mencegah Leukimia

Berikut beberapa cara mencegah leukemia, antara lain :

  1. Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai cara mencegah leukimia.

  1. Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara mencegah kanker yang baik. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

  1. Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia dan jenis kanker lainnya, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  1. Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk cara mencegah leukimia.

  1. Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk cara mencegah leukimia.

  1. Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  1. Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk cara mencegah leukimia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  1. Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah leukimia.

Selain cara mencegah leukemia di atas, tips mencegah kanker darah selnjutnya dapat dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

s-lutena obat kanker darahS-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda! Cara Mencegah Leukemia

Cara Mencegah Leukemia

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Leukemia Pada Anak

Jenis Leukemia Pada Anak

 

Jenis Leukemia Pada Anak – Leukemia  adalah jenis penyakit yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang.  Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oksigen ke dalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Jenis Leukemia Pada Anak

Jenis Leukemia Pada Anak

Leukimia umumnya muncul pada diri seseorang sejak masa kecilnya, sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih memproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri.

Pada kasus Leukemia, sel darah putih tidak merespon kepada tanda/ signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih abnormal ini berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya.

Jenis Leukemia Pada Anak

Leukimia pada anak sendiri terbagi dalam beberapa jenis, dimana jenis tersebut dikelompokkan berdasarkan penyebab dan gejala yang ditimbulkan. Kita sangat perlu untuk mengetahui jenis leukimia tersebut agar dapat menentukan pengobatan yang tepat jika memang mengalami kondisi tersebut atau jika penyakit ini menyerang anak-anak. Adapun jenis leukemia pada anak yang umumnya terjadi di dunia ini adalah sebagai berikut.

  1. Leukimia Limfotik Akut

Jenis leukimia ini juga disebut acute lymphocytic leukimia (ALL), dimana sel kanker akan mengganggu fungsi limfosit di dalam tubuh. Jenis kanker darah satu ini merupakan jenis yang paling sering menyerang anak-anak, dan anak yang mengalaminya kebanyakan akan mudah mengalami infeksi yang serius. Hal tersebut terjadi karena limfosit yang fungsinya menghasilkan antibodi untuk mencegah infeksi mengalami gangguan sehingga anak akan rentan mengalami infeksi bakteri, virus dan jamur.

  1. Leukimia Mielogen Akut

Kanker darah ini juga sering disebut acute myelogenous leukemia (AML), dimana sel kanker menyerang sel myeloid. Jadi sel pembentukan sel myeloid di dalam tubuh tidak akan terjadi secara sempurna, sehingga dapat menyumbat pembuluh darah. Tentu saja berbagai penyakit berbahaya dapat terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah tersebut, sehingga anak-anak juga dapat mengalami penyakit komplikasi akibat serangan kanker darah atau leukimia jenis ini.

  1. Leukimia Limfotik Kronis

Jenis leukimia ini disebut juga chronic lymphocytic leukimia (CLL), dimana sel kanker darah juga menyerang limfotik. Bedanya dengan yang akut, gejala hampir tidak dirasakan pada stadium awal. Jadi umumnya penderita leukimia jenis ini baru bisa terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Umumnya penyakit ini menyerang orang dewasa yang telah berusia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan juga bisa menyerang anak-anak atau remaja. Penyakit ini akan bersarang lama di tubuh penderita hingga merusak berbagai fungsi di dalam tubuh. Saat semua sudah mengalami gangguan barulah penderita mengeluhkan gejala yang membuatnya tidak nyaman dan terdeteksi bahawa sudah mengalami kanker darah stadium lanjut.

  1. Leukimia Myelogen Kronis

Jenis kanker darah yang juga menyerang sel myelogen ini juga disebut chronic myelogenous leukemia (CML), yang juga lebih banyak menyerang orang dewasa namun anak-anak juga ada yang mengalaminya. Mirip dengan leukimia limfotik kronis, leukimia myelogen kronis juga berlangsung cukup lama dan baru disadari saat kanker darah sudah cukup parah. Pada tahap awal sel kanker yang berkembang cukup lambat karena itu gejalanya pun hampir tidak dirasakan. Namun saat memasuki stadium lanjut, sel kanker berubah dan berkembang dengan pesat sehingga penderitanya dapat mengalami penurunan kondisi kesehatan yang sangat drastis. Dan di saat itulah baru si penderita diketahui mengidap kanker darah.

Gejala dan tanda yang harus diwaspadai

  • Anemia atau pucat.

Anemia terjadi karena tubuh kekurangan sel darah. Anak-anak leukemia umumnya mengalami anemia dengan ciri-ciri muka pucat, tak bertenaga alias lemas, gampang lelah dan sesak napas.

  • Demam berkepanjangan dan mudah terkena infeksi.

Karena sel darah putihnya abnormal, kuman yang masuk jadi tidak bisa dilawan sel darah putih. Sel darah putih yang harusnya bertugas melindungi tidak berfungsi. Akibatnya anak jadi rentan kena infeksi dan sering demam. Demam dan infeksi adalah tanda awal leukemia. Tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi.

  • Pembengkakan Kelenjar.

Kelenjar getah bening bengkak merupakan salah satu gejala awal sering diamati pada anak leukemia. Bengkak akibat kelenjar bisa terlihat di dada, pangkal paha leher dan ketiak. Kelenjar getah bening bisa membengkak karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal. Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

  • Nyeri tulang.

Nyeri tulang ini bukan karena luka atau memar. Nyeri tulang pada anak leukemia biasanya semakin memburuk dari waktu ke waktu karena sumsum tulangnya terakumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.

  • Mudah berdarah dan memar.

Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.

Gejala lainnya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, kehilangan nafsu makan, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae. Untuk memastikan anak menderita leukemia harus dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic dan tekan tulang belakang. Jenis Leukemia Pada Anak

Jenis Leukemia Pada Anak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Kanker Darah Akut

Obat Kanker Darah Akut

 

Obat Kanker Darah Akut – Kanker darah merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi, sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen kedalam tubuh dan platelet bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah.

Obat Kanker Darah Akut

Obat Kanker Darah Akut

Kanker darah akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari.

Gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Apa saja obat kanker darah akut ?

Untuk Anda yang tengah berusaha mencari pengobatan kanker darah terbaik, ada beberapa jenis tanaman herbal Anti Kanker yang dapat di gunakan sebagai Obat Kanker Darah Akut. Berikut ini daftar tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat kanker darah akut  :

  1. Obat Kanker Darah Akut – Kunyit Putih

Masyarakat sejak lama sudah mengenal 2 jenis kunir putih yaitu kunir putih gombyok atau kunir putih pepet. Ternyata Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas yang lebih tinggi untuk mengatasi kanker & tumor. Obat Kanker herbal ini mampu mengobati kanker leher rahim, payudara, hati, paru – paru, leukimia atau kanker darah, otak dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker dan tumor. Cara penggunaan obat kanker herbal ini : 1 sendok teh peras diseduh dengan ½ gelas air panas (100 cc) kemudian diendapkan dan yang diminum hanya airnya.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Keladi Tikus

Keladi tikus juga telah diteliti sebagai tanaman obat kanker herbal yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker. Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 50 gram) direndam selama 30 menit, tumbuk halus dan peras. Air perasan ini disaring lalu diminum.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Air Perasan Temulawak

Air perasan temu lawak juga mujarab sebagai obat kanker herbal. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Mengkudu

Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman obat kanker herbal. Daging buah mengkudu mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Daun Dewa

Tanaman satu ini telah dikenal sebagai anti kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur kesayangan.

  1. Obat Kanker Darah Akut– Benalu

Benalu sering kali dikatakan sebagai tanaman pengganggu yang tak bermanfaat. Nyatanya kini benalu memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Senyawa di dalam benalu diketahui mampu menghambat keganasan pertumbuhan sel kanker. Caranya dengan merebus benalu menjadi teh dan dikonsumsi setiap hari. Teh ini sangat baik dijadikan obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi menggunakan obat anti kanker).

Selain dengan obat kanker darah akut diatas, kanker darah akut bisa di sembuhkan dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !!

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Obat Kanker Darah Akut

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment