Cara Mencegah Leukimia

Cara Mencegah Leukimia

 

Cara Mencegah Leukimia  – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Cara Mencegah Leukimia

Cara Mencegah Leukimia

Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain, seperti hati, limfa, paru-paru, ginjal, bahkan hingga ke otak dan tulang belakang.

Gejala-gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Cara Mencegah Leukimia

Berikut beberapa cara mencegah kanker darah leukimia, antara lain :

  1. Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai cara mencegah leukimia.

  1. Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara mencegah kanker yang baik. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

  1. Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia dan jenis kanker lainnya, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  1. Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk cara mencegah leukimia.

  1. Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk cara mencegah leukimia.

  1. Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  1. Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk cara mencegah leukimia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  1. Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah leukimia.

Selain cara mencegah leukimia di atas, tips mencegah kanker darah selnjutnya dapat dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

s-lutena obat kanker darahS-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Cara Mencegah Leukimia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Kanker Darah Stadium Akhir

Ciri Ciri Kanker Darah Stadium Akhir

 

Ciri Ciri Kanker Darah Stadium Akhir – Kanker darah adalah salah satu kanker yang sering merenggut banyak nyawa, sehingga banyak penderitanya yang merasa pesimis saat mereka divonis terkena penyakit mematikan tersebut.

Ciri Ciri Kanker Darah Stadium Akhir

Ciri Ciri Kanker Darah Stadium Akhir

Penyakit kanker darah ini biasanya disebabkan dari radiasi pada lingkungan, misalnya radiasi bom nuklir. Radiasi tersebut menyebabkan gangguan-gangguan pada sel darah Anda yang menyebabkan pertumbuhan sel darah putih menjadi tak terbatas.

Di antara seluruhnya tahapan, ialah kanker darah stadium 1, 2, 3 & 4, step keempat ialah yg paling berbahaya lantaran ini yakni step terakhir perkembangan kanker. Tingkat keping darah dapat menurun drastis. Seandainya di step 3 kanker tersebar ke organ-organ badan terkecuali limpa & hati, kepada step ini kanker dapat mempengaruhi paru-paru. Di samping itu, anemia pun dapat berlangsung lebih akut. Step ini yakni step yg paling beresiko. Berikut ciri ciri kanker darah stadium 4, antara lain :

  1. Demam tinggi yang terjadi terus menerus

Berbeda dengan dase awal, demam pada tahap ini dapat terjadi terus menerus dengan suhu yang tinggi dan tanpa sebab yang jelas.

  1. Anemia yang cepat memburuk

Seperti yang telah di sebutkan di atas, gejala anemia yang buruk adalah cepat lelah, jantung berdebar keras dan cepat serta pucatnya warna kulit. Anemia ini akan sangat sulit untuk diobati meski telah dilakukakan tranfusi darah.

  1. Nyeri tulang yang sangat hebat

Sel darah putih yang menginfiltrasi tulang dalam jumlah yang besar akan menyebablan gejala ini. Pada awalnya terjadi di tulang dada bagian tengah dan bila sudah lebih lanjut nyeri dapat dirasakan di tulang panjang, seperti tulang paha atau lengan. Nyeri bersifat sangat hebat sehingga obat penghilang rasa nyeri pun tidak cukup membantu menghilangkan nyeri ini.

  1. Perdarahan spontan pada tubuh tanpa sebab

Ciri ciri kanker darah stadium 4 lainnya adalah terjadinya perdarahan tanpa sebab. Perdarahan ini dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Gambaran klinis dapat terjadi bintik-bintik merah sampai ungu pada kulit, memar tanpa sebab pada kulit, batuk berdarah, air seni yang kemerahan, dan yang paling berbahaya adalah perdarahan pada otak yang dapat menyebabkan stroke dan kematian.

Pengobatan Kanker Darah Stadium 4

Untuk mengobati dan mencegah Kanker Darah Stadium 4,  Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker.

Obat Kanker Darah S LutenaSelain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini HALAL untuk dikonsumsi. S-Lutena dikenal sebagai obat ANTI KANKER No. 1 di JEPANG, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat ANTI KANKER yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah BEBAS dari EFEK SAMPING karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai suplemen ANTIKANKER yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S.Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Ciri Ciri Kanker Darah Stadium Akhir

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengobati Kanker Darah

Cara Mengobati Kanker Darah

 

Cara Mengobati Kanker Darah – Leukemia atau disebut juga kanker darah adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oksigen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Cara Mengobati Kanker Darah

Cara Mengobati Kanker Darah

Kanker darah dapat menyerang individu dewasa maupun anak dan balita. Oleh karena itu perlu dilakukan pengenalan lebih detail apa saja yang dapat menyebabkan kanker darah dan gejala apa saja yang tampak sehingga dapat dilakukan deteksi dini agar penderita kanker dapat diberikan penanganan dengan segera.

Bagaimana cara mengobati kanker darah secara alami ?

Untuk Anda yang tengah berusaha mencari cara mengobati kanker darah secara alami, ada beberapa jenis tanaman obat kanker yang dapat di gunakan sebagai Cara Mengobati Kanker Darah Secara Alami. Berikut ini beberapa daftar tanaman obat kanker yang ddapat digunakan untuk cara mengobati kanker darah secara alami, antara lain  :

  • Ekstrak Daun Sirsak

Ekstrak daun sirsak sangat direkomendasikan sebagai tanaman obat kanker karena memang di dalamnya ada senyawa acetogenins yang bisa membuat sel kanker mati. Paling tidak, dengan kandungan tersebut pertumbuhan sel kanker akan dapat diperlambat. Senyawa acetogenins tidak akan membahayakan sel-sel tubuh yang sehat di dalam tubuh karena hanya sel kanker saja yang akan dilawan. Memiliki kekuatan 10 ribu kali lebih besar daripada obat kemoterapi, ekstrak daun sirsak bersama senyawa acetogeninsnya diketahui mampu membasmi lebih dari dua belas macam penyakit kanker menurut penelitian yang telah membuktikannya. Maka tak ada salahnya untuk mulai mempertimbangkan obat alami satu ini.

  • Tapak Dara

Tanaman obat kanker dari daun tapak dara. Daun tapak dara atau dalam bahasa latin dikenal Catharanthus roseus ini memiliki khasiat menyembuhkan dan mencegah kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tapak dara mengandung 2 senyawa alkaloid vinka, vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini berperan aktif menghambat perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Sehingga tidak serta merta merusak sel normal lainnya yang berada di sekitar pertumbuhan sel kanker.

Cara membuat tamanan obat kanker dari daun tapak dara cukup mudah, sediakan 22 lembar daun tapak dara, kulit kayu pulasari serta buah adas. Rebus semua bahan bersama 3 gelas air  sembari dibubuhi gula merah untuk menetralisir rasa pahitnya. Tunggu hingga air sisa setengah, angkat lalu saring minuman tersebut. Konsumsi secara rutin selama sebulan sebagai pengobatan.

  • Kunyit Putih

Masyarakat sejak lama sudah mengenal 2 jenis kunir putih yaitu kunir putih gombyok atau kunir putih pepet. Ternyata Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas yang lebih tinggi untuk mengatasi kanker & tumor. Tanaman obat kanker ini mampu mengobati kanker leher rahim, payudara, hati, paru–paru, leukimia, otak dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker dan tumor. Cara mengobati kanker darah dengan tanaman obat kanker ini cukup mudah, siapkan 1 sendok teh peres diseduh dengan ½ gelas air panas (100 cc) kemudian diendapkan dan yang diminum hanya airnya.

  • Keladi Tikus

Keladi tikus juga telah diteliti sebagai tanaman obat kanker herbal yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker. Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 50 gram) direndam selama 30 menit, tumbuk halus dan peras. Air perasan ini disaring lalu diminum.

  • Mengkudu

Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman obat kanker herbal. Daging buah mengkudu mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.

  • Daun Dewa

Daun dewa telah dikenal sebagai tanaman obat kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur kesayangan. Cara mmengobati kanker darah menggunakan daun dewa sangat mudah, ramuannya : Pertama-tama, sediakan 30 gram daun dewa segar, 20 gram temulawak putih, 30 gram jombang. Rebus semua bahan tersebut bersama 600 cc air, tunggu hingga air tersisa setengahnya. Kemudian saring air rebusan untuk dikonsumsi sari patinya setiap hari.

Sudah tahu bukan beberapa bagaimana cara mengobati kanker darah secara alami ? Cobalah untuk meracik sendiri semua bahan di rumah agar terjamin kebersihannya. Untuk Anda yang ingin mencegah kanker pun, tak ada salahnya mengkonsumsi beberapa bahan herbal di atas. Karena kita tidak tahu seberapa bahayanya kanker. Pertumbuhannya terlalu cepat tanpa menyisakan waktu bagi Anda untuk berpikir pengobatan terbaik.

Cara Mengobati Kanker Darah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Darah Stadium 1

Kanker Darah Stadium 1

 

Kanker Darah Stadium 1 – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Kanker Darah Stadium 1

Kanker Darah Stadium 1

Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain, seperti hati, limfa, paru-paru, ginjal, bahkan hingga ke otak dan tulang belakang.

Secara umum, kanker darah atau leukemia menyangkut sumsum tulang yang menjadi tempat pembuatan sel darah putih. Sel yang umumnya efektif membasmi infeksi ini tumbuh secara tidak normal sehingga akhirnya membuat kekebalan tubuh tidak berfungsi secara maksimal.

Apa penyebab kanekr darah ?

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Namun, diduga mutasi DNA dalam sel darah putih menyebebakan perubahan tindakan setiap sel, Selain itu, perubahan lain dalam sel darah putih  akibat faktor gen dan lingkungan juga diperkirakan turut berperan memicu leukemia.

Gejala Kanker Darah Stadium 1

Gejala kanker darah stadium 1 sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  1. Pembengkakan Internal

Gejala kanker darah stadium 1 juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan serta di depan dan belakang leher. Hati dan limpa juga akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri di bawah tulang rusuk.

  1. Penurunan Berat Badan

Gejala kanker darah stadium 1 juga ditunjukkan oleh berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan.

  1. Berkeringat Di Malam Hari

Salah satu gejala kanker darah stadium 1 adalah selalu berkeringat pada malam hari. Sehingga jika Anda berkeringat secara berlebihan atau tidak normal di malam hari.

  1. Kelelahan

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat, mungkin hal ini adalah gejala kanker darah stadium 1. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.

  1. Sering Mengalami Pendarahan

Orang yang menderita leukemia akan mudah sekali mengalami pendarahan meskipun hanya luka kecil. Bahkan jika luka memar saja membutuhkan waktu penyembuhan yang lama, bisa jadi merupakan gejala kanker darah stadium 1.

  1. Pernapasan Abnormal

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh juga merupakan gejala kanker darah stadium awal.

  1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala kanker darah stadium 1 termasuk pembengkakan kelenjar getah bening disertai dengan demam, lemas, mual, dan nafsu makan hilang. Pembengkakan kelenjar getah bening tidak mudah terdeteksi, namun gejala tersebut disertai pembengkakan lainnya yang harus ditanggapi serius.

  1. Infeksi

Gejala kanker darah stadium 1 adalah tubuh rentan terkena infeksi, di mana sistem immune tubuh akan menurun sehingga penyakit mudah menginfeksi.

  1. Berkurangnya Kontrol Otot

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu merupakan salah satu gejala kanker darah stadium awal. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

Gejala kanker darah stadium 1 lainnya adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

Jangan abaikan setiap gejala kecil yang Anda curigai. Pastikan untuk mengeceknya pada dokter terlebih dahulu agar meyakinkan bahwa Anda bebas dari kanker darah dan gejala kanker darah stadium 1.

Kanker Darah Stadium 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Darah Leukimia

Cara Mencegah Kanker Darah Leukimia

 

Leukemia adalah kanker darah yang berkembang dari kelebihan produksi sel darah putih yang belum matang. Karena jumlah sel darah putih yang sangat banyak dalam aliran darah dan sumsum tulang, maka sel-sel darah lainnya terganggu proses pembuatannya. Akibatnya, sel-sel darah putih dan sel darah lainnya tidak mampu berfungsi sebagaimana seharusnya. Orang-orang dengan leukemia anemia dan rentan terhadap memar, perdarahan, dan infeksi. Leukemia diklasifikasikan menjadi leukimia akut dan leukimia kronis. Leukemia diklasifikasikan lebih lanjut sesuai dengan jenis sel darah putih yang terlibat.

Cara Mencegah Kanker Darah Leukimia

Cara Mencegah Kanker Darah Leukimia

Penyebab

Tidak ada yang tahu persis apa yang menyebabkan leukemia, tetapi kelainan kromosom, paparan polusi, paparan radiasi, dan merokok dapat menjadi faktor risiko. Pengobatan biasanya meliputi kemoterapi dan tulang transplantasi sumsum tulang.

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Darah Leukimia ?

Berikut beberapa cara mencegah kanker darah leukimia, antara lain :

  • Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai cara mencegah kanker darah leukimia.

  • Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara mencegah kanker yang baik. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

  • Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia dan jenis kanker lainnya, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  • Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk cara mencegah kanker darah leukimia.

  • Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk cara mencegah kanker darah leukimia.

  • Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  • Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  • Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah kanker darah leukimia.

s-lutena obat kanker darahSelain cara-cara di atas, cara mencegah kanker darah leukimia juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Cara Mencegah Kanker Darah Leukimia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Darah Pada Anak

Ciri-Ciri Kanker Darah Pada Anak

 

Kanker darah biasa dikenal dengan leukemia merupakan suatu kondisi yang mana sel darah putih lebih banyak daripada sel darah merah. Terjadinya leukemia disebabkan oleh kondisi sel darah putih yang abnormal sehingga sel darah putih merusak sel darah merah di dalam tubuh. Kanker darah merupakan salah satu jenis kanker yang masuk ke dalam jenis kanker yang paling mematikan di dunia. Kanker darah dapat menyerang individu dewasa maupun anak dan balita. Oleh karena itu perlu dilakukan pengenalan lebih detail apa saja yang dapat menyebabkan kanker darah dan gejala apa saja yang tampak sehingga dapat dilakukan deteksi dini agar penderita kanker dapat diberikan penanganan dengan segera.

Ciri-Ciri Kanker Darah Pada Anak

Ciri-Ciri Kanker Darah Pada Anak

Apa saja ciri-ciri kanker darah pada anak ?

Ciri-ciri kanker darah perlu Anda ketahui supaya Anda bisa mengatasinya sejak dini jika kanker tersebut mulai menyerang Anda. Kanker darah ini adalah salah satu kanker yang sering merenggut banyak nyawa, sehingga banyak penderitanya yang merasa pesimis saat mereka divonis terkena penyakit mematikan tersebut.

Penyakit kanker darah ini biasanya disebabkan dari radiasi pada lingkungan, misalnya radiasi bom nuklir. Radiasi tersebut menyebabkan gangguan-gangguan pada sel darah Anda yang menyebabkan pertumbuhan sel darah putih menjadi tak terbatas. Jika Anda ingin mengetahui ciri-ciri orang yang terkena penyakit kanker darah, simak informasi berikut ini :

  • Ciri-ciri Kanker Darah Stadium Awal

Ciri-ciri kanker darah stadium awal mungkin baru akan Anda sadari jika Anda sudah pernah terluka dan mengeluarkan darah. Pada orang normal, ketika ia mengeluarkan darah dari tubuh, misalnya akibat terkena pisau, darah akan segera menggumpal dan aliran darahpun akan terhenti.

Namun, jika Anda mengalami gangguan pada sel darah Anda, ketika Anda terluka dan mengeluarkan darah, aliran darah tersebut akan sulit untuk dihentikan. Akibatnya, Anda bisa mengalami anemia atau kekurangan darah. Atau, Anda menemukan darah Anda berwarna pink. Itu bisa jadi gejala awal dari penyakit pada darah tersebut.

Ciri-ciri kanker darah leukemia selanjutnya, orang yang terkena penyakit kanker darah akan sering mengalami mimisan. Mungkin, pada orang normal, mimisan dapat terjadi karena suhu badan yang begitu tinggi. Mimisan yang terjadi karena suhu badan yang tidak stabil tersebut biasanya terjadi dalam waktu yang singkat.

Namun, pada penderita penyakit kanker darah, ia akan sering mengalami mimisan yang dibarengi dengan pusing kepala yang begitu hebat. Jika Anda sering mengalami mimisan dan sakit kepala yang sangat, Anda perlu mewaspadainya mulai sekarang.

Ciri-ciri kanker darah yang ketiga, orang tersebut sering mengalami pendarahan yang hebat pada gigi dan gusinya. Mungkin, pendarahan gusi pada orang yang kekurangan vitamin, darah yang keluar dari gusinya adalah darah yang segar dan itu cepat untuk diatasi. Sedangkan pada penderita leukemia, pendarahan pada gusi terjadi dalam waktu yang relative sering.

Pendarahan yang terjadipun sulit untuk diatas karena darah sangat sukar membeku. Ciri lainnya adalah sering merasakan nyeri pada sendi atau tulang belakangnya. Nyeri hebat yang bisa menyebabkan penderitanya mengalami demam yang tinggi dikarenakan sumsum tulang belakang yang sedang digempur oleh sel-sel kanker tersebut.

  • Ciri-ciri Kanker Darah Pada Anak

Selain itu, Anda juga sebaiknya mengetahui ciri-ciri kanker darah pada anak. Kebanyakan anak-anak tak begitu merasakan apa sakit yang dideritanya. Jadi, Anda sebagai orang tua yang harus mewaspadainya. Kanker darah pada anak biasanya akan menyebabkan anak menyusut berat badannya.

Penyusutan berat badan tersebut diakibatkan nafsu makannya yang main hari makin berkurang. Tanda lain dari kanker darah pada anak, anak akan kehilangan keseimbangan tubuhnya. Ia akan mudah jatuh saat berjalan. Atau, saat mereka jatuh dan terluka, lukanya akan sulit untuk diatasi karena aliran darahnya yang sukar membeku.

Ciri-ciri kanker darah pada anak tersebut tidak semua akan dialami oleh anak yang didiagnosa menderita kanker darah. Namun demikian, Anda harus tetap mengambil sikap siaga ketika anak mengalami perubahan kondisi, meskipun tidak semua gejala tersebut merupakan tanda anak Anda menderita kanker darah. Selain mengenali gejala awal, Anda juga perlu memahami apa saja yang menjadi penyebab terjadinya kanker darah. Semoga informasi tentang ciri-ciri kanker darah pada anak di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

Ciri-Ciri Kanker Darah Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Leukemia Stadium 2

Leukemia Stadium 2

 

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Penyakit ini pun terdiri dari tingkatan tertentu, mulai dari stadium awal yaitu leukemia stadium 1 dan leukemia stadium 2, hingga stadium lanjut yaitu stadium 3 dan 4. Nah kali ini, kami akan membahas mengenai Leukemia Stadium 2.

Leukemia Stadium 2

Leukemia Stadium 2

Pada leukemia stadium 2, penderita kanker darah leukimia tidak merasakan sakit yang terlalu menyiksa. Penderita hanya akan menemukan benjolan limfa bertambah banyak dan sesekali badan akan menggigil. Hal tersbut sebenarnya tidak mengganggu, namun pada tahap leukemia stadium 2 ini sebenarnya darah sedang dirusak oleh kanker. Jika darah rusak, sudah pasti penderita akan merasakan sakit parah. Kalau darah rusak karena kanker, sudah pasti organ tubuh lain akan merasakan imbasnya juga

Apa saja gejala leukemia stadium 2 ?

Khusus untuk gejala leukimia stadium 2 yang masih merupakan stadium awal, berikut ini adalah beberapa tanda-tandanya :

  1. Anemia

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari nilai normal. Nilai normal ini tentunya berbeda untuk setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Orang yang mengalami anemia akan terlihat pucat, mudah lelah, dan terkadang napasnya cepat karena pengaruh sel darah merah yang kurang dalam tubuh sehingga oksigen dalam tubuh pun berkurang. Anemia yang seringkali terjadi pada kaum hawa (seringkali karena faktor menstruasi) sebenarnya merupakan salah satu gejala dari leukemia atau kanker darah.

Anemia yang terjadi pada penderita leukemia juga disebabkan karena keberadaan sel darah putih yang terlalu banyak sehingga dapat mengurangi jumlah sel darah merah. Namun bukan berarti semua penderita anemia juga termasuk penderita leukemia. Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui keberadaan penyakit berbahaya ini.

  1. Mudah Terserang Infeksi

Fungsi dari sel darah putih adalah sebagai daya tahan tubuh manusia dalam melawan infeksi. Di dalam tubuh seseorang yang mengalami leukemia memang terdapat perkembangbiakan sel darah putih yang berlebihan, namun kondisinya adalah abnormal (tidak normal) serta tidak terkontrol. Hal ini tentunya akan menyebabkan fungsi dari sel darah putih tersebut akan terganggu. Sebagai akibatnya, tubuh seseorang yang mengalami leukemia akan mudah terkena infeksi baik virus maupun bakteri. Jika sudah demikian, berbagai keluhan akan dialami oleh penderita, seperti demam, batuk, dan keluarnya cairan putih dari hidung.

  1. Muka Pucat dan Lesu

Keberadaan sel darah putih yang berlebihan di dalam tubuh pada penderita leukemia akan menyebabkan menurunnya jumlah sel darah lain yaitu sel darah merah dan keping darah atau trombosit. Kondisi ini akan memberi dampak yang dapat terlihat dari wajah penderitanya yaitu pucat karena tubuhnya telah didominasi oleh sel darah putih. Selain itu penderita juga terlihat lesu dan kurang bergairah.

  1. Nyeri Tulang dan Persendian

Kondisi sel darah putih yang berlebihan akan menumpuk di dalam sumsum tulang. Akibatnya sumsum tulang akan menjadi mendesak padat dan hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang dan persendian.

  1. Mudah Lelah

Seperti yang sudah dipaparkan pada point pertama, anemia termasuk sebagai salah satu gejala adanya leukemia. Anemia merupakan kondisi kurangnya Hemoglobin atau sel darah merah. Selain bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sel darah merah juga berperan untuk mengedarkan sari-sari makanan yang dapat diubah kedalam bentuk energi.

Kondisi anemia pada penderita leukemia akan menyebabkan sel darah merah terus berkurang akibat sel darah putih yang berlebihan (sel darah merah dimakan oleh sel darah putih). Kondisi ini akan berimbas pada tubuh penderita, mereka akan merasa mudah lelah. Gejala leukemia stadium 2 ini adalah gejala paling umum yang dialami oleh penderita leukemia.

obat kanker darah slutenaUntuk mengobati dan mencegah Leukemia Stadium 2,  Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker.

Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini HALAL untuk dikonsumsi. S-Lutena dikenal sebagai obat ANTI KANKER No. 1 di JEPANG, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat ANTI KANKER yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah BEBAS dari EFEK SAMPING karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S.Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Leukemia Stadium 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Leukemia Limfoblastik Akut

Leukemia Limfoblastik Akut

 

Leukemia limfositik akut  juga dikenal dengan istilah leukemia limfoblastik akut, adalah salah satu jenis kanker yang menyerang sel darah putih yang disebut limfosit yang terdapat dalam sumsum tulang (bagian dalam lembut tulang, di mana sel-sel darah baru yang dibuat). Kata akut diberikan karena pada kenyataannya penyakit ini berlangsung dengan cepat, yang apa bila tidak segera diobati akan mengakibatkan hal yang sangat fatal. Sementara penggunaan kata limfositik memiliki arti bahwa limfosit yang merupakan salah satu jenis sel darah berkembanag terlalau dini atau belum matang.

Leukemia Limfoblastik Akut

Leukemia Limfoblastik Akut

Leukemia Limfoblastik Akut ini banyak terjadi pada anak-anak yakni 75%, sedangkan sisanya terjadi pada orang dewasa. Lebih dari 80% dari kasus LLA adalah terjadinya keganasan pada sel T, dan sisanya adalah keganasan pada sel B. Insidennya 1 : 60.000 orang/tahun dan didominasi oleh anak-anak usia < 15 tahun, dengan insiden tertinggi pada usia 3-5 tahun.

Gejala Leukemia Limfoblastik Akut

Gejala dan tanda yang terlihat pada penderita kanker leukimua limfoblastik akut antara lain, sebagai berikut :

  • Sesak napas
  • Tubuh lemah, sering lelah serta mengalami penurunan energi secara keseluruhan.
  • Nyeri tulang
  • Kulit pucat
  • Pendarahan pada gusi
  • Demam
  • Mudah terinfeksi
  • Mimisan

Apabila anak Anda mengalami gejala seperti di atas, maka segeralah anda memeriksakan andak anda ke dokter untuk segera mendapatkan pertolongan. Karena penyakit ini merupakan penyakit akut.

Penyebab Leukemia Limfoblastik Akut

Leukemia limfoblastik akut terjadi ketika terjadi kesalahan dalam DNA sel sumsum tulang. DNA yang mengalami kesalahan lantas memberitahu sel sumsum tulang untuk terus tumbuh dan membelah, ketika sel yang sehat biasanya akan berhenti membelah dan akhirnya mati.

Kondisi ini menyebabkan produksi sel darah menjadi tidak normal. Sumsum tulang menghasilkan sel-sel belum matang yang berkembang menjadi sel-sel darah putih leukemik yang disebut limfoblas (lymphoblasts).

Sel-sel abnormal ini tidak dapat berfungsi dengan baik, yang pada akhirnya menggeser sel-sel sehat. Sampai saat ini belum jelas apa yang menyebabkan mutasi DNA sehingga memicu leukemia limfoblastik akut.

Faktor Risiko Leukemia Limfoblastik Akut

Berbagai faktor yang meningkatkan resiko leukemia limfoblastik akut meliputi:

  1. Pengobatan kanker

Anak-anak dan orang dewasa yang menjalani kemoterapi dan terapi radiasi untuk kanker jenis lain mungkin mengalami peningkatan risiko mengalami leukemia limfositik akut.

  1. Paparan radiasi

Orang yang terpapar radiasi tingkat tinggi, seperti selamat dari kecelakaan reaktor nuklir, memiliki risiko lebih besar mengalami leukemia limfositik akut.

  1. Kelainan genetik

Kelainan genetik tertentu, seperti sindrom Down, dikaitkan dengan peningkatan risiko leukemia limfoblastik akut.

  1. Memiliki saudara dengan Leukemia Limfoblastik Akut

Orang-orang yang memiliki saudara, termasuk saudara kembar, yang mengalami leukemia limfositik akut akan memiliki risiko mengalami penyakit yang sama.

Pengobatan dan Pencegahan Leukemia Limfoblastik Akut

Untuk mengobati dan mencegah Leukemia Limfoblastik Akut,  Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker.

Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini HALAL untuk dikonsumsi. S-Lutena dikenal sebagai obat ANTI KANKER No. 1 di JEPANG, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat ANTI KANKER yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah BEBAS dari EFEK SAMPING karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

s-lutena obat kanker darahS-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai suplemen ANTIKANKER yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S.Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Leukemia Limfoblastik Akut

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Darah Stadium 2

Kanker Darah Stadium 2

 

Waspadai Kanker Darah Stadium 2 ! Leukemia atau kanker darah merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini pun terdiri dari tingkatan tertentu, mulai dari stadium awal yaitu stadium 1 dan 2, hingga stadium lanjut yaitu stadium 3 dan 4.

Kanker Darah Stadium 2

Kanker Darah Stadium 2

Kita dapat mengantisipasinya dengan cara mengenali gejala atau tanda-tanda keberadaan penyakit ini. Khusus untuk gejala kanker darah stadium 2 yang masih merupakan stadium awal, berikut ini adalah beberapa tanda-tandanya  :

  • Anemia

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari nilai normal. Nilai normal ini tentunya berbeda untuk setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Orang yang mengalami anemia akan terlihat pucat, mudah lelah, dan terkadang napasnya cepat karena pengaruh sel darah merah yang kurang dalam tubuh sehingga oksigen dalam tubuh pun berkurang. Anemia yang seringkali terjadi pada kaum hawa (seringkali karena faktor menstruasi) sebenarnya merupakan salah satu gejala dari leukemia atau kanker darah. Kanker Darah Stadium 2

Anemia yang terjadi pada penderita leukemia juga disebabkan karena keberadaan sel darah putih yang terlalu banyak sehingga dapat mengurangi jumlah sel darah merah. Namun bukan berarti semua penderita anemia juga termasuk penderita leukemia. Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui keberadaan penyakit berbahaya ini.

  • Mudah Terserang Infeksi

Fungsi dari sel darah putih adalah sebagai daya tahan tubuh manusia dalam melawan infeksi. Di dalam tubuh seseorang yang mengalami leukemia memang terdapat perkembangbiakan sel darah putih yang berlebihan, namun kondisinya adalah abnormal (tidak normal) serta tidak terkontrol. Hal ini tentunya akan menyebabkan fungsi dari sel darah putih tersebut akan terganggu. Sebagai akibatnya, tubuh seseorang yang mengalami leukemia akan mudah terkena infeksi baik virus maupun bakteri. Jika sudah demikian, berbagai keluhan akan dialami oleh penderita, seperti demam, batuk, dan keluarnya cairan putih dari hidung. Kanker Darah Stadium 2

  • Muka Pucat dan Lesu

Keberadaan sel darah putih yang berlebihan di dalam tubuh pada penderita leukemia akan menyebabkan menurunnya jumlah sel darah lain yaitu sel darah merah dan keping darah atau trombosit. Kondisi ini akan memberi dampak yang dapat terlihat dari wajah penderitanya yaitu pucat karena tubuhnya telah didominasi oleh sel darah putih. Selain itu penderita juga terlihat lesu dan kurang bergairah. Kanker Darah Stadium 2

  • Nyeri Tulang dan Persendian

Kondisi sel darah putih yang berlebihan akan menumpuk di dalam sumsum tulang. Akibatnya sumsum tulang akan menjadi mendesak padat dan hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang dan persendian. Kanker Darah Stadium 2

  • Mudah Lelah

Seperti yang sudah dipaparkan pada point pertama, anemia termasuk sebagai salah satu gejala adanya leukemia. Anemia merupakan kondisi kurangnya Hemoglobin atau sel darah merah. Selain bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sel darah merah juga berperan untuk mengedarkan sari-sari makanan yang dapat diubah kedalam bentuk energi. Kanker Darah Stadium 2

Kondisi anemia pada penderita leukemia akan menyebabkan sel darah merah terus berkurang akibat sel darah putih yang berlebihan (sel darah merah dimakan oleh sel darah putih). Kondisi ini akan berimbas pada tubuh penderita, mereka akan merasa mudah lelah. Gejala ini adalah gejala paling umum yang dialami oleh penderita leukemia.

  • Pendarahan Abnormal

Sama halnya dengan kurangnya jumlah sel darah merah yang dimakan oleh sel darah putih pada penderita leukemia, trombosit atau keping darah (platelet) juga tidak terproduksi dalam jumlah normal pada penderita penyakit ini. Apalagi sebabnya jika bukan karena jumlah sel darah putih yang berlebihan. Sebagai akibatnya, trombosit dalam jumlah yang kurang ini tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik di dalam tubuh yaitu untuk membantu proses pembekuan darah. Karena fungsi trombosit yang tidak optimal ini, penderita leukemia pun akan mengalami pendarahan abnormal di jaringan kulit. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya bintik-bintik merah berukuran kecil pada kulit namun dalam jumlah yang cukup banyak. Bintik-bintik merah ini mirip dengan gejala yang dapat timbul pada penderita demam berdarah. Kanker Darah Stadium 2

  • Nyeri Pada Perut

Gejala lain yang dapat dialami oleh penderita leukemia adalah nyeri pada perut. Gejala ini terjadi karena sel leukemia terkumpul pada organ-organ tubuh seperti ginjal, empedu, dan hati sehingga akan menyebabkan pembesaran pada organ-organ tersebut. Akibat dari pembesaran itu timbulah rasa nyeri di perut. Nyeri perut yang dirasakan oleh penderita leukemia juga dapat mengurangi nafsu makan mereka. Kanker Darah Stadium 2

  • Sulit Bernapas

Sulit bernapas adalah salah satu gejala yang dialami oleh sebagian penderita leukemia pada stadium awal. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya jumlah sel darah merah yang bertugas untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga organ pernapasan seperti paru-paru dan juga jantung mengalami kelemahan dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Akibat dari kondisi ini penderita pun akan merasa kesulitan bernapas karena kekurangan oksigen dalam tubuh. Kanker Darah Stadium 2

  • Munculnya Benjolan Kelenjar Limfa

Beberapa penderita kanker darah stadium 2 akan menemukan benjolan kelenjar limfa dalam tubuhnya dan tak jarang benjolan ini akan semakin banyak. Biasanya badan penderita juga akan menggigil dalam sesekali waktu. Kondisi demikian memang tidak terlalu mengganggu, namun sebenarnya ketika kondisi ini berlangsung darah sedang dirusak oleh sel-sel kanker. Kanker Darah Stadium 2

Itulah beberapa gejala leukemia atau kanker darah stadium 2 yang dapat dialami oleh penderita. Gejala-gejala tersebut mungkin akan berbeda untuk setiap orang, tetapi setidaknya gejala-gejala tersebut umum terjadi. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami beberapa gejala di atas. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Kanker Darah Stadium 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Leukimia Secara Alami

Pengobatan Leukimia Secara Alami

 

Leukemia atau kanker darah adalah kanker yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini ditandai dengan perubahan sel yang tak normal. Leukemia sendiri berarti sel darah putih. Disebut begitu karena pasien leukemia memiliki banyak sel darah putih dalam jumlah yang tak normal.

Pengobatan Leukimia Secara Alami

Pengobatan Leukimia Secara Alami

Pada kanker darah, sel-sel kanker akan merusak sistem peredaran darah di dalam tubuh, mempengaruhi produksi darah, sirkulasi darah dan pemurnian darah. Alhasil, pada beberapa kasus sampai mempengaruhi kondisi sumsum tulang.

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan gejala-gejala yang ada sebelum memeriksa kondisi fisik Anda. Jika menduga Anda mengidap kanker darah, misalnya karena adanya pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih mendetail yang meliputi tes darah serta biopsi sumsum tulang.

Tes darah akan menunjukkan kadar sel darah putih yang abnormal. Sementara biopsi sumsum tulang digunakan untuk memastikan keberadaan sel-sel kanker darah. Prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel sumsum tulang ini juga digunakan untuk mengetahui jenis kanker darah.

Setelah diagnosis kanker darah positif, dokter akan mendiskusikan langkah pengobatan yang tepat. Jenis penanganan yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda idap.

Bagaimana pengobatan leukimia secara alami ?

Berikut pengobatan leukimia secara alami, antara lain :

  • Daun Sirsak

Ekstrak daun sirsak sangat direkomendasikan untuk pengobatan leukimia secara alami karena memang di dalamnya ada senyawa acetogenins yang bisa membuat sel kanker mati. Paling tidak, dengan kandungan tersebut pertumbuhan sel kanker akan dapat diperlambat. Senyawa acetogenins tidak akan membahayakan sel-sel tubuh yang sehat di dalam tubuh karena hanya sel kanker saja yang akan dilawan. Memiliki kekuatan 10 ribu kali lebih besar daripada obat kemoterapi, ekstrak daun sirsak bersama senyawa acetogeninsnya diketahui mampu membasmi lebih dari dua belas macam penyakit kanker menurut penelitian yang telah membuktikannya. Maka tak ada salahnya untuk mulai mempertimbangkan obat alami satu ini.

  • Mahkota dewa

Tumbuhan ini masih termasuk pada keluarga Thymelaece. Mahkota dewa memilki buah yang berwarna merah tua bila sudah matang sempurna. Mahkota dewa banyak mengandung alkaloid, saponin, tannin, flavonoid dsb. Tumbuhan alami ini berkhasiat sebagai detoksifikasi, baik untuk mengobati diabetes dan asam urat, serta membantu mencegah pertumbuhan kanker. Buah mahkota dewa bersifat sitotoksik (dapat mematikan pertumbuhan sel) terutama sel leukemia dan sel kanker rahim.

  • Buah naga

Buah naga sudah mulai dikenal secara meluas di masyarakat. Buah yang dikenal sebagai sumber betakaroten ini sangat berkhasiat untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan kanker. Tidak hanya itu saja, buah yang rasanya nikmat ini juga bermanfaat untuk membantu mencegah penyakit hipertensi. Konsumsi buah naga setiap hari sebagai cara pengobatan leukimia secara alami.

  • Kunyit Putih

Masyarakat sejak lama sudah mengenal 2 jenis kunir putih yaitu kunir putih gombyok atau kunir putih pepet. Ternyata Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas yang lebih tinggi untuk mengatasi kanker & tumor. Tanaman ini mampu mengobati kanker leher rahim, payudara, hati, paru–paru, leukimia, otak dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker dan tumor. Cara penggunaan tanaman obat kanker ini cukup mudah, siapkan 1 sendok teh peres diseduh dengan ½ gelas air panas (100 cc) kemudian diendapkan dan yang diminum hanya airnya.

  • Pasak bumi

Dari beberapa referensi, baik dari sumber tertulis maupun yang tidak tertulis, pasak bumi dinilai sebagai tumbuhan alami yang bisa mengobati kanker darah. Pada mulanya masyarakat lebih suka menggunakan tumbuhan alami ini untuk mengobati penyakit malaria. Namun melihat potensi yang melimpah dari kandungan pasak bumi, Anda juga bisa mengobati penyakit diabetes, liver, rematik dsb.

  • Tapak dara

Cara pengobatan leukimia secara alami lainnya adalah dengan memanfaatkan tumbuhan tapak dara. Bunga dan dedaunan dari tumbuhan ini dinilai mampu untuk mengobati penyakit kanker darah. Meskipun memilki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh, tapak dara bisa menyebabkan keracunan. Gejala yang akan dialami oleh seseorang yang keracunan tumbuhan ini adalah suhu tubuh meningkat, lemas dan berujung pada memuntahkan makanan. Oleh karena itu, tanyakan terlebih dahulu pada dokter Anda sebelum mencoba untuk pengobatan leukimia secara alami Anda dengan tanaman ini.

Semua tumbuhan yang telah disebutkan sebelumnya merupakan tumbuhan alami yang sangat dipercayai mampu dan ampuh untuk mengobati penyakit kanker darah dan berbagai penyakit lainnya, baik yang kronis maupun yang ringan.

Pengobatan Leukimia Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment