Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Stadium 2

Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Stadium 2

 

Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Stadium 2 – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel darah putih. Sel darah putih adalah sel yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan benda asing atau virus. Ketika seseorang mengidap leukemia, maka yang diproduksi adalah sel darah putih tidak normal yang kehilangan fungsinya dan karena pembentukan yang berlebihan menyebabkan penumpukan terutama di sumsum tulang dan organ-organ lain di tubuh dan mengganggu fungsi organ tersebut. Adanya sel darah putih yang tidak normal itu juga membuat produksi sel darah putih normal berkurang.

Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Stadium 2

Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Stadium 2

Dalam mendiagnosis kanker, biasanya ada empat tingkatan yang digunakan dokter untuk mendeskripsikan tingkat keparahan dan penyebaran sel kanker. Tingkatan itu dimulai dari stadium 0-4. Dalam stadisum 2, artinya sel-sel kanker telah berkembang, namun belum menyebar ke seluruh tubuh. Leukemia pada stadium 2, biasanya ditandai dengan adanya peningkatan jumlah sel darah putih tidak normal dan sekaligus pembengkakan di beberapa area (seperti hati, limpa, atau kelenjar getah bening).

Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Stadium 2

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri penyakit leukimia stadium 2 yang akan dirasakan pasien pada umumnya :

  1. Benjolan di Area Limfa

Pada stadium 2 penderita leukimia akan menemukan benjolan yang tumbuh disekitar area limfa. Benjolan ini akan selalu bertambah karena sel kanker semakin menyerang dalam darah yang masih normal. Pada kondisi ini benjolan akan nyeri ketika ditekan dan membuat penderita merasa kesulitan bergerak.

  1. Badan Terasa Dingin

Benjolan yang ada ada area limfa mengakibatkan penderita leukimia merasakan dingin atau menggigil pada jam-jam tertentu. Memang pada penderita hal ini dapat diantisipasi dan dianggap biasa saja, namun pada kondisi inillah sebenarnya darah yang normal sedang dirusak oleh sel kanker.

  1. Nyeri Pada Persendian

Tiga jenis sel darah  diproduksi oleh sumsum tulang. Dengan kondisi pertumbuhan sel darah putih yang tidak menentu atau tanpa kontrol akhirnya mnegakibatkan tumpukan sel darah putih tersbeut berada di sumsum tulang. Hal inilah yang mengakibatkan persendian penderita mengalami rasa nyeri karena sumsum tulang  menjadi padat karena tumpukan produksi sel darah putih.

  1. Kurang Darah

Kurang darah (Hemoglobin) atau anemia mungkin terdengar tidak sinkron dengan fakta bahwa produksi sel darah menumpuk di sumsum tulang. Perlu dicatat bahwa, pada leukimia jumlah produksi yang melebihi takaran dan menumpuk terjadi hanya pada sel darah putih. Sel darah putih yang  banyak tersebar tanpa kontrol akan merusak sel darah merah. Anemia terjadi bergantung pada usia dan jenis kelamin penderitanya. Namun, banyak ditemukan kasus anemia pada jenis kelamin wanita yang dipengaruhi dari faktor menstruasi. Anemia ditandai dengan beberapa gejala lain seperti lelah, dan intensitas bernapas yang tinggi karena oksigen berkurang sebagai akibat dari berkurangnya kadar Hb dalam darah.

  1. Sistem Imun Menurun

Imunitas atau sistem daya tahan tubuh sejatinya difungsikan untuk menjaga seseorang dari infeksi virus tertentu serta penyakit yang membahayakan. Pada penderita kanker darah, sering sekali  terserang infeksi. Pada dasarnya sel darah putih berfungsi untuk daya tahan tubuh untuk melawan infeksi, namun karena kondisi yang tidak terkontrol dari perkembangan sel darah putih tersebut membuat leukosit dalam kondisi yang abnormal dan tidak dapat menjalankan fungsinya. Penderita leukimia akan lebih sering terinfeksi virus atau bakteri yang akibatnya dapat berupa demam, dan batuk.

  1. Pendarahan Tidak Wajar

Pendarahan terjadi pada beberapa bagian kulit yang ditandai dengan bintik merah serupa penyakit demam berdarah. Kondisi ini terjadi akibat dari sel darah yang tidak mampu bekerja secara normal. Trombosit yang difungsikan sebagai eksekutor dalam pembekuan darah tidak dapat menjalankan tugasnya karena pertumbuhan abnormal yang juga dialaminya seiring dengan leukosit yang tumbuh tidak terkontrol.

  1. Nyeri Pada Perut

Penderita kanker darah pada stadium 2 akan sering merasakan sakit atau nyeri pada bagian perut. Hal tersebut wajar terjadi karena sel kanker terkumpul pada organ-organ tubuh  lainnya yang juga sangat riskan seperti ginjal, hati, serta empedu. Penyebaran sel kanker ke area organ penting tersebut mengakibatkan pembesaran ukuran pada masing-masing organ yang mengakibatkan rasa nyeri saat perut mengalami sedikit gerakan saja.

  1. Sesak Napas

Pada stadium awal sesak napas biasa dialami oleh pasien leukimia. Kondisi ini disebabkan oleh berkurangnya jumlah sel darah merah yang diproduksi. Hal tersebut mengakibatkan semakin kurangnya kadar oksigen yang diedarkan ke dalam beberapa organ penting lainnya seperti jantung, paru-paru dan membuat sebagian kerja organ tersebut mengalami kendala dan mengakibatkan penderita mengalami kesulitan bernapas.

  1. Mudah Lelah

Penderita leukimia akan mengalami anemia yang diakibatkan kadar Hb menurun pada sel darah. Kondisi ini mengakibatkan sel darah merah yang berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh mengalami hambatan dan tidak berfungsi dengan baik. Oksigen yang tidak diedarkan dengan baik akan membuat seseorang mengalami kelelahan karena sistem metabolisme tubuh yang juga tidak berjalan lancar sehingga tubuh mudah merasakan lelah dan tidak bergairah.

Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Stadium 2

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*