Gejala Leukemia Stadium 2

Gejala Leukemia Stadium 2

 

Gejala Leukemia Stadium 2 – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Penyakit ini pun terdiri dari tingkatan tertentu, mulai dari stadium awal yaitu leukemia stadium 1 dan leukemia stadium 2, hingga stadium lanjut yaitu stadium 3 dan 4. Nah kali ini, kami akan membahas mengenai Gejala Leukemia Stadium 2.

Gejala Leukemia Stadium 2

Gejala Leukemia Stadium 2

Pada leukemia stadium 2, penderita kanker darah leukimia tidak merasakan sakit yang terlalu menyiksa. Penderita hanya akan menemukan benjolan limfa bertambah banyak dan sesekali badan akan menggigil. Hal tersbut sebenarnya tidak mengganggu, namun pada tahap leukemia stadium 2 ini sebenarnya darah sedang dirusak oleh kanker. Jika darah rusak, sudah pasti penderita akan merasakan sakit parah. Kalau darah rusak karena kanker, sudah pasti organ tubuh lain akan merasakan imbasnya juga

Apa saja gejala leukemia stadium 2 ?

  1. Anemia

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari nilai normal. Nilai normal ini tentunya berbeda untuk setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Orang yang mengalami anemia akan terlihat pucat, mudah lelah, dan terkadang napasnya cepat karena pengaruh sel darah merah yang kurang dalam tubuh sehingga oksigen dalam tubuh pun berkurang. Anemia yang seringkali terjadi pada kaum hawa (seringkali karena faktor menstruasi) sebenarnya merupakan salah satu gejala dari leukemia atau kanker darah.

Anemia yang terjadi pada penderita leukemia juga disebabkan karena keberadaan sel darah putih yang terlalu banyak sehingga dapat mengurangi jumlah sel darah merah. Namun bukan berarti semua penderita anemia juga termasuk penderita leukemia. Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui keberadaan penyakit berbahaya ini.

  1. Mudah Terserang Infeksi

Fungsi dari sel darah putih adalah sebagai daya tahan tubuh manusia dalam melawan infeksi. Di dalam tubuh seseorang yang mengalami leukemia memang terdapat perkembangbiakan sel darah putih yang berlebihan, namun kondisinya adalah abnormal (tidak normal) serta tidak terkontrol. Hal ini tentunya akan menyebabkan fungsi dari sel darah putih tersebut akan terganggu. Sebagai akibatnya, tubuh seseorang yang mengalami leukemia akan mudah terkena infeksi baik virus maupun bakteri. Jika sudah demikian, berbagai keluhan akan dialami oleh penderita, seperti demam, batuk, dan keluarnya cairan putih dari hidung.

  1. Muka Pucat dan Lesu

Keberadaan sel darah putih yang berlebihan di dalam tubuh pada penderita leukemia akan menyebabkan menurunnya jumlah sel darah lain yaitu sel darah merah dan keping darah atau trombosit. Kondisi ini akan memberi dampak yang dapat terlihat dari wajah penderitanya yaitu pucat karena tubuhnya telah didominasi oleh sel darah putih. Selain itu penderita juga terlihat lesu dan kurang bergairah.

  1. Nyeri Tulang dan Persendian

Kondisi sel darah putih yang berlebihan akan menumpuk di dalam sumsum tulang. Akibatnya sumsum tulang akan menjadi mendesak padat dan hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang dan persendian.

  1. Mudah Lelah

Seperti yang sudah dipaparkan pada point pertama, anemia termasuk sebagai salah satu gejala adanya leukemia. Anemia merupakan kondisi kurangnya Hemoglobin atau sel darah merah. Selain bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sel darah merah juga berperan untuk mengedarkan sari-sari makanan yang dapat diubah kedalam bentuk energi.

Kondisi anemia pada penderita leukemia akan menyebabkan sel darah merah terus berkurang akibat sel darah putih yang berlebihan (sel darah merah dimakan oleh sel darah putih). Kondisi ini akan berimbas pada tubuh penderita, mereka akan merasa mudah lelah. Gejala ini adalah gejala paling umum yang dialami oleh penderita leukemia.

  1. Pendarahan Abnormal

Sama halnya dengan kurangnya jumlah sel darah merah yang dimakan oleh sel darah putih pada penderita leukemia, trombosit atau keping darah (platelet) juga tidak terproduksi dalam jumlah normal pada penderita penyakit ini. Apalagi sebabnya jika bukan karena jumlah sel darah putih yang berlebihan. Sebagai akibatnya, trombosit dalam jumlah yang kurang ini tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik di dalam tubuh yaitu untuk membantu proses pembekuan darah. Karena fungsi trombosit yang tidak optimal ini, penderita leukemia pun akan mengalami pendarahan abnormal di jaringan kulit. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya bintik-bintik merah berukuran kecil pada kulit namun dalam jumlah yang cukup banyak. Bintik-bintik merah ini mirip dengan gejala yang dapat timbul pada penderita demam berdarah.

  1. Nyeri Pada Perut

Gejala lain yang dapat dialami oleh penderita leukemia adalah nyeri pada perut. Gejala ini terjadi karena sel leukemia terkumpul pada organ-organ tubuh seperti ginjal, empedu, dan hati sehingga akan menyebabkan pembesaran pada organ-organ tersebut. Akibat dari pembesaran itu timbulah rasa nyeri di perut. Nyeri perut yang dirasakan oleh penderita leukemia juga dapat mengurangi nafsu makan mereka.

  1. Sulit Bernapas

Sulit bernapas adalah salah satu gejala yang dialami oleh sebagian penderita leukemia pada stadium awal. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya jumlah sel darah merah yang bertugas untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga organ pernapasan seperti paru-paru dan juga jantung mengalami kelemahan dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Akibat dari kondisi ini penderita pun akan merasa kesulitan bernapas karena kekurangan oksigen dalam tubuh.

  1. Munculnya Benjolan Kelenjar Limfa

Beberapa penderita leukemia pada stadium 2 akan menemukan benjolan kelenjar limfa dalam tubuhnya dan tak jarang benjolan ini akan semakin banyak. Biasanya badan penderita juga akan menggigil dalam sesekali waktu. Kondisi demikian memang tidak terlalu mengganggu, namun sebenarnya ketika kondisi ini berlangsung darah sedang dirusak oleh sel-sel kanker.

Itulah beberapa gejala leukemia atau kanker darah stadium 2 yang dapat dialami oleh penderita. Gejala-gejala tersebut mungkin akan berbeda untuk setiap orang, tetapi setidaknya gejala-gejala tersebut umum terjadi. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami beberapa gejala leukemia stadium 2 di atas. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Gejala Leukemia Stadium 2

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*