Kanker Darah Dan Mimisan

Kanker Darah Dan Mimisan

 

Kanker darah adalah kanker yang menyerang sumsum tulang belakang. Sumsum tulang yang normal memproduksi sel darah putih, sel darah merah, serta trombosit. Leukimia terjadi saat proses produksi yang normal ini terganggu. Gangguan tersebut akan menyebabkan terjadinya sel-sel sumsum muda yang disebut leukemic blasts. Sel leukemic blast ini kemudian akan mengalahkan jumlah sel-sel sumsum normal yang menyebabkan berkurangnya sel darah yang normal.

Kanker Darah Dan Mimisan

Kanker Darah Dan Mimisan

Kanker darah ini biasanya disebabkan dari radiasi pada lingkungan, misalnya radiasi bom nuklir. Radiasi tersebut menyebabkan gangguan-gangguan pada sel darah Anda yang menyebabkan pertumbuhan sel darah putih menjadi tak terbatas. Ciri kanker darah pada stadium awal mungkin baru akan Anda sadari jika Anda sudah pernah terluka dan mengeluarkan darah. Pada orang normal, ketika ia mengeluarkan darah dari tubuh, misalnya akibat terkena pisau, darah akan segera menggumpal dan aliran darahpun akan terhenti.

Namun, jika Anda mengalami gangguan pada sel darah Anda, ketika Anda terluka dan mengeluarkan darah, aliran darah tersebut akan sulit untuk dihentikan. Akibatnya, Anda bisa mengalami anemia atau kekurangan darah. Atau, Anda menemukan darah Anda berwarna pink. Itu bisa jadi gejala awal dari penyakit pada darah tersebut.

Mimisan Berkaitan Dengan Gejala Kanker Darah ?

Tanda-tanda awal kanker darah adalah penderita biasanya mengalami mimisan terlalu sering. Sebenarnya, pada orang yang normal sendiri mimisan bisa terjadi ketika suhu badan seseorang terlalu tinggi. Selain itu, mimisan tersebut hanya berlangsung dengan waktu singkat. Hal ini berbeda dengan penderita kanker darah, yang mengalami mimisan terlalu sering diiringi dengan rasa sakit di kepala yang teramat sangat.

Bagi orang tua perlu mewaspadai jika anaknya mengalami mimisan pertama kali yang disertai gejala demam. Karena bisa jadi mimisan tersebut adalah gejala penyakit berat seperti kanker darah.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker ini. Faktor-faktor pemicu kanker darah tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom Down.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Pengobatan Kanker Darah

Jenis penanganan kanker darah yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda idap. Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah :

  • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.

Selain mengobati kanker darah dengan cara di atas, Anda juga bisa mencegah dan mengobati kanker darah dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Darah Dan Mimisan

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*