Kanker Darah Limfositik Akut

Kanker Darah Limfositik Akut

Pengertian Kanker Darah Limfositik Akut / Acut Lymphosityc Leucemia / Acute Lymphoblastic Leukemia. Leukemia Limfositik Akut adalah proliferasi maligna / ganas limphoblast dalam sumsum tulang yang disebabkan oleh sel inti tunggal yang dapat bersifat sistemik.

Kanker Darah Limfositik Akut– adalah kanker sel darah putih jenis limfosit yang tumbuh cepat. Sel-sel ini ditemukan dalam sumsum tulang dan bagian lain dari tubuh. Kanker Darah limfositik akut terjadi ketika tubuh memproduksi sejumlah besar limfosit yang imatur. Sel-sel kanker tumbuh pesat dan menggantikan sel-sel normal di sumsum tulang, jaringan lunak di tengah tulang yang membantu membentuk sel darah. Akibatnya, produksi sel-sel darah yang sehat terhambat. Gejala yang mengancam jiwa dapat terjadi.

Jenis Kanker Darah ini biasanya menyerang anak usia 3 – 7, meskipun juga dapat terjadi pada orang dewasa.

Penyebab Kanker Darah Limfositik Akut

Penyebab Kanker Darah Limfositik Akut sampai saat ini belum jelas, diduga kemungkinan karena virus (virus onkogenik) dan faktor lain yang mungkin berperan, yaitu:

1.      Faktor eksogen Kanker Darah Limfositik Akut

  1. Sinar x, sinar radioaktif.
  2. Hormon.
  3. Bahan kimia seperti: bensol, arsen, preparat sulfat, chloramphinecol, anti neoplastic agent).

2.      Faktor endogen Kanker Darah Limfositik Akut

  1. Ras (orang Yahudi lebih mudah terkena dibanding orang kulit hitam)
  2. Kongenital (kelainan kromosom, terutama pada anak dengan Sindrom Down).
  3. Herediter (kakak beradik atau kembar satu telur).

Sel kanker menghasilkan leukosit yang imatur / abnormal dalam jumlah yang berlebihan. Leukosit imatur ini menyusup ke berbagai organ, termasuk sumsum tulang dan menggantikan unsur-unsur sel yang normal. Limfosit imatur berproliferasi dalam sumsum tulang dan jaringan perifer sehingga mengganggu perkembangan sel normal. Hal ini menyebabkan haemopoesis normal terhambat, akibatnya terjadi penurunan jumlah leucosit, sel darah merah dan trombosit. Infiltrasi sel kanker ke berbagai organ menyebabkan pembersaran hati, limpa, limfodenopati, sakit kepala, muntah, dan nyeri tulang serta persendian. Penurunan jumlah eritrosit menimbulkan anemia, penurunan jumlah trombosit mempermudah terjadinya perdarahan (echimosis, perdarahan gusi, epistaksis dll.). Adanya sel kanker juga mempengaruhi sistem retikuloendotelial yang dapat menyebabkan gangguan sistem pertahanan tubuh, sehingga mudah mengalami infeksi. Adanya sel kaker juga mengganggu metabolisme sehingga sel kekurangan makanan.

Kanker Darah Limfositik Akut

Kanker Darah Limfositik Akut

Tanda dan Gejala Klinis Kanker Darah Limfositik Akut

  • Manifestasi klinik Leukemia Limfositik Akut antara lain:
  • Pilek tak sembuh-sembuh
  • Pucat, lesu, mudah terstimulasi
  • Demam, anoreksia, mual, muntah
  • Berat badan menurun
  • Ptechiae, epistaksis, perdarahan gusi, memar tanpa sebab
  • Nyeri tulang dan persendian
  • Nyeri abdomen
  • Hepatosplenomegali, limfadenopati
  • Abnormalitas WBC
  • Nyeri kepala

Cara pengobatan Kanker Darah Limfositik Akut.

Setiap klinik mempunyai cara tersendiri bergantung pada pengalaman­nya. Umumnya pengobatan ditujukan terhadap pencegahan kambuh dan mendapatkan masa remisi yang lebih lama. Untuk mencapai keadaan tersebut, pada prinsipnya dipakai pola dasar pengobatan sebagai berikut:

1.  Induksi

Dimaksudkan untuk mencapai remisi, yaitu dengan pemberian berbargai obat tersebut di atas, baik secara sistemik maupun intratekal sam­pai sel blast dalam sumsum tulang kurang dari 5%.

2.  Konsolidasi

Yaitu agar sel yang tersisa tidak cepat memperbanyak diri lagi.

3.  Rumat (maintenance)

Untuk mempertahankan masa remisi, sedapat‑dapatnya suatu masa remisi yang lama. Biasanya dilakukan dengan pemberian sitostatika separuh dosis biasa.

4.  Reinduksi

Dimaksudkan untuk mencegah relaps. Reinduksi biasanya dilakukan setiap 3‑6 bulan dengan pemberian obat‑obat seperti pada induksi se­lama 10‑14 hari.

5.  Mencegah terjadinya leukemia susunan saraf pusat.

Untuk hal ini diberikan MTX intratekal pada waktu induksi untuk mencegah leukemia meningeal dan radiasi kranial sebanyak 2.400­2.500 rad. untuk mencegah leukemia meningeal dan leukemia sereb­ral. Radiasi ini tidak diulang pada reinduksi.

6.  Pengobatan imunologik Kanker Darah Limfositik Akut

Diharapkan semua sel kanker darah dalam tubuh akan hilang sama sekali dan dengan demikian diharapkan penderita dapat sembuh sempurna.

7.  Terapi obat yang ditargetkan. Obat yang ditargetkan menyerang kelainan spesifik yang ada pada sel kanker yang membantu mereka tumbuh dan berkembang. Sebuah kelainan tertentu yang disebut kromosom Philadelphia ditemukan pada beberapa orang dengan leukemia limfositik akut. Untuk orang-orang ini, obat yang ditargetkan dapat digunakan untuk menyerang sel-sel yang mengandung kelainan itu.

 

Kanker Darah Limfositik Akut

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*