KANKER DARAH PADA ANAK

KANKER DARAH PADA ANAK

 

KANKER DARAH – Kanker darah adalah kondisi sel-sel darah putih yang lebih banyak daripada sel darah merah tapi sel-sel darah putih ini bersifat abnormal. Leukemia terjadi karena proses pembentukan sel darahnya tidak normal. Sel induk darah gagal terbentuk dan tidak matang tepat pada waktunya. Akibatnya dua tipe sel darah putih jumlahnya berlebih dan berkembang yakni sel myeloid dan limphoid. Jika jumlah sel abnormal tersebut semakin banyak, maka fungsi sel darah putih yang tadinya bertugas melindungi dan melawan infeksi, berubah menjadi sel ganas yang menyebabkan gejala yang menyimpang.

Kanker darah

Kanker Darah Pada Anak

Tak seperti kanker pada orang dewasa yang umumnya terjadi karena gaya hidup tidak sehat, kanker pada anak belum diketahui penyebab pastinya. Hal ini menjadikan kanker pada anak tak dapat dicegah. Kanker darah pada anak terjadi sebanyak dua hingga tiga persen dari total kasus kanker di Indonesia. Edi mengatakan, jumlah tersebut masih belum mencakup kasus-kasus yang belum diketahui, sehingga kemungkinan jumlahnya masih lebih banyak lagi. Diperkirakan tahun ini ada sekitar 4100 kasus baru kanker anak. Hampir 60 persen kanker yang dialami anak-anak adalah kanker darah atau leukemia.

 

Kanker darah adalah salah satu kanker yang sampai saat ini adalah kanker nomer satu yang membunuh anak-anak. Oleh sebab itu, kenalilah gejalanya dengan tepat. Secara umum kanker pada anak itu dibagi dua kelompok besar, yaitu cair dan padat. Leukemia adalah kanker bentuk cair yang terdapat di dalam darah. Kanker darah paling banyak ditemui pada anak usia 2-6 tahun. Namun kanker ini bisa terjadi pada semua kelompok umur dengan kelompok terbanyak adalah anak-anak dan orangtua di atas usia 50 tahun.

 

GEJALA KANKER DARAH PADA ANAK

Kenali beberapa gejala kanker darah atau leukemia pada anak sebagai berikut:

  1. Anemia

Anemia adalah disebabkan karena kurangnya sel darah merah dalam sumsum tulang. Hal ini dapat terjadi karena sel-sel leukemia mengganggu sel-sel darah merah, padahal fungsi sel darah merah sangat penting yaitu untuk mengangkut oksigen ke seluruh jaringan dalam tubuh. Untuk mengetahui apakah anak Anda mengalami anemia, perhatikan tanda-tanda yang tampak seperti kelemahan, kulit pucat, dan sesak napas.

  1. Trombositopenia

Trombositopenia adalah kondisi medis dimana sumsum tulang tidak menghasilkan trombosit dalam jumlah normal. Ketika sel leukemia mendesak sumsum tulang, produksi trombosit akan terganggu dan jumlahnya tidak memadai. Trombositopenia biasanya ditandai dengan memar di tubuh dan kulit mudah sekali berdarah. Waspadai jika anak memiliki tanda memar-memar di tubuhnya dan periksakan ke dokter agar mendapatkan diagnosa yang tepat.

  1. Infeksi

Sel-sel darah putih yang telah mengembangkan kanker darah atau leukemia tidak lagi mampu memberikan perlindungan untuk melawan infeksi. Sehingga anak yang menderita leukemia akan lebih mudah mengalami infeksi seperti demam yang sering kambuh dan tidak akan sembuh total meskipun telah mendapatkan pengobatan demam.

  1. Nyeri pada tulang atau sendi

Pertumbuhan berlebih dari sel-sel darah putih di tengah sumsum tulang anak akan membuatnya merasakan nyeri. Nyeri pada tulang atau sendi kadang dapat menyebabkan anak berjalan pincang atau mengeluh kesakitan yang tidak masuk akal pada tulang atau sendinya.

  1. Nyeri perut dan penurunan nafsu makan

Seorang anak yang menderita kanker darah mungkin mengalami sakit perut atau pembengkakan karena pengelompokan sel-sel leukemia di limpa, hati atau ginjal. Karena rasa tidak nyaman di perut, anak mungkin akan kehilangan nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan.

  1. Sakit kepala

Sakit kepala pada anak Anda dengan leukemia mungkin karena invasi sel leukemia ke jaringan otak. Saat persimpangan invasi ini, anak dapat mengalami gangguan penglihatan ketika sel leukemia melalui jaringan di sekitar mata.

 

Jika anak mengembangkan gejala-gejala di atas, belum tentu anak menderita leukemia sebelum dokter mendiagnosa penyakit tersebut melalui tes darah. Tetapi Anda perlu waspada dan segera memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih dini.

 

KANKER DARAH PADA ANAK

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*