Cara Mencegah Leukemia

Cara Mencegah Leukemia

 

Cara Mencegah Leukemia – Leukemia adalah kanker sel darah yang memburuk. Pasien yang menderita penyakit ini akan memproduksi sel darah putih yang belum matang dalam jumlah besar, sehingga mencegah sel darah untuk melakukan tugas mereka.

Kondisi ini dapat menimpa anak-anak dan orang dewasa. Meskipun diagnosa lebih banyak ditemukan pada orang dewasa, mereka yang berusia diatas 20 tahun memiliki hasil perawatan (prognosa) yang lebih baik.

Penyebab Kanker Darah (Leukemia)

Seperti kebanyakan jenis kanker, penyebab pasti kanker darah belum diketahui. Satu yang pasti adalah bagaimana kondisi ini berkembang: tubuh memproduksi sel darah yang berbeda-beda dari sumsum tulang, bagian lembut dari tulang. Sel-sel darah ini diproduksi oleh sel induk. Sel darah merah bertanggungjawab untuk mengalirkan oksigen ke sel-sel lainnya, sementara sel darah putih bertindak sebagai prajurit yang menjaga lapisan pertahanan tubuh dan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Cara Mencegah Leukemia

Cara Mencegah Leukemia

Akan tetapi, sel harus mati dalam proses yang disebut apoptosis. Sel kanker darah tidak melalui tahapan ini, sehingga jumlah sel darah putih dalam darah semakin menumpuk. Pada jangka panjang, mereka dapat menyebabkan banyak sekali penyakit serius termasuk kekurangan sel darah merah atau anemia.

Terdapat empat jenis utama kanker darah:

  • Leukemia Mieloid Akut – Ini merupakan jenis kanker darah yang paling cepat berkembang. Jenis kanker ini ditandai dengan produksi sel yang tidak berkembang menjadi sel darah putih. Jenis ini terbagi ke dalam delapan sub-jenis berdasarkan sumber kondisinya.
  • Leukemia Limfositik Akut (ALL) – Jenis kanker darah ini seringkali terjadi pada kelompok usia tertentu: pada anak-anak berusia di bawah 15 tahun dan orang dewasa berusia di atas 45 tahun. Namun, kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, terutama anak laki-laki. Pada jenis ini, sel yang belum matang terkumpul dari sumsum, mengalir melalui aliran darah, dan disebarkan ke beberapa bagian tubuh termasuk otak dan hati. Karena sel tersebut dapat membelah diri dan menyebar kemana-mana, kasus yang diderita pasien dapat bertambah parah dengan cepat. Para pasien yang menderita ALL juga seringkali memiliki lebih banyak sel B, yang berarti mereka dapat melawan infeksi, namun tidak membunuh bakteri.
  • Leukemia Mieloid Kronis – Kanker jenis ini cukup unik karena hanya jenis ini yang memiliki hubungan dengan gen cacat yang disebut ABL dan BCR, yang disebabkan oleh masalah pada kromosom Ph.
  • Leukemia Limfositik Kronis – Memiliki karakter seperti ALL, namun kanker jenis ini berkembang dengan lebih lambat, bahkan hingga bertahun-tahun.

Karena kanker darah kronis (berkepanjangan) memerlukan waktu untuk dapat berkembang, tidak menutup kemungkinan bila jenis ini dapat berubah menjadi akut (tiba-tiba). Para pasien sangat dianjurkan untuk mengawasi perkembangannya dan menjalani perawatan yang diperlukan untuk meningkatkan prognosa mereka.

Kanker darah juga sering dihubungkan dengan berbagai faktor resiko termasuk kelainan genetis, kelainan darah, dan paparan senyawa kimia terutama bensol. Mereka yang pernah mendapat pengobatan bagi jenis kanker lainnya juga beresiko untuk terkena kanker darah setelahnya. Kebiasaan merokok sering dihubungkan dengan meningkatnya resiko terkena leukemia mielogenus akut. Riwayat keluarga juga dapat menyebabkan kondisi tersebut, namun presentasenya tidak begitu tinggi.

Cara Mencegah Leukimia

Berikut beberapa cara mencegah leukemia, antara lain :

  1. Memeriksa Resiko Karena Keturunan

Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara yang menderita kanker, sangat mungkin kanker juga menyerang anggota keluarga lainnya. Untuk itu mengetahui ada tidaknya anggota keluarga yang pernah terkena kanker sangat penting sebagai cara mencegah leukimia.

  1. Rutin Olahraga

Berolahraga merupakan cara mencegah kanker yang baik. Sebab saat berolahraga, lemak dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal itu akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berupa olahraga berat. Olahraga ringan seperti jalan sehat atau lari pagi bisa membantu mencegah kanker.

  1. Menjauhi Alkohol

Sejak lama alkohol sudah sering disebut sebagai penyebab kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia dan jenis kanker lainnya, menghindari konsumsi alkohol merupakan langkah yang tepat.

  1. Menghindari Rokok

Seperti alkohol, rokok juga menjadi sumber penyebab berbagai penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker. Meninggalkan kebiasaan merokok atau berupaya menjauh dari orang yang sedang merokok adalah upaya baik untuk cara mencegah leukimia.

  1. Menghindari Makanan Yang Diasap Dan Dibakar

Penyebab umum kanker lainnya adalah makanan yang diasap, dibakar, atau diasamkan. Contohnya seperti ikan asap atau makanan yang diacar. Makanan tersebut beresiko menimbulkan kanker. Oleh karena itu menghindari atau mengurangi frekuensi mengonsumsi makanan tersebut menjadi keharusan untuk cara mencegah leukimia.

  1. Menghindari Makanan Dengan Zat Pewarna

Banyak makanan saat ini dicampur dengan zat pewarna agar terlihat menarik. Padahal kandungan zat pewarna itu sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat memicu kanker. Untuk cara mencegah kanker darah leukimia, sebaiknya usahakan menghindari makanan yang menggunakan zat pewarna. Makanan yang menggunakan zat pewarna dapat diketahui dari warna makanan yang terlihat jauh lebih menarik dibandingkan warna aslinya.

  1. Menghindari Makanan Berlemak

Lemak menyebabkan banyak masalah dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu kanker. Untuk cara mencegah leukimia, hindarilah makanan-makanan berlemak tinggi.

  1. Makan Makanan Kaya Serat

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan kaya serat. Memperbanyak konsumsi makanan tersebut sangat baik untuk cara mencegah leukimia.

Selain cara mencegah leukemia di atas, tips mencegah kanker darah selnjutnya dapat dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

s-lutena obat kanker darahS-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda! Cara Mencegah Leukemia

Cara Mencegah Leukemia

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Leukemia Pada Anak

Jenis Leukemia Pada Anak

 

Jenis Leukemia Pada Anak – Leukemia  adalah jenis penyakit yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang.  Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oksigen ke dalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Jenis Leukemia Pada Anak

Jenis Leukemia Pada Anak

Leukimia umumnya muncul pada diri seseorang sejak masa kecilnya, sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih memproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri.

Pada kasus Leukemia, sel darah putih tidak merespon kepada tanda/ signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih abnormal ini berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya.

Jenis Leukemia Pada Anak

Leukimia pada anak sendiri terbagi dalam beberapa jenis, dimana jenis tersebut dikelompokkan berdasarkan penyebab dan gejala yang ditimbulkan. Kita sangat perlu untuk mengetahui jenis leukimia tersebut agar dapat menentukan pengobatan yang tepat jika memang mengalami kondisi tersebut atau jika penyakit ini menyerang anak-anak. Adapun jenis leukemia pada anak yang umumnya terjadi di dunia ini adalah sebagai berikut.

  1. Leukimia Limfotik Akut

Jenis leukimia ini juga disebut acute lymphocytic leukimia (ALL), dimana sel kanker akan mengganggu fungsi limfosit di dalam tubuh. Jenis kanker darah satu ini merupakan jenis yang paling sering menyerang anak-anak, dan anak yang mengalaminya kebanyakan akan mudah mengalami infeksi yang serius. Hal tersebut terjadi karena limfosit yang fungsinya menghasilkan antibodi untuk mencegah infeksi mengalami gangguan sehingga anak akan rentan mengalami infeksi bakteri, virus dan jamur.

  1. Leukimia Mielogen Akut

Kanker darah ini juga sering disebut acute myelogenous leukemia (AML), dimana sel kanker menyerang sel myeloid. Jadi sel pembentukan sel myeloid di dalam tubuh tidak akan terjadi secara sempurna, sehingga dapat menyumbat pembuluh darah. Tentu saja berbagai penyakit berbahaya dapat terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah tersebut, sehingga anak-anak juga dapat mengalami penyakit komplikasi akibat serangan kanker darah atau leukimia jenis ini.

  1. Leukimia Limfotik Kronis

Jenis leukimia ini disebut juga chronic lymphocytic leukimia (CLL), dimana sel kanker darah juga menyerang limfotik. Bedanya dengan yang akut, gejala hampir tidak dirasakan pada stadium awal. Jadi umumnya penderita leukimia jenis ini baru bisa terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Umumnya penyakit ini menyerang orang dewasa yang telah berusia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan juga bisa menyerang anak-anak atau remaja. Penyakit ini akan bersarang lama di tubuh penderita hingga merusak berbagai fungsi di dalam tubuh. Saat semua sudah mengalami gangguan barulah penderita mengeluhkan gejala yang membuatnya tidak nyaman dan terdeteksi bahawa sudah mengalami kanker darah stadium lanjut.

  1. Leukimia Myelogen Kronis

Jenis kanker darah yang juga menyerang sel myelogen ini juga disebut chronic myelogenous leukemia (CML), yang juga lebih banyak menyerang orang dewasa namun anak-anak juga ada yang mengalaminya. Mirip dengan leukimia limfotik kronis, leukimia myelogen kronis juga berlangsung cukup lama dan baru disadari saat kanker darah sudah cukup parah. Pada tahap awal sel kanker yang berkembang cukup lambat karena itu gejalanya pun hampir tidak dirasakan. Namun saat memasuki stadium lanjut, sel kanker berubah dan berkembang dengan pesat sehingga penderitanya dapat mengalami penurunan kondisi kesehatan yang sangat drastis. Dan di saat itulah baru si penderita diketahui mengidap kanker darah.

Gejala dan tanda yang harus diwaspadai

  • Anemia atau pucat.

Anemia terjadi karena tubuh kekurangan sel darah. Anak-anak leukemia umumnya mengalami anemia dengan ciri-ciri muka pucat, tak bertenaga alias lemas, gampang lelah dan sesak napas.

  • Demam berkepanjangan dan mudah terkena infeksi.

Karena sel darah putihnya abnormal, kuman yang masuk jadi tidak bisa dilawan sel darah putih. Sel darah putih yang harusnya bertugas melindungi tidak berfungsi. Akibatnya anak jadi rentan kena infeksi dan sering demam. Demam dan infeksi adalah tanda awal leukemia. Tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi.

  • Pembengkakan Kelenjar.

Kelenjar getah bening bengkak merupakan salah satu gejala awal sering diamati pada anak leukemia. Bengkak akibat kelenjar bisa terlihat di dada, pangkal paha leher dan ketiak. Kelenjar getah bening bisa membengkak karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal. Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

  • Nyeri tulang.

Nyeri tulang ini bukan karena luka atau memar. Nyeri tulang pada anak leukemia biasanya semakin memburuk dari waktu ke waktu karena sumsum tulangnya terakumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.

  • Mudah berdarah dan memar.

Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.

Gejala lainnya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, kehilangan nafsu makan, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae. Untuk memastikan anak menderita leukemia harus dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic dan tekan tulang belakang. Jenis Leukemia Pada Anak

Jenis Leukemia Pada Anak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Kanker Darah Akut

Obat Kanker Darah Akut

 

Obat Kanker Darah Akut – Kanker darah merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi, sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen kedalam tubuh dan platelet bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah.

Obat Kanker Darah Akut

Obat Kanker Darah Akut

Kanker darah akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari.

Gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Apa saja obat kanker darah akut ?

Untuk Anda yang tengah berusaha mencari pengobatan kanker darah terbaik, ada beberapa jenis tanaman herbal Anti Kanker yang dapat di gunakan sebagai Obat Kanker Darah Akut. Berikut ini daftar tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat kanker darah akut  :

  1. Obat Kanker Darah Akut – Kunyit Putih

Masyarakat sejak lama sudah mengenal 2 jenis kunir putih yaitu kunir putih gombyok atau kunir putih pepet. Ternyata Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas yang lebih tinggi untuk mengatasi kanker & tumor. Obat Kanker herbal ini mampu mengobati kanker leher rahim, payudara, hati, paru – paru, leukimia atau kanker darah, otak dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker dan tumor. Cara penggunaan obat kanker herbal ini : 1 sendok teh peras diseduh dengan ½ gelas air panas (100 cc) kemudian diendapkan dan yang diminum hanya airnya.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Keladi Tikus

Keladi tikus juga telah diteliti sebagai tanaman obat kanker herbal yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker. Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 50 gram) direndam selama 30 menit, tumbuk halus dan peras. Air perasan ini disaring lalu diminum.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Air Perasan Temulawak

Air perasan temu lawak juga mujarab sebagai obat kanker herbal. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Mengkudu

Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman obat kanker herbal. Daging buah mengkudu mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.

  1. Obat Kanker Darah Akut – Daun Dewa

Tanaman satu ini telah dikenal sebagai anti kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur kesayangan.

  1. Obat Kanker Darah Akut– Benalu

Benalu sering kali dikatakan sebagai tanaman pengganggu yang tak bermanfaat. Nyatanya kini benalu memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Senyawa di dalam benalu diketahui mampu menghambat keganasan pertumbuhan sel kanker. Caranya dengan merebus benalu menjadi teh dan dikonsumsi setiap hari. Teh ini sangat baik dijadikan obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi menggunakan obat anti kanker).

Selain dengan obat kanker darah akut diatas, kanker darah akut bisa di sembuhkan dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !!

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Obat Kanker Darah Akut

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Leukemia Myeloid Akut

Leukemia Myeloid Akut

 

Leukemia Myeloid Akut – Leukemia atau kanker darah, umumnya dijumpai pada anak-anak.  Tetapi ada tipe leukemia yang lebih banyak didiagnosis atau ditemukan pada orang dewasa, yaitu Acute myeloid leukemia (AML). Seperti leukemia tipe lainnya, AML adalah kanker pada darah dan sum-sum tulang belakang. Gejala AML cukup banyak, di antaranya mudah terluka, nyeri atau lemah tulang, kelelahan, demam, sering perdarahan dari hidung atau gusi, sesak napas dan kadang disertai penurunan berat badan.

AML jarang sekali ditemui pada usia di bawah 40 tahun. Ada banyak kemungkinan penyebab AML, di antaranya kelainan darah, kumpulan penyakit yang diwariskan, paparan lingkungan, atau pengaruh obat-obatan tertentu. Tetapi sampai saat ini penyebab pasti AML tidak diketahui.

Di Indonesia tidak ada data pasti berapa pengidap AML. Di Amerika, diperkirakan jumlah kematian akibat AML antara 2009-2013 mencapai 100.000. Kasusnya mencapai 4,1 per 100.000 orang laki-laki dan perempuan per tahun dengan kematian 2,8 per 100.000 orang laki-laki dan perempuan per tahun. Risiko seseorang menmiliki AML adalah 0,5%.

AML adalah sejenis kanker ketika sumsum tulang belakang selaku pabrik pembuat sel darah menghasilkan sel-sel darah yang tidak normal, baik sel darah putih, sel darah merah, maupun platelet. Pengertian akut dalam Acute myeloid leukemia adalah, leukemia jenis ini dapat memburuk dengan sangat cepat jika tidak dilakukan terapi, dan dapat mematikan hanya dalam hitungan bulan. Sedangkan “myeloid” mengacu pada jenis sel yang mengalami kelainan.

Leukemia Myeloid Akut

Leukemia Myeloid Akut

Pada jenis leukemia akut ini, sel-sel yang mengalami kerusakan adalah sel-sel darah yang belum matang (disebut sel blast), sehingga perjalanan penyakitnya lebih cepat karena mengikuti sifat sel blast yang membelah cepat. Ketika terjadi kanker, sel-sel blast ini berhenti membelah. Sedangkan pada leukemia kronik, sel-sel yang rusak adalah sel yang sudah matang namun dalam kondisi tidak normal. Misalnya tidak mampu melawan infeksi seperti sel-sel darah putih yang normal. Peluang hidup leukemia kronik umumnya lebih panjang dan penyakit ini berkembang lebih lamban, meskipun pengobatannya lebih sulit dibandingkan leukemia akut.

Tanda-Tanda & Gejala

Efek dari sel-sel leukemia yang dimulai dari dalam sumsum tulang, menghasilkan sebagian besar gejala Acute Myeloid Leukemia (AML), dan membuat tubuh tidak mungkin untuk memproduksi cukup sel darah normal.

Berikut adalah gejala umum dari leukemia myeloid akut :

  • Pasien terlihat sangat pucat dan merasa kelelahan. Dia mungkin mudah mengalami sesak napas. Hal seperti ini berasal dari kekurangan sel darah merah.
  • Pasien yang kekurangan sel darah putih yang sehat akan mengalami beberapa infeksi satu per satu.
  • Terlalu sedikit trombosit dapat menyebabkan perdarahan yang tidak biasa, termasuk memar tanpa alasan yang jelas, menstruasi yang berat pada wanita, gusi berdarah, dan mimisan terus-menerus.
  • Pasien dapat mengembangkan bercak darah atau ruam pada kulit.
  • Secara umum, pasien mungkin merasa tidak enak badan dan kondisi tubuhnya semakin menurun, mungkin disertai pula dengan sakit tenggorokan atau mulut.
  • Pasien juga mungkin mengalami demam tinggi dan banyak mengeluarkan keringat di malam hari.

Gejala yang jarang mungkin terjadi:

  • Pasien mungkin merasa sakit pada sendi dan tulang. Selain itu, bisa juga muncul area berwarna keunguan pada kulit yang pucat.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Apa Saja Faktor Penyebab Leukemia Myeloid Akut ?

Penyebab leukemia myeloid akut sama dengan penyebab jenis kanker darah limfosit kronis, yaitu :

  • Faktor usia mempengaruhi resiko terkena kanker darah leukimia myelogenous. Paling umun pada manusia berusia diatas umur 60 tahun.
  • Faktor penyebab Leukemia Myeloid Akut adalah karena efek pengobatan kanker sebelumnya, seperti terapi radiasi dan kemoterapi yang kemungkina besar beresiko terkena kanker darah leukimia myeloid akut. Penyebab Leukemia Myeloid Akut
  • Penyebab leukemia myeloid akut lainnya yaitu karena paparan radiasi. Terkena paparan radiasi yang sangat tinggi pada reaktor nuklir, dan mudah sekali terkena kanker darah leukimia myeloid akut. Penyebab Leukemia Myeloid Akut
  • Terkena paparan bahan kimia yang berbahaya, contohnya saja seperti benzena.
  • Asap rokok yang memiliki kandungan zat kimia dan benzena penyebab leukemia myeloid akut. Penyebab Leukemia Myeloid Akut
  • Faktor penyebab leukemia myeloid akut lainnya akibat adanya kelainan darah, seperti myelodysplasia, polisitemia vera atau thrombocythemia, merupakan resiko yang sangat besar terjangkitnya kanker jenis ini.
  • Kelainan genetik seperti down syndrom yang sangat berhubungan langsung dengan penyakit kanker leukimia myeloid akut. Penyebab Leukemia Myeloid Akut
  • Faktor lingkungan, contohnya saja seperti vaksinasi anak-anak dan tinggal di dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi.

Karena Leukemia Myeloid Akut sangat fatal, maka penting untuk memulai pengobatan sesegera mungkin setelah diagnosis. Pengobatan utama adalah kemoterapi. Tujuannya untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi radiasi, tidak selalu diberikan untuk AML, tetapi dapat diberikan untuk membunuh sel-sel kanker yang sudah mencapai otak, tulang, atau testis. Terapi radiasi juga diberikan  sebelum pasien menjalani transplantasi sel induk.

Transplantasi sumsum tulang belakang merupakan pilihan terapi yang menjanjikan. Sumsum tulang belakang pasien diganti dengan sel-sel induk yang diambil dari donor atau dari sumsum tulang pasien sendiri, atau dari darah tepi.

Apakah Leukemia Myeloid Akut bisa sembuh ?

Leukemia Myeloid Akut bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Secara umum, S Lutena memiliki manfaat sebagai anti aging (anti penuaan) bagi tubuh. Yakni; Anti Aging Mata, Anti Aging Otak, Anti Aging Kulit, Anti Aging Imunitas, Anti Aging Metabolisme, dan Anti Aging Organ Keseluruhan. Konsumsi 3 kapsul Super Lutein setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna. Dua puluh (20) menit setelah konsumsi, Super Lutein akan diserap oleh pencernaan, dan dalam waktu empat puluh (40) menit diserap oleh mata. Oleh karenanya, setelah konsumsi Super Lutein pandangan mata akan lebih cerah dan terang.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda! Leukemia Myeloid Akut

Leukemia Myeloid Akut

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Kanker Darah Bisa Sembuh Total

Kanker Darah Bisa Sembuh Total

 

Kanker Darah Bisa Sembuh Total  ? Sering kali pertanyaan ini timbul ketika diri sendiri, keluarga, teman, atau orang terdekat kita terdiagnosis Leukemia. Leukemia seakan menjadi penyakit dengan vonis  mematikan bagi penderitanya dan jauh dari kesembuhan. Lalu apakah ada kata “sembuh” untuk penyakit darah yang termasuk kanker  ini?

Kanker Darah Bisa Sembuh Total

Kanker Darah Bisa Sembuh Total

Pasien yang diduga leukemia akan menjalani berbagai pemeriksaan seperti pemeriksaan darah tepi dan sumsum tulang, juga pemeriksaan pada organ lain  untuk memastikan diagnosis jenis leukemia yang diderita dan kemudian hasilnya akan digunakan untuk menentukan terapi dan prognosis kesembuhan.

Sistem terapi yang sering digunakan pada leukemia adalah kombinasi antara kemoterapi dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam sumsum tulang. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan pengawasan yang komprehensif.

Terdapat 4 jenis leukemia,  yaitu Leukemia Limfositik Akut (ALL),  Leukemia Myeloid Akut (AML), Leukemia Limfositik Kronis (CLL), dan Leukemia Myeloid Kronis (CML). Pengobatan akan berbeda tergantung dari jenis leukemia yang diderita. Dimana dari tiap jenis leukemia ini memiliki angka harapan hidup yang berbeda pula. Tingkat keparahan, faktor imunologi, umur, dan status kesehatan pasien juga berperan sangat penting dalam menentukan harapan hidup kedepannya.

Pengobatan Kanker Darah

Jenis penanganan kanker darah yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda idap. Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah :

  • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.

Apakah kanker darah bisa sembuh total ?

Kanker darah bisa sembuh total dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

 Keunggulan S.Lutena Naturally Plus

  • Aman dan bisa dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu menyusui dan bayi. Bahkan sangat dianjurkan untuk mulai diberikan kepada anak-anak karena Super Lutein mampu mememenuhi nutrisi tumbuh-kembang anak, meningkatkan daya kosentrasi, meningkatkan daya tangkap, dan meningkatkan daya ingat. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi suplemen ini diharapkan dapat membantu prestasi anak di sekolah.
  • Membantu menyembuhkan penyakit tanpa menyebabkan ketergantungan. Namun apabila konsumsi dihentikan sebelum benar-benar sembuh, ada kemungkinan penyakit muncul kembali. Disarankan untuk tetap dikonsumsi supaya kesehatan tubuh terjaga.
  • Dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter. Namun agar mendapatkan hasil yang lebih optimal, sebaiknya antara waktu mengkonsumsi S.Lutena dengan obat dokter, obat china, kopi, teh, dll diberi jeda sekitar 1-2 jam.
  • Telah terdaftar BPOM (nomor registrasi SI.114302971) dan HALAL.

Prinsip Pengobatan Menggunakan Super Lutein (S. Lutena)

  1. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan detoksifikasi tubuh yaitu pengeluaran semua toksin dan racun yang mengendap dalam tubuh. Dalam proses detoksifikasi biasanya dikenal dengan istilah healing crisis (krisis healing) yaitu perasaan tidak nyaman dalam proses penyembuhan. Dalam tahap ini perlu dipahami bahwa tidak hanya bagian yang sakit saja yang akan mengalami detoksifikasi tapi seluruh organ tubuh. Makanya tidak mengherankan bila seseorang mengeluhan penyakit A tapi tidak hanya penyakit itu yang terasa healing crisis tapi seluruh tubuh juga mengalaminya. Healing crisis akan dirasakan lebih hebat bila seseorang mempunyai riwayat beberapa penyakit misalnya komplikasi diabetes. Contoh: Si A menderita katarak, tapi pada saat proses penyembuhan kataraknya tidak mengalami kemajuan yang diharapkan tetapi malahan dia merasakan sakit di daerah lain yaitu asam urat yang selama ini tidak pernah kambuh malah sakit sekali. Bila dia tidak menyadari hal itu pastilah dia akan marah karena dianggap itu adalah efek samping. Padahal itu adalah sebaliknya. S. Lutena mulai melakukan detoksifikasi pada bagian tubuh yang sebelumnya pernah menderita asam urat, asam urat tidak kambuh bukan berarti dia sudah terbebas dari asam urat tapi masih ada gejala yang kapan saja bisa muncul apalagi tanpa memperhatikan pantangan makanan yang tidak baik untuk asam urat. Setelah S. Lutena melakukan detoksifikasi di seluruh tubuh barulah super lutein mulai memaksimalkan fungsi-fungsi seluruh organ tubuh.
  2. Tahap mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh, dalam tahap ini setelah tubuh terbebas dari semua toksin dan racun barulah S. Lutena mendorong untuk mengotimalkan seluruh organ tubuh, dan biasanya mulai ada perbaikan dari bagian tubuh yang sakit.
  3. Tahap meregenerasi sel, dalam tahap ini S. lutena mempercepat pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel tubuh yang baru, dalam tahap ini semua improvisasi dan tahap penyembuhan mulai berlangsung. Kami jual s lutena murah untuk seluruh wilayah Indonesia.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !!

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb. Kanker Darah Bisa Sembuh Total

Kanker Darah Bisa Sembuh Total

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Leukemia Granulositik Kronik

Leukemia Granulositik Kronik

Leukemia Granulositik Kronik (LGK) merupakan satu jenis kanker yang terjadi akibat sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah putih. Penyakit ini dikatakan kronis karena pertumbuhannya dapat memakan waktu bertahun-tahun. Meski tergolong penyakit parah, LGK bukan berarti tidak dapat ditangani. Bila menjalani prosedur pengobatan yang tepat, pasien Leukemia Granulositik Kronik tetap dapat menjalani kehidupan sebagaimana mestinya. LGK umumnya dialami oleh pasien leukimia dewasa.

Gejala Leukemia Granulositik Kronik

Yang paling pertama harus Anda lakukan adalah dengan menyadari sekecil apapun gejala yang muncul. Beberapa gejala yang dapat terjadi saat menderita LGK, antara lain :

  1. Tanpa gejala

Pada penyakit granulositik kronis, terdapat 3 fase penyakit, yaitu fase kronik, fase akselerasi dan fase krisis. Sebagian besar pasien berada pada fase kronik, tidak merasakan gejala yang terlalu signifikan sehingga tidak dianggap dirinya sedang sakit. Seringnya leukimia granulositik kronik ini ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan skrining kesehatan atau tes kesehatan untuk operasi. Dalam hasil tes darah tersebut ditemukan jumlah sel darah putih yang berlebihan.

Leukemia Granulositik Kronik

Leukemia Granulositik Kronik

  1. Pembesaran limpa

Pada fase kronik leukimia granulositik kronik, pasien sering mengeluh adanya benjolan pada area yang terdapat limpa, yaitu pada perut bagian kiri atas. Selain merasa ada benjolan, biasanya perut dapat terasa lebih keras.

  1. Sering cepat kenyang

Gejala sering cepat kenyang dapat disebabkan gejala sebelum poin ini, yaitu pembesaran organ limpa. Gejala ini terjadi karena posisi lambung dan limpa yang berada disisi yang sama yaitu di sebelah kiri, dan saling berdekatan. Sehingga ketika terjadi perbesaran limpa terutama dalam ukuran yang sangat besar dapat menekan organ lambung. Lambung yang tertekan dapat berkurang volume isi lambungnya, sehingga ketika terisi makanan akan cepat penuh. Pada dinding lambung tersebut, terdapat reseptor yang menangkap peregangan, sinyal tersebut akan dikirim ke otak untuk dianalisis dan direspon dengan perasaan yang cepat kenyang.

  1. Penurunan berat badan

Penurunan berat badan terjadi pada penyakit leukimia yang sudah berlangsung lama. Setelah semua gejala lain dialami oleh pasien yang menyebabkan dirinya tidak nafsu makan dan porsi makanan berkurang menyebabkan tubuh kekurangan energi. Di sisi lain, banyak energi tubuh yang terserap untuk melawan penyakit kanker darah.

  1. Rasa cepat lelah

Pada penderita leukimia dapat terjadi pembelahan sel secara besar- besaran. Pembelahan itu dapat memerlukan banyak energi, energi tersebut didapatkan dari metabolisme tubuh. Karena itu pada penyakit kanker dapat terjadi keadaan hipermetabolisme yang menyebabkan tubuh kekurangan energi untuk tubuhnya sendiri sehingga menyebabkan penderita mudah lelah.

  1. Lemah badan

Seiring berjalannya waktu, leukimia dapat menyebabkan penderita kekurangan energi dalam waktu lama. Setelah sering cepat lelah, lama- kelamaan badan akan melemah dan timbul gejala lemah badan. Untuk mengatasinya, asupan makanan harus tetap dan tidak boleh dilewati. Anda bisa menyesuaikan diri dengan konsumsi makanan apa yang baik untuk penyakit kanker.

  1. Leukositosis

Leukositosis adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah putih meningkat secara berlebihan pada pemeriksaan darah. Dalam 2- 3 tahun fase kronik leukimia akan berubah menjadi fase akselerasi kemudian fase krisis blas. Leukositosis dapat menjadi penanda bahwa penyakit tersebut masuk ke dalam fase akselerasi. Fase akselerasi ditandai dengan leukositosis yang sulit dikontrol dengan obat- obaan mielosupresif, mieloblas di darah tepi dapat meningkat hingga 15-30%, normalnya mieloblas tersebut tidak ada dalam darah tepi karena tempat produksi sel darah putih tersebut berada pada sum- sum tulang.

Selain itu, promielosit juga terhitung >30% dengan trombosit <100000/mm3. Selain dengan penunjang ini, dapat diperkirakan bahwa suatu leukimia granulositik kronik mencapai fase akselerasi adalah dengan adanya limpa yang tiba- tiba mengecil kembali membesar, keluhan anemi menjadi bertambah berat, timbul pteki yang merupakan perdarahan kecil- kecil  kulit tubuh dan ekimosis. Ekimosis seperti pada pteki dengan perdarahan yang berukuran lebih besar dibandingkan dengan pteki.

Umumnya LGK mengalami 3 fase: chronic, accelerated dan blast.

  • Fase chronic umumnya 5 tahun dan kemudian pasien memasuki fase yang didefinisikan sebagai fase lanjutan yang disebut sebagai fase accelerate selama kira-kira setahun yang kemudian berlanjut ke fase blast crisis yang terminal, umunya antara 3-6 bulan.
  • Fase Accelerated diasosiasikan dengan menurunnya kesehatan pasien dan memerlukan penanganan intensif untuk mengontrol splenomegaly (pembesaran limpa) dan jumlah sel darah putih.
  • Fase Blast Crisis, pasien mungkin mengalami demam, infeksi, pendarahan, sakit tulang dan ketidaknyamanan di bagian limpa. Kematian biasanya disebabkan oleh demam atau pendarahan atau keduanya.

Pengobatan Leukemia Granulositik Kronik

Leukemia Granulositik Kronik bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

obat kanker darah slutenaS-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !!

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Leukemia Granulositik Kronik

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Darah Stadium 3 Bisa Sembuh

Kanker Darah Stadium 3 Bisa Sembuh

 

Kanker Darah Stadium 3 Bisa Sembuh – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Kanker Darah Stadium 3

Secara umum, di tahap 3 ini akan ada dua atau lebih organ yang terpengaruh. Pada stadium 3, kanker menyebar dan mempengaruhi organ-organ lain yang ada dalam tubuh. Para penderita pun akan mengalami anemia. Benjolan yang muncul pada stadium dua tetap muncul bahkan semakin parah.

Kanker Darah Stadium 3 Bisa Sembuh

Kanker Darah Stadium 3 Bisa Sembuh

Bukan hanya benjolan, bahkan organ tertentu bisa mengalami pembengkakan. Selain itu, beberapa organ juga mulai mengalami kelainan dalam bekerja karena pengaruh kanker darah ini.

Organ-organ tersebut di antaranya: jantung dan ginjal. Hal itu karena, kedua organ tersebut terkait erat dengan darah.

Gejala-gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Penyebab Kanker Darah Stadium 3

Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia :

  • Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.
  • Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.
  • Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.
  • Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Apakah kanker darah stadium 3 bisa sembuh ?

Kanker darah stadium 3 bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

obat kanker darah slutenaKeunggulan S.Lutena Naturally Plus

  • Aman dan bisa dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu menyusui dan bayi. Bahkan sangat dianjurkan untuk mulai diberikan kepada anak-anak karena Super Lutein mampu mememenuhi nutrisi tumbuh-kembang anak, meningkatkan daya kosentrasi, meningkatkan daya tangkap, dan meningkatkan daya ingat. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi suplemen ini diharapkan dapat membantu prestasi anak di sekolah.
  • Membantu menyembuhkan penyakit tanpa menyebabkan ketergantungan. Namun apabila konsumsi dihentikan sebelum benar-benar sembuh, ada kemungkinan penyakit muncul kembali. Disarankan untuk tetap dikonsumsi supaya kesehatan tubuh terjaga.
  • Dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter. Namun agar mendapatkan hasil yang lebih optimal, sebaiknya antara waktu mengkonsumsi S.Lutena dengan obat dokter, obat china, kopi, teh, dll diberi jeda sekitar 1-2 jam.
  • Telah terdaftar BPOM (nomor registrasi SI.114302971) dan HALAL.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !!

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Kanker Darah Stadium 3 Bisa Sembuh

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Darah Menyebabkan Kematian ?

Kanker Darah Menyebabkan Kematian ?

 

Kanker Darah Menyebabkan Kematian ? Leukemia atau kanker darah adalah kanker yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini ditandai dengan perubahan sel yang tak normal. Leukemia sendiri berarti sel darah putih. Disebut begitu karena pasien leukemia memiliki banyak sel darah putih dalam jumlah yang tak normal.

Gejala-gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Kanker Darah Menyebabkan Kematian

Kanker Darah Menyebabkan Kematian ?

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Namun, diduga mutasi DNA dalam sel darah putih menyebebakan perubahan tindakan setiap sel, Selain itu, perubahan lain dalam sel darah putih  akibat faktor gen dan lingkungan juga diperkirakan turut berperan memicu leukemia.

Faktor-faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko kanker darah meliputi:

  • Faktor keturunan atau genetika. Penderita down syndrome atau gangguan genetika lain yang langka meningkatkan risiko mengalami leukemia akut. Sedangkan leukemia limfatik kronis sering diturunkan dalam keluarga dan biasanya dialami pria. Selain itu, riwayat keluarga yang mengidap leukemia juga dapat memperbesar risiko mengalami penyakit yang sama.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Meskipun begitu, sebagian besar orang dengan risiko tinggi di atas tidak mengalami leukemia. Di sisi lain, penderita leukemia sering kali ditemukan justru pada orang yang tidak memiliki risiko tersebut.

Komplikasi Kanker Darah

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada penderita kanker darah atau leukemia antara lain:

  1. Hepatomegali

Hepatomegali merupakan suatu kondisi organ hati yang mengalami pembesaran dan membengkak melebihi ukuran normal. Pembengkakan dan pembesaran organ hati ini jika tidak ditindaklanjuti tentunya dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati. Hepatomegali dapat dipicu oleh penyakit di dalam organ hati ataupuan di luar organ hati. Salah satu penyakit di luar organ hati yang dapat memicu kondisi ini adalah kanker darah. Kanker darah yang dibiarkan dalam jangka waktu lama tanpa ditindaklanjuti dapat menyerang dan menyebar ke bagian tubuh lain salah satunya organ hati, sehingga dapat menyebabkan hepatomegali. Kanker Darah Menyebabkan Kematian

  1. Splenomegali

Splenomegali adalah pembesaran limfa. Splenomegali merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada penderita leukemia granulositik kronis. Leukemia jenis ini termasuk dalam kategori leukemia myelositik kronis. Leukemia granulositik kronis adalah suatu kanker darah yang ditandai dengan produksi berlebih dari seri granulosit yang relatif matang. Kelebihan sel-sel darah yang diproduksi ketika seseorang menderita leukemia granulositik kronis sebagiannya akan berakumulasi di dalam limfa. Kondisi ini selanjutnya akan menyebabkan limfa menjadi bertambah besar bahkan bisa berisiko untuk pecah. Kanker Darah Menyebabkan Kematian

  1. Gagal sumsum tulang (Bone Marrow Failure)

Kanker darah dapat membuat sel darah putih menumpuk dalam jumlah yang brerlebihan di dalam sumsum tulang. Akibatnya, sumsum tulang akan gagal memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup. Jika jumlah sel darah merah dalam tubuh kurang, maka dapat menyebabkan kondisi lain yang juga berbahaya, salah satunya anemia.

  1. Limpadenopati

Limpadenopati merupakan salah satu komplikasi yang juga dapat terjadi ketika kanker darah menyerang tubuh. Limpadenopati adalah suatu kondisi ketidaknormalan ukuran, konsistensi, maupun jumlah dari kelenjar getah bening.

Apakah Kanker Darah Menyebabkan Kematian ?

Apapun bagian organ tubuh yang diserang oleh kanker sebenarnya dapat berpotensi menyebabkan kematian apalagi jika sudah memasuki stadium lanjut. Tak terkecuali kanker darah atau leukemia. Seperti jenis kanker lainnya, kanker darah pun memiliki tingkatan penyakit dimulai dari stadium awal yaitu stadium 1, berlanjut ke stadium 2, stadum 3, hingga stadium 4 yang merupakan stadium lanjut. Jika seseorang sudah mengalami kanker darah stadium lanjut maka tak jarang dokter pun memvonis harapan hidupnya tidak akan lama lagi.

Kanker darah kategori akut ataupun kronis, keduanya sebenarnya sama-sama dapat ‘memangkas’ usia seseorang. Namun, diantara kedua ketagori tersebut memang kanker darah akutlah yang lebih berpeluang mematikan. Jika tidak ditindaklanjuti dengan mengkonsumsi obat-obatan, maka kanker darah akut atau leukemia akut (leukemia limfositik akut dan leukemia myelositik akut) dapat menyebabkan kematian pada penderitanya hanya dalam hitungan minggu saja atau bahkan hitungan hari karena kanker darah akut dapat merusak sistem-sistem yang terdapat di dalam tubuh dengan cepat.

Kanker darah kronis atau leukemia kronis (leukemia limfositik kronis dan leukemia myelositik kronis) juga sebenarnya dapat menyebabkan kematian pada penderitanya, namun prosesnya tidak secepat kanker darah akut. Perjalanan kanker darah kronis dalam tubuh seseorang tidak begitu cepat sehingga dapat membuat penderitanya memiliki harapan hidup yang lebih lama, bahkan hingga lebih dari 1 tahun.

Kematian yang dapat mengintai para penderita kanker darah sebenarnya dapat disebabkan karena selama hidup dengan penyakit tersebut, penderita terus mengalami berbagai kondisi yang memprihatinkan seperti terserangnya penyakit infeksi, sering mengalami pendarahan, dan gangguan berbagai fungsi organ vital di dalam tubuh seperti otak, jantung, serta paru-paru akibat dari penyusupan sel leukemia.

Karena ada potensi kanker darah menyebabkan kematian, maka jika Anda sudah mengalami beberapa gejalanya segera konsultasikan ke dokter terdekat agar penanganan dapat dilakukan lebih dini. Semoga bermanfaat ^^

Kanker Darah Menyebabkan Kematian ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Leukemia Stadium 2

Gejala Leukemia Stadium 2

 

Gejala Leukemia Stadium 2 – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Penyakit ini pun terdiri dari tingkatan tertentu, mulai dari stadium awal yaitu leukemia stadium 1 dan leukemia stadium 2, hingga stadium lanjut yaitu stadium 3 dan 4. Nah kali ini, kami akan membahas mengenai Gejala Leukemia Stadium 2.

Gejala Leukemia Stadium 2

Gejala Leukemia Stadium 2

Pada leukemia stadium 2, penderita kanker darah leukimia tidak merasakan sakit yang terlalu menyiksa. Penderita hanya akan menemukan benjolan limfa bertambah banyak dan sesekali badan akan menggigil. Hal tersbut sebenarnya tidak mengganggu, namun pada tahap leukemia stadium 2 ini sebenarnya darah sedang dirusak oleh kanker. Jika darah rusak, sudah pasti penderita akan merasakan sakit parah. Kalau darah rusak karena kanker, sudah pasti organ tubuh lain akan merasakan imbasnya juga

Apa saja gejala leukemia stadium 2 ?

  1. Anemia

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari nilai normal. Nilai normal ini tentunya berbeda untuk setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Orang yang mengalami anemia akan terlihat pucat, mudah lelah, dan terkadang napasnya cepat karena pengaruh sel darah merah yang kurang dalam tubuh sehingga oksigen dalam tubuh pun berkurang. Anemia yang seringkali terjadi pada kaum hawa (seringkali karena faktor menstruasi) sebenarnya merupakan salah satu gejala dari leukemia atau kanker darah.

Anemia yang terjadi pada penderita leukemia juga disebabkan karena keberadaan sel darah putih yang terlalu banyak sehingga dapat mengurangi jumlah sel darah merah. Namun bukan berarti semua penderita anemia juga termasuk penderita leukemia. Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui keberadaan penyakit berbahaya ini.

  1. Mudah Terserang Infeksi

Fungsi dari sel darah putih adalah sebagai daya tahan tubuh manusia dalam melawan infeksi. Di dalam tubuh seseorang yang mengalami leukemia memang terdapat perkembangbiakan sel darah putih yang berlebihan, namun kondisinya adalah abnormal (tidak normal) serta tidak terkontrol. Hal ini tentunya akan menyebabkan fungsi dari sel darah putih tersebut akan terganggu. Sebagai akibatnya, tubuh seseorang yang mengalami leukemia akan mudah terkena infeksi baik virus maupun bakteri. Jika sudah demikian, berbagai keluhan akan dialami oleh penderita, seperti demam, batuk, dan keluarnya cairan putih dari hidung.

  1. Muka Pucat dan Lesu

Keberadaan sel darah putih yang berlebihan di dalam tubuh pada penderita leukemia akan menyebabkan menurunnya jumlah sel darah lain yaitu sel darah merah dan keping darah atau trombosit. Kondisi ini akan memberi dampak yang dapat terlihat dari wajah penderitanya yaitu pucat karena tubuhnya telah didominasi oleh sel darah putih. Selain itu penderita juga terlihat lesu dan kurang bergairah.

  1. Nyeri Tulang dan Persendian

Kondisi sel darah putih yang berlebihan akan menumpuk di dalam sumsum tulang. Akibatnya sumsum tulang akan menjadi mendesak padat dan hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang dan persendian.

  1. Mudah Lelah

Seperti yang sudah dipaparkan pada point pertama, anemia termasuk sebagai salah satu gejala adanya leukemia. Anemia merupakan kondisi kurangnya Hemoglobin atau sel darah merah. Selain bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sel darah merah juga berperan untuk mengedarkan sari-sari makanan yang dapat diubah kedalam bentuk energi.

Kondisi anemia pada penderita leukemia akan menyebabkan sel darah merah terus berkurang akibat sel darah putih yang berlebihan (sel darah merah dimakan oleh sel darah putih). Kondisi ini akan berimbas pada tubuh penderita, mereka akan merasa mudah lelah. Gejala ini adalah gejala paling umum yang dialami oleh penderita leukemia.

  1. Pendarahan Abnormal

Sama halnya dengan kurangnya jumlah sel darah merah yang dimakan oleh sel darah putih pada penderita leukemia, trombosit atau keping darah (platelet) juga tidak terproduksi dalam jumlah normal pada penderita penyakit ini. Apalagi sebabnya jika bukan karena jumlah sel darah putih yang berlebihan. Sebagai akibatnya, trombosit dalam jumlah yang kurang ini tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik di dalam tubuh yaitu untuk membantu proses pembekuan darah. Karena fungsi trombosit yang tidak optimal ini, penderita leukemia pun akan mengalami pendarahan abnormal di jaringan kulit. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya bintik-bintik merah berukuran kecil pada kulit namun dalam jumlah yang cukup banyak. Bintik-bintik merah ini mirip dengan gejala yang dapat timbul pada penderita demam berdarah.

  1. Nyeri Pada Perut

Gejala lain yang dapat dialami oleh penderita leukemia adalah nyeri pada perut. Gejala ini terjadi karena sel leukemia terkumpul pada organ-organ tubuh seperti ginjal, empedu, dan hati sehingga akan menyebabkan pembesaran pada organ-organ tersebut. Akibat dari pembesaran itu timbulah rasa nyeri di perut. Nyeri perut yang dirasakan oleh penderita leukemia juga dapat mengurangi nafsu makan mereka.

  1. Sulit Bernapas

Sulit bernapas adalah salah satu gejala yang dialami oleh sebagian penderita leukemia pada stadium awal. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya jumlah sel darah merah yang bertugas untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga organ pernapasan seperti paru-paru dan juga jantung mengalami kelemahan dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Akibat dari kondisi ini penderita pun akan merasa kesulitan bernapas karena kekurangan oksigen dalam tubuh.

  1. Munculnya Benjolan Kelenjar Limfa

Beberapa penderita leukemia pada stadium 2 akan menemukan benjolan kelenjar limfa dalam tubuhnya dan tak jarang benjolan ini akan semakin banyak. Biasanya badan penderita juga akan menggigil dalam sesekali waktu. Kondisi demikian memang tidak terlalu mengganggu, namun sebenarnya ketika kondisi ini berlangsung darah sedang dirusak oleh sel-sel kanker.

Itulah beberapa gejala leukemia atau kanker darah stadium 2 yang dapat dialami oleh penderita. Gejala-gejala tersebut mungkin akan berbeda untuk setiap orang, tetapi setidaknya gejala-gejala tersebut umum terjadi. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami beberapa gejala leukemia stadium 2 di atas. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Gejala Leukemia Stadium 2

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Leukemia Yang Perlu Di Waspadai

Jenis Leukemia Yang Perlu Di Waspadai

 

Jenis Leukemia Yang Perlu Di Waspadai – Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Jenis Leukemia Yang Perlu Di Waspadai

Jenis Leukemia Yang Perlu Di Waspadai

Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain, seperti hati, limfa, paru-paru, ginjal, bahkan hingga ke otak dan tulang belakang.

Jenis –  Jenis Leukemia

Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis.

Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal atau sel yang belum matang sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Pertumbuhan ini sangat pesat  begitu pun penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera. Jika dibiarkan, tubuh akan kekurangan oksigen dan kekebalan tubuh terhadap penyakit atau infeksi menurun.

Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait.  Sel-sel ini lebih matang sehingga dapat berfungsi dengan baik untuk beberapa saat, Oleh karena itu, gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun.

Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis.

  1. Leukemia limfositik akut

Leukemia limfositik akut alias ALL akan menghambat fungsi limfosit sehingga sang penderita berisiko mengalami infeksi serius. Tipe ini juga dikenal sebagai leukemia limfoblastik. Leukemia limfotik akut adalah jenis paling awam terjadi pada anak-anak kecil. Meski begitu orang dewasa juga bisa mengidapnya, terutama lansia di atas 65 tahun. Di Amerika Serikat tingkat kesembuhan ALL dalam kurun waktu lima tahun mencapai 85%.

  1. Leukemia limfositik kronis

Leukemia limfositik kronis alias CLL biasanya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena penderita cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya dalam jangka waktu lama. Leukemia jenis ini paling awam terjadi pada orang dewasa yang berusia di atas 55 tahun, meskipun orang-orang berusia lebih muda juga dapat mengidapnya.

Leukemia limfositik kronis adalah jenis yang paling awam diderita ketika usia dewasa. CLL hampir tidak pernah menyerang anak-anak. Mayoritas penderita CLL adalah pria. Tingkat kesembuhan penderita leukemia limfositik kronis dalam 5 tahun terakhir mencapai 82% di Amerika serikat.

  1. Leukemia mielositik akut

Leukemia mielositik akut alias AML membentuk sel-sel mieloid tidak sempurna yang dapat menyumbat pembuluh darah. AML lebih sering terjadi pada orang dewasa dibandingkan anak-anak. Leukemia jenis ini lebih sering diderita pria dibandingkan wanita. Pasien penderita leukemia mielositik akut akan diobati lewat kemoterapi.

Menurut sistem klasifikasi WHO, ada enam kelompok utama AML yang berbeda. Tingkat kesembuhan pada anak-anak dalam kurun waktu lima tahun mencapai 60 hingga 70%. Akan tetapi, tingkat kesembuhan pada keseluruhan penderita dari berbagai umur adalah 26%.

  1. Leukemia mielositik kronis

Leukemia mielositik kronis alias CML terdiri dari dua tahap. Pada tahap pertama, sel-sel abnormal berkembang perlahan-lahan. Pada tahap kedua, jumlah sel abnormal akan bertambah dengan pesat dan jumah sel darah sehat akan menurun drastis. Penderita leukemia jenis ini sebagian besar adalah orang dewasa. Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat tingkat kesembuhan para penderita CML dalam 5 tahun adalah 65,1%.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Namun, diduga mutasi DNA dalam sel darah putih menyebebakan perubahan tindakan setiap sel, Selain itu, perubahan lain dalam sel darah putih  akibat faktor gen dan lingkungan juga diperkirakan turut berperan memicu leukemia.

Faktor-faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko kanker darah meliputi:

  • Faktor keturunan atau genetika. Penderita down syndrome atau gangguan genetika lain yang langka meningkatkan risiko mengalami leukemia akut. Sedangkan leukemia limfatik kronis sering diturunkan dalam keluarga dan biasanya dialami pria. Selain itu, riwayat keluarga yang mengidap leukemia juga dapat memperbesar risiko mengalami penyakit yang sama.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Itulah 4 jenis leukemia yang perlu di waspadai. Tentu saja tak ada yang ingin dirinya atau anggota keluarga menderita penyakit berat seperti ini. Namun, tidak ada salahnya untuk menambah pengetahuan dan waspada serta mengambil langkah pencegahan dengan gaya hidup sehat. Semoga kita semua selalu terhindar dari penyakit fatal seperti leukemia. Semoga bermanfaat ^^

Jenis Leukemia Yang Perlu Di Waspadai

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment